Selasa, 27 Oktober 2026 Hampir Rampung, Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa Pekanbaru Tinggal Menunggu Pembagian | Operasi Patuh Lancang Kuning di Kampar, Bukan Sekadar Tilang, Kendaraan Juga Diperiksa Pajaknya | Abdil Majid Rahman Cs Pulang ke Riau, Bawa Medali Emas & Perunggu Asian Para Games 2026 di Jepang | Perempuan Lansia Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Sungai Apit, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan | 12 Masjid di Kampar Gelar Sholat Subuh Keliling Bersama Polisi | Temui Plt Gubernur Riau, Bupati Kampar Usulkan Jalan Muara Takus hingga Jembatan Rumbio
 
 
☰ Metropolis
Hampir Rampung, Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa Pekanbaru Tinggal Menunggu Pembagian
Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:26:50 WIB
Foto Ilustrasi seragam sekolah

SULUHRIAU, Pekanbaru – Sekitar 20.800 siswa SD dan SMP negeri di Pekanbaru segera mendapatkan bantuan seragam sekolah gratis. Program Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru ini telah memasuki tahap akhir, dengan progres pengadaan mencapai 99 persen.


Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru kini menunggu pengiriman terakhir seragam olahraga untuk sejumlah sekolah sebelum menentukan jadwal penyaluran. Setelah seluruh perlengkapan diterima, proses distribusi akan dikoordinasikan dengan kepala daerah.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Pekanbaru, Abdul Jamal, menyampaikan bahwa bantuan tersebut disiapkan untuk peserta didik pada dua jenjang pendidikan, yakni sekolah dasar dan sekolah menengah pertama negeri.


“Untuk SD, peserta didik yang akan menerima seragam gratis berjumlah sekitar 9.800 orang. Sedangkan untuk tingkat SMP sekitar 11.000 orang,” kata Jamal, Selasa (27/10/2026).


Setiap siswa akan memperoleh tiga setel seragam. Paket tersebut mencakup seragam wajib berwarna merah putih untuk siswa SD dan putih biru untuk siswa SMP, serta seragam olahraga dan pramuka.


Menurut Jamal, sebagian besar proses pengadaan telah selesai. Saat ini, pihaknya tinggal menunggu pengiriman seragam olahraga yang diperuntukkan bagi beberapa sekolah.
“Sekarang sudah dalam perjalanan,” ujarnya.


Setelah seluruh seragam diterima, Disdik akan melaporkan kesiapan program kepada Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. Koordinasi tersebut diperlukan untuk menentukan waktu dan lokasi pembagian agar penyaluran dapat dilakukan secara menyeluruh.


“Kita koordinasikan dulu dengan pimpinan, Pak Wali, baru kita tentukan jadwal dan lokasi pembagian. Secepatnya, karena sebenarnya kita sudah siap,” tegas Jamal.


Meski pengadaan telah mencapai 99 persen, tanggal resmi pembagian seragam belum diumumkan. Pemerintah kota masih menunggu penyelesaian tahapan akhir sebelum bantuan disalurkan kepada para siswa.


Program ini diharapkan dapat membantu keluarga memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah anak. Bagi orang tua, penyediaan seragam menjadi salah satu komponen pengeluaran pendidikan yang perlu dipersiapkan, terutama ketika kebutuhan sekolah harus dipenuhi dalam waktu bersamaan.


Jamal menjelaskan, bantuan tersebut merupakan upaya Pemko Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar untuk meringankan beban orang tua atau wali murid.


Ia menilai, kemampuan ekonomi setiap keluarga berbeda-beda. Karena itu, dukungan pemerintah dibutuhkan agar kebutuhan seragam tidak menjadi beban tambahan bagi keluarga yang kesulitan membiayai perlengkapan pendidikan.


“Tidak semua orang tua di Kota Pekanbaru memiliki biaya untuk membeli seragam. Karena itu, pemerintah hadir untuk membantu mereka,” jelasnya.


Dengan progres pengadaan yang hampir selesai, tahap berikutnya adalah memastikan seluruh paket seragam tersedia dan jadwal penyaluran ditetapkan. 


Setelah itu, bantuan diharapkan segera diterima para siswa sesuai mekanisme distribusi yang ditentukan pemerintah kota. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Hampir Rampung, Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa Pekanbaru Tinggal Menunggu Pembagian
  • Operasi Patuh Lancang Kuning di Kampar, Bukan Sekadar Tilang, Kendaraan Juga Diperiksa Pajaknya
  • Abdil Majid Rahman Cs Pulang ke Riau, Bawa Medali Emas & Perunggu Asian Para Games 2026 di Jepang
  • Perempuan Lansia Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Sungai Apit, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
  • 12 Masjid di Kampar Gelar Sholat Subuh Keliling Bersama Polisi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Hampir Rampung, Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa Pekanbaru Tinggal Menunggu Pembagian
    02 Operasi Patuh Lancang Kuning di Kampar, Bukan Sekadar Tilang, Kendaraan Juga Diperiksa Pajaknya
    03 Abdil Majid Rahman Cs Pulang ke Riau, Bawa Medali Emas & Perunggu Asian Para Games 2026 di Jepang
    04 Perempuan Lansia Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Sungai Apit, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
    05 12 Masjid di Kampar Gelar Sholat Subuh Keliling Bersama Polisi
    06 Temui Plt Gubernur Riau, Bupati Kampar Usulkan Jalan Muara Takus hingga Jembatan Rumbio
    07 Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue Damkar, Ingatkan Perkuat Layanan Darurat
    08 Berujung Saling Dorong, Demo di Kantor Gubri Ricuh, Satu Mahasiswa UIR Tumbang dan Dievakuasi
    09 Ratusan Mahasiswa Unri Geruduk DPRD Riau, Desak Bongkar Dalang Karhutla
    10 SMSI dan RRI Teken MoU, Bersinergi Lawan Hoaks di Ruang Digital
    11 Wako Agung Nugroho Lantik 17 Pejabat Pemko Pekanbaru, 4 Eselon II Bergeser, Berikut Nama dan Jabatan
    12 Pasokan Gas Berkurang, PLN Siapkan Pemadaman Bergilir di Riau
    13 Operasi Patuh Lancang Kuning Dimulai Hari Ini, Bidik 10 Pelanggaran Lalin, Personel Diminta Hindari Pungli
    14 Bukan Sekadar Tanam Pohon, Kapolres Kampar Titip Pesan Lingkungan kepada Pelajar
    15 Jangan Abai! Operasi Patuh Lancang Kuning Dimulai Senin 26 Oktober, Ini 10 Sasarannya
    16 SK Diperpanjang, Gaji PPPK Paruh Waktu Kampar Mulai Cair Senin 26 Oktober
    17 Pabrik Lee Biscuits Tutup Akhir Oktober Ini Setelah 92 Tahun Berjalan, Biskuit Marie Hadapi Babak Baru
    18 Kapolri Suyudi Dorong Larangan Total Vape, Soroti Ancaman Pintu Masuk Narkotika Cair
    19 Sejumlah Titik di Pangeran Hidayat Disisir Polisi, 18 Paket Sabu dan 4 Pria Positif Narkoba Diamankan
    20 Air Sungai Batang Bio Keruh, Polsek Kampar Kiri Gerebek PETI di Tanjung Permai, 5 Rakit Dibakar
    21 Gubuk di Kebun Sawit di Desa Silam Kuok Dirazia Polisi, Orang Tak Ada Tapi Ditemukan Bong dan Pipet
    22 Pacu Sampan Buluh Cina Jadi Ikon Wisata Kampar, Dongkrak Ekonomi Warga
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat