Jumat, 09 Oktober 2026 Pengukuran Maturitas KI 2026 Dimulai, Kanwil Kemenkum Riau Siap Berbenah | Kebakaran di Teras Lantai 6 Gedung Kejati Riau, Karpet dan Pipa Hangus | Kanwil Kemenkum Riau Dorong Nanas Kualu Kampar Jadi Jadi Produk Unggulan Daerah | Kakanwil Kemenkum Riau Audiensi dengan Ketua Pengadilan Tinggi Riau | Pamit Tugas ke Sumut, Rudy Pakpahan Paparkan Inovasi HARMONITAS ke Plt Gubernur Riau | Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, 3.000 Masker Gratis Dibagikan KSABP untuk Pengendara
 
 
☰ Sosial Budaya
Kemnaker Targetkan Ribuan Tenaga Permanent Makeup Tersertifikasi
Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:43:26 WIB

SULUHRIAU— Profesi permanent makeup di Indonesia kini resmi masuk jalur profesional. Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan, ke depan setiap tenaga kerja di bidang ini harus punya bukti kompetensi yang jelas dan diakui negara.


Penegasan itu disampaikan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor saat meresmikan Perkumpulan Permanent Makeup Indonesia dan Lembaga Sertifikasi Profesi Permanent Makeup Indonesia di Jakarta, Minggu 23 Agustus 2026.


Menurut Afriansyah, perkembangan profesi kecantikan berjalan sangat cepat. Seiring itu, tuntutan juga naik. Bukan hanya soal hasil yang indah, tapi juga standar kerja, kualitas layanan, etika profesi, hingga keselamatan kerja.


"Semakin berkembang sebuah profesi, semakin besar pula tuntutan terhadap kompetensi, standar kerja, kualitas pelayanan, etika profesi, serta keselamatan dan kesehatan kerja," katanya.


Kehadiran LSP Permanent Makeup Indonesia disebut sebagai langkah penting. Lembaga ini akan menjadi penjamin bahwa setiap praktisi memiliki keterampilan yang terukur sesuai standar nasional.


Afriansyah juga memberi apresiasi atas terbentuknya Perkumpulan Permanent Makeup Indonesia. Ia menilai organisasi profesi punya peran besar dalam membangun jejaring antar pelaku, meningkatkan kapasitas anggota, dan memperkuat pembinaan.


Ia berharap perkumpulan ini tidak berhenti sebagai tempat berkumpul. Ke depan, organisasi diharapkan menjadi rumah bersama untuk mencetak sumber daya manusia permanent makeup yang berkualitas.


"Ke depan, saya berharap perkumpulan ini tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya para pelaku profesi, tetapi juga menjadi rumah bersama untuk meningkatkan kualitas SDM permanent makeup Indonesia," ujarnya.


Kemnaker mendorong lebih banyak pekerja di bidang ini mengikuti pelatihan dan uji kompetensi. Tujuannya jelas, memperluas akses kerja sekaligus membuka peluang usaha mandiri.


Afriansyah mengingatkan, bidang kecantikan tidak hanya bicara soal penampilan. Sektor ini punya kaitan langsung dengan penciptaan lapangan kerja, kewirausahaan, dan penguatan ekonomi masyarakat.


"Di balik setiap profesi permanent makeup, ada keterampilan, kreativitas, ketelitian, dan keberanian untuk membangun usaha," ucapnya.


Dengan adanya LSP, proses sertifikasi diharapkan berjalan lebih sistematis. Praktisi yang tersertifikasi bisa lebih dipercaya konsumen, sementara industri mendapat jaminan mutu tenaga kerja.


Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah menata profesi informal agar masuk dalam ekosistem kerja formal yang aman, terstandar, dan berkelanjutan. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • Pengukuran Maturitas KI 2026 Dimulai, Kanwil Kemenkum Riau Siap Berbenah
  • Kebakaran di Teras Lantai 6 Gedung Kejati Riau, Karpet dan Pipa Hangus
  • Kanwil Kemenkum Riau Dorong Nanas Kualu Kampar Jadi Jadi Produk Unggulan Daerah
  • Kakanwil Kemenkum Riau Audiensi dengan Ketua Pengadilan Tinggi Riau
  • Pamit Tugas ke Sumut, Rudy Pakpahan Paparkan Inovasi HARMONITAS ke Plt Gubernur Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pengukuran Maturitas KI 2026 Dimulai, Kanwil Kemenkum Riau Siap Berbenah
    02 Kebakaran di Teras Lantai 6 Gedung Kejati Riau, Karpet dan Pipa Hangus
    03 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Nanas Kualu Kampar Jadi Jadi Produk Unggulan Daerah
    04 Kakanwil Kemenkum Riau Audiensi dengan Ketua Pengadilan Tinggi Riau
    05 Pamit Tugas ke Sumut, Rudy Pakpahan Paparkan Inovasi HARMONITAS ke Plt Gubernur Riau
    06 Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, 3.000 Masker Gratis Dibagikan KSABP untuk Pengendara
    07 Guru Ngaji 61 Tahun di Kampar Ditangkap, Diduga Cabuli 4 Anak di Bawah Umur
    08 Berdayakan Perempuan, Ibu- Ibu di Tapung Dilatih Buat Sabun Cuci Tangan
    09 Serahkan Hasil Analisis 17 Perda, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pembenahan Regulasi Daerah
    10 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Kebutuhan Penambahan Subjek Tarif Layanan RSUD Indrasari Rengat
    11 Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 215,5 Mikrogram
    12 Kabut Asap Selimuti Kampar, Guru SD 028 Rimbo Panjang dan Siswa Keluhkan Sesak Napas
    13 Pedasnya Harga Cabai Rawit Merah di Kuansing yang Tembus Rp100 Ribu, Sejumlah Bahan Pokok Justru Turun
    14 Perlindungan PMI di Malaysia, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Regulasi Daerah
    15 Evaluasi Standar Layanan Bankum, Kemenkum Riau Dorong Penguatan Kualitas dan Akses Keadilan
    16 Renovasi Kelas dan Bantuan Perlengkapan, Kapolres Kampar Sambangi Sekolah SDN 007 Tapung
    17 Mahasabha XIII PHDI Digelar di Jakarta, Kepala Pura Jagatnatha Pekanbaru Bawa Pesan Kerukunan
    18 Kajian Subuh UAS di Tambang Dipadati 200 Jamaah, Kapolres Kampar Turut Hadir
    19 Kanwil Kemenkum Riau Musnahkan Arsip Fisik Fasilitatif Tahun Anggaran 2026
    20 Transaksi Narkoba di Rumah Sendiri, Pria 53 Tahun di Air Tiris Ditangkap Polisi
    21 Serapan APBD Kampar 68 Persen, Bupati Minta Belanja Tepat Jadwal
    22 MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Namun Gugatan Pemohon Tidak Dapat Diterima
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat