Minggu, 18 Oktober 2026 Bermain di Tepian Sungai Siak Berujung Duka, Anak 9 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa | Ulama Kharismatik KH Syukron Ma’mun Wafat, Jejak Dakwahnya Dikenang dari Daarul Rahman | Diikuti Ribuan Peserta, Tiga Hentakan Cokmar Fadli Zon Buka Arak-arakan Keberagaman di Riau | Naik Kelas Tak Lagi Otomatis, Mendikdasmen Siapkan Aturan dan Berlaku 2027/2028 | Udara Memburuk, Pemko Pekanbaru Tiadakan CFD Minggu 18 Oktober | Ribuan Warga Padati Tradisi Ikan Antau Lubuk Rangan Siberuang, Dibidik Jadi Ikon Wisata Kampar
 
 
☰ Metropolis
Bermain di Tepian Sungai Siak Berujung Duka, Anak 9 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa
Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:48:30 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru-Harapan keluarga untuk menemukan Fatir, bocah berusia 9 tahun yang dilaporkan tenggelam di Sungai Siak, Pekanbaru, berakhir dengan kabar duka. 


Setelah dua hari pencarian, tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (18/10/2026) sore.


Fatir ditemukan sekitar pukul 15.12 WIB. Lokasi penemuan berada kurang lebih lima meter dari titik awal korban dilaporkan terjatuh ke sungai.


Korban diketahui merupakan warga Kampung Baru, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru. Sebelum kejadian, Fatir tengah bermain bersama sejumlah temannya di tepian Sungai Siak pada Sabtu (17/10/2026).


Permainan sederhana berubah menjadi musibah ketika Fatir dilaporkan terjatuh ke sungai. Ia kemudian hanyut terbawa arus hingga membuat keluarga dan warga sekitar meminta bantuan untuk melakukan pencarian.


Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan laporan mengenai kejadian tersebut diterima melalui Basarnas Command Center 115 pada Sabtu.


“Berdasarkan informasi yang diterima, korban terjatuh ke sungai dan hanyut terbawa arus saat sedang bermain bersama temannya,” kata Budi.


Mendapat laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Pekanbaru segera bergerak menuju lokasi. Operasi kemudian dilakukan bersama unsur SAR gabungan untuk mencari korban di sepanjang aliran Sungai Siak.


Pencarian Menyusuri Sungai dan Bawah Permukaan


Pada hari pertama, petugas menyisir permukaan sungai menggunakan perahu karet. Tim penyelam juga diterjunkan untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi korban terakhir terlihat.


Namun, pencarian hingga sore hari belum membuahkan hasil. Operasi kemudian dihentikan sementara dan kembali dilanjutkan pada Minggu pagi.


Memasuki hari kedua, tim SAR gabungan memperluas area pencarian. Penyisiran dilakukan di permukaan sungai dengan jangkauan sekitar 1,5 kilometer ke arah hulu dan 1,5 kilometer ke arah hilir.


Penyelaman kembali dilakukan di sekitar lokasi kejadian. Tim mempertimbangkan kondisi medan serta kekuatan arus Sungai Siak selama proses pencarian berlangsung.


Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada Minggu sore. Setelah pencarian berlangsung selama dua hari, korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal kejadian.


“Setelah upaya pencarian selama dua hari, korban akhirnya ditemukan pada pukul 15.12 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan berada sekitar lima meter dari titik awal kejadian,” ujar Budi.


Jenazah Fatir selanjutnya dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.


Budi menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang ikut membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.


Jadi Pengingat Bahaya Bermain di Tepian Sungai


Peristiwa yang menimpa Fatir kembali mengingatkan bahwa tepian sungai menyimpan risiko, terutama bagi anak-anak yang bermain tanpa pengawasan orang dewasa.


Arus yang berubah, kedalaman sungai, serta kondisi tepian yang licin dapat menjadi ancaman yang sulit diperkirakan anak-anak. Karena itu, pengawasan menjadi hal penting ketika anak beraktivitas di sekitar perairan.


Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi keluarga dan masyarakat agar tidak membiarkan anak bermain terlalu dekat dengan sungai tanpa pendampingan.


Di balik berakhirnya operasi pencarian, ada duka keluarga yang kehilangan seorang anak. Bagi tim SAR, keberhasilan menemukan korban menjadi penutup operasi, tetapi bagi keluarga Fatir, peristiwa tersebut meninggalkan kehilangan yang tidak mudah dilupakan. (mcr, src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bermain di Tepian Sungai Siak Berujung Duka, Anak 9 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa
  • Ulama Kharismatik KH Syukron Ma’mun Wafat, Jejak Dakwahnya Dikenang dari Daarul Rahman
  • Diikuti Ribuan Peserta, Tiga Hentakan Cokmar Fadli Zon Buka Arak-arakan Keberagaman di Riau
  • Naik Kelas Tak Lagi Otomatis, Mendikdasmen Siapkan Aturan dan Berlaku 2027/2028
  • Udara Memburuk, Pemko Pekanbaru Tiadakan CFD Minggu 18 Oktober
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bermain di Tepian Sungai Siak Berujung Duka, Anak 9 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa
    02 Ulama Kharismatik KH Syukron Ma’mun Wafat, Jejak Dakwahnya Dikenang dari Daarul Rahman
    03 Diikuti Ribuan Peserta, Tiga Hentakan Cokmar Fadli Zon Buka Arak-arakan Keberagaman di Riau
    04 Naik Kelas Tak Lagi Otomatis, Mendikdasmen Siapkan Aturan dan Berlaku 2027/2028
    05 Udara Memburuk, Pemko Pekanbaru Tiadakan CFD Minggu 18 Oktober
    06 Ribuan Warga Padati Tradisi Ikan Antau Lubuk Rangan Siberuang, Dibidik Jadi Ikon Wisata Kampar
    07 Pagi Sabtu Kabut Asap Naik Tajam, PM2.5 dan Tembus 187,6 Mikrogram dengan Level Sangat Tidak Sehat
    08 Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperwako Strategi Sanitasi Kota Pekanbaru 2025–2029
    09 KPK Ungkap Dana Bencana BNPB Diduga Jadi Bancakan, Adik Mantan Kepala BNPB Tersangka
    10 Polresta Pekanbaru Sisir Kampung Dalam-Kampung Terendam, Tes Urine 3 Orang Positif Methamphetamine
    11 Tragis di Teluk Meranti, Ayah Tewas Diduga Dipukul dengan Kayu oleh Anak Kandung
    12 Suhardiman Bantah Mobil Mewah Jadi Imbalan Jabatan Zulkarnain, Hanya Dipinjamkan
    13 Kanwil Kemenkum Riau Dalami Isu Krusial Satu Data Indonesia untuk Perkuat Kualitas Regulasi
    14 Tingkatkan Kapasitas ASN Berbasis Assessment, Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Program JELAJAH
    15 Kalahkan Ratusan Daerah, BAZNAS Kampar Dinobatkan Pengelola Zakat Terbaik
    16 Kemenkum Riau Dorong Digitalisasi Evaluasi Perda Lewat Inovasi ''PASIH PERDA''
    17 Razia Tengah Malam di Tempat Hiburan Tapung, Dua Pengunjung Karoke Positif Sabu Diamankan
    18 Bupati Siak Tegas Soal Disiplin ASN, 10 Pegawai Dipecat dan 14 Lainnya Diguyur Penghargaan
    19 Syawal Pimpin PWI Kampar 2026–2029, Bawa Misi Satukan Wartawan dan Jaga Marwah Pers
    20 Kabut Asap Masih Mengintai, Siswa Pekanbaru Kembali Belajar dari Rumah 16–17 Oktober
    21 Perkuat Profesionalisme, Polres Kampar Sosialisasi UU Polri dan KUHAP Baru
    22 Perkuat Pengawasan Notaris, Kemenkum Riau Bahas Pedoman Pemeriksaan Protokol
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat