Rabu, 30 September 2026 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
 
 
☰ Nusantara
Sukses Budi Daya Murai Batu, Pemuda Ini Omzet Puluhan Juta Rupiah per Bulan
Selasa, 10 Januari 2023 - 10:28:55 WIB
Seorang pemuda di Kota Pangkalpinang, Provinsi Babel Belitung, sukses budidayakan burung kicau jenis murai batu. (Foto:iNews.id)

SULUHRIAU- Seorang pemuda di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sukses membudidayakan burung kicau jenis murai batu. Hasilnya, dia meraup omzet hingga puluhan juta rupiah per bulan.

Pije, warga Kota Pangkalpinang ini mulai membudidayakan burung murai batu sejak 2019 setelah terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai tenaga honorer di Pemkot Pangkalpinang.

Berawal dari hobi, Pije pun mencoba peruntungannya dengan menekuni usaha burung kicau tersebut.

Dia memanfaatkan pekarangan rumah kerabatnya di Kelurahan Opas Indah, Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkalpinang, untuk mendirikan kandang budi daya burung murai batu.

Saat ini sudah ada 20 pasang indukan murai batau di kandang budi daya miliknya. Dengan rincian10 pasang sedang dalam masa produksi dan 10 pasang lainnya mengalami pergantian bulu atau mabung alias moulting, yang membuat indukan harus istirahat total.

"Per kandang itu hasilnya tidak bisa diprediksi, ada yang dua hingga empat ekor anak murai batu. Tapi rata-rata tiga ekor," ucapnya.

Agar hasilnya maksimal, bayi murai yang berumur tiga hingga enam hari dipisahkan dengan induknya untuk meloloh (proses memberi makan menggantikan induk burung).

Kemudian bayi burung murai batu diberi pakan utama berupa telur kroto dan jangkrik.

Anak burung murai batu biasanya siap dipasarkan jika sudah berusia dua atau tiga bulan. Harganya pun bervariasi, tergantung jenisnya.

"Bisanya satu anak murai batu dijual mulai harga Rp1,5 hingga Rp3 juta. Pembelinya memang ada pelanggan atau penghobi burung tetrsebut," ujarnya.

Selain memiliki kandang budi daya burung murai batu, Pije juga mempunyai toko burung yang terletak di Jalan Martadinata Pangkalpinang. Terkadang dia juga melayani pembelian hingga ke luar daerah.

Mengalami pemutusan hubungan kerja karena suatu hal terkadang memang menyakitkan, sebab akan berdampak bagi ekonomi si pekerja. Namun hal itu akan berbuah manis jika kita pandai memanfaatkan peluang.

Kisah inspiratif pemuda di Kota Pangkalpinang ini diharapakan dapat menginspirasi. Pandai lah manfaatkan peluang, jadikan hobi sebagai ladang penghasil cuan untuk meraih kesuksesan.

"Awalnya itu dari hobi. Setelah di-PHK iseng-iseng menekuni usaha ini. Alhamdulillah kini penghasilan di atas Rp10 juta per bulannya," kata Pije, Senin (9/1/2023).

Berbagai rintangan dilaluinya dalam merintis usaha tersebut hingga berhasil menemukan formula paten untuk menghasilkan murai batu ekor panjang, si petarung andal dengan gaya dan kicauan merdu.

Sumber: Inews.id
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    02 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    03 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    04 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    05 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    06 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    07 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    08 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    09 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    10 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    11 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    12 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    13 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    14 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    15 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    16 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    17 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    18 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    19 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    20 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    21 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    22 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat