Senin, 09 November 2026 Pengampunan Najib Razak Picu Ketegangan, Raja Malaysia Sultan Ibrahim Ingatkan Kejaksaan Agung | Detau Terpasang di Kepala Marwas Dt. Bosau Tandai Pimpin LAK, Bupati Kampar Titip Pesan Jaga Marwah Adat | Helikopter BNPB Pemadaman Karhutla Terhempas ke Sungai Barito Saat Manuver Setelah Mengambil Air | Empat THM di Pekanbaru Dirazia Gabungan, 23 Pengunjung Dites Urine, 4 Positif Narkoba | Patroli Malam di Bangkinang, Polisi Tindak 22 Pengendara yang Melanggar Aturan | Polsek Tambang Bekuk Pengedar Sabu di Jalan Tilam Rimbo Panjang
 
 
☰ Nusantara
Sempat Saling Dorong, Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong Temukan Kluster Mewah Penghuni Binaan
Kamis, 24 September 2026 - 15:27:50 WIB
Lapas Kelas IIA Cibinong, Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor, (medsos lapas cibinong)

SULUHRIAU— Inspeksi mendadak Ombudsman RI di Lapas Kelas IIA Cibinong, Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor, membongkar temuan tak biasa.


Di area lapas ditemukan kluster hunian mewah yang diduga dihuni warga binaan.


Sidak berujung ketegangan.


Tim Ombudsman sempat mendapat perlawanan, cekcok hingga saling dorong dengan petugas Lapas Cibinong.


Petugas berusaha menghalangi tim masuk ke dalam hunian tersebut.


Saat berhasil masuk ke salah satu rumah, tim mendapati penghuni yang diduga warga binaan kocar-kacir.


"Jadi yang ada salibnya itu kita masuk, dia mau ngobrol sama kita. Kita tanya, bapak siapa? Dia warga binaan. Mau kita kejar, begitu dikejar ada petugasnya lebih ramai. Kita langsung ditarik. Dia itu kaget, lompat ke dalam kamar, dikunci," kata Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (24/9/2026) seperti dilansir dari CNN Indonesia.com.


Anggota Ombudsman RI lainnya, Syafrida Rachmawati, menambahkan tim tidak ditemani Kepala Lapas Cibinong selama pemeriksaan.


"Jadi Kalapas tidak hadir dan sampai peristiwa terjadi, sampai kami pulang, Kalapas tidak hadir," kata Syafrida.


Syafrida menceritakan saat hendak masuk, ia dan tim ditolak dan hanya diminta menunggu tanpa kejelasan.


"Setengah jam waktu kami menunggu, kami juga tidak dibenarkan untuk masuk dan mereka juga tidak menjelaskan penolakan tersebut," ucapnya.


Ombudsman menemukan kawasan bangunan mewah dekat rumah dinas Kalapas Kelas IIA.


Rumah dengan fasilitas lengkap ini diduga dihuni warga binaan dengan membayar sejumlah uang.


Meski pengakuan tersebut belum didalami lebih lanjut.


Bangunan mewah itu bahkan direncanakan akan dilengkapi gym hingga minigolf.


Di dalamnya ditemukan televisi berukuran besar, pendingin ruangan, alat kebugaran, hingga botol minuman keras di atas AC.


Yang lebih mengkhawatirkan, kawasan rumah mewah ini tidak memiliki pagar pembatas permanen.


Kawasan tersebut terhubung langsung dengan perkampungan melalui semak dan rumpun bambu di sekitarnya.


Hal ini dinilai berpotensi menjadi akses keluar masuk tanpa pengawasan.


Atas temuan itu, Ombudsman meminta pihak lapas merobohkan bangunan mewah tersebut dalam waktu satu bulan. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Pengampunan Najib Razak Picu Ketegangan, Raja Malaysia Sultan Ibrahim Ingatkan Kejaksaan Agung
  • Detau Terpasang di Kepala Marwas Dt. Bosau Tandai Pimpin LAK, Bupati Kampar Titip Pesan Jaga Marwah Adat
  • Helikopter BNPB Pemadaman Karhutla Terhempas ke Sungai Barito Saat Manuver Setelah Mengambil Air
  • Empat THM di Pekanbaru Dirazia Gabungan, 23 Pengunjung Dites Urine, 4 Positif Narkoba
  • Patroli Malam di Bangkinang, Polisi Tindak 22 Pengendara yang Melanggar Aturan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pengampunan Najib Razak Picu Ketegangan, Raja Malaysia Sultan Ibrahim Ingatkan Kejaksaan Agung
    02 Detau Terpasang di Kepala Marwas Dt. Bosau Tandai Pimpin LAK, Bupati Kampar Titip Pesan Jaga Marwah Adat
    03 Helikopter BNPB Pemadaman Karhutla Terhempas ke Sungai Barito Saat Manuver Setelah Mengambil Air
    04 Empat THM di Pekanbaru Dirazia Gabungan, 23 Pengunjung Dites Urine, 4 Positif Narkoba
    05 Patroli Malam di Bangkinang, Polisi Tindak 22 Pengendara yang Melanggar Aturan
    06 Polsek Tambang Bekuk Pengedar Sabu di Jalan Tilam Rimbo Panjang
    07 Buat Sungai Setingkai Keruh, Dua Penambang Emas Ilegal Ditangkap Polsek Kampar Kiri
    08 Doli Kurnia Bantah Isu Munaslub Golkar, Sebut Ada Upaya Memperkeruh Internal Partai
    09 Aksinya Terekam CCTV, Spesialis Bongkar Rumah Ditangkap Polsek Tapung
    10 Pahami KUHP dan KUHAP Baru, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Perancang Nasional
    11 Siapkan Peacemaker Training 2026, Kemenkum Riau Dorong Kades dan Lurah Jadi Juru Damai
    12 Info Narkoba Viral di Medsos, Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Amankan Dua Orang Positif Sabu
    13 Kemenkum Riau Teken Addendum Bankum Periode II, Gandeng 22 LBH untuk Warga Miskin
    14 Kemenkum Riau Bedah Pembinaan Jabatan Perancang Terkait Terbitnya PermenPANRB 19 Tahun 2026
    15 Pemerintah Siapkan Seleksi CPNS 2026, Pendaftaran Dibuka November
    16 Kabar Baik!, Pemerintah Putuskan PPPK Paruh Waktu Lintas Profesi Diangkat Penuh Waktu Mulai 2027
    17 Luka Bakar di Kaki Bocah 4 Tahun Bongkar Dugaan Pencabulan, Pria 25 Tahun Ditangkap
    18 Tangkap Kurir Ganja, Polisi Ungkap Bandar dengan 1,2 Kg Ganja dan Sabu di Desa Tanjung
    19 Grebek Rumah di Kota Bangun, 11 Paket Sabu Disimpan di Plafon Disita, Satu Orang Ditangkap
    20 PETI di Dusun Napan Kampar Kiri Ditertibkan, Polisi Kampar Bakar Rakit Alat Tambang
    21 Operasi Sarang Narkoba di Pekanbaru, 18 Bandar hingga Kurir Dibekuk
    22 Penggerebekan di Pekanbaru Ungkap 53 Pot Diduga Ganja dan Paket Siap Edar, Dua Pria Diamankan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat