SULUHRIAU, Kampar– Kawasan Bangkinang Riverside yang selama ini belum berkembang optimal mulai mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kampar.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar turun langsung meninjau kawasan tersebut untuk mematangkan rencana penataan menjadi ruang terbuka hijau (RTH), pusat rekreasi keluarga, sekaligus kawasan yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.
Peninjauan yang berlangsung pada akhir Oktober 2026 itu menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah untuk menghidupkan kembali rencana pengembangan Bangkinang Riverside yang telah cukup lama tertunda.
Bukan sekadar mempercantik wajah kota, kawasan tersebut diproyeksikan menjadi ruang publik yang nyaman, ramah keluarga, serta membuka peluang usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dalam kunjungannya, Ahmad Yuzar didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kampar Arif Kurniawan.
Bupati melihat langsung kondisi kawasan yang direncanakan menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat di Bangkinang Kota.
Di sela peninjauan, Ahmad Yuzar juga menyempatkan diri berbincang santai dengan warga yang berada di sekitar lokasi. Suasana silaturahmi berlangsung akrab, sekaligus menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan harapan terhadap masa depan kawasan tersebut.
Ahmad Yuzar menegaskan bahwa pengembangan Bangkinang Riverside merupakan salah satu upaya menghadirkan fasilitas publik yang lebih representatif bagi masyarakat Kampar.
"Kita akan melakukan pengembangan dan penataan kawasan ini. Sudah cukup lama rencana ini tertunda, dan sekarang kita memiliki komitmen untuk mewujudkannya. Kita ingin Bangkinang Riverside menjadi salah satu ikon baru Kota Bangkinang," ungkap Ahmad Yuzar.
Tak Hanya Mempercantik Kota, UMKM Diharap Ikut Timbuh
Menurut Ahmad Yuzar, pengembangan Bangkinang Riverside tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan keindahan kawasan.
Lebih jauh, penataan tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menciptakan ruang aktivitas ekonomi yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM.
Dengan konsep pengembangan yang tepat, Bangkinang Riverside diharapkan menjadi tempat berkumpul keluarga, berolahraga, bersantai, sekaligus menikmati suasana kota.
Aktivitas pengunjung nantinya juga diharapkan dapat membuka peluang bagi usaha kuliner, perdagangan kecil, dan berbagai kegiatan ekonomi masyarakat lainnya.
Karena itu, pengembangan kawasan perlu memperhatikan keseimbangan antara fungsi rekreasi, kelestarian lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi warga.
Keberadaan ruang publik yang tertata dinilai berpotensi meningkatkan daya tarik Bangkinang Kota, baik bagi masyarakat setempat maupun pengunjung dari luar daerah.
### Bupati Minta Perencanaan Matang dan Terarah
Dalam peninjauan tersebut, Ahmad Yuzar memberikan perhatian terhadap sejumlah aspek yang harus menjadi dasar pengembangan kawasan.
Mulai dari kesesuaian tata ruang, fungsi ekologis ruang terbuka hijau, kebersihan, keamanan, hingga fasilitas pendukung yang dibutuhkan masyarakat.
Menurutnya, penataan harus dilakukan secara terencana agar kawasan yang dibangun tidak hanya terlihat menarik, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Bupati meminta Sekretaris Daerah bersama Dinas PUPR dan perangkat daerah terkait memperkuat koordinasi dalam mempersiapkan tahapan pengembangan Bangkinang Riverside.
Perencanaan tersebut diharapkan disusun secara matang dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku dan prioritas pembangunan daerah.
Langkah ini penting agar pembangunan yang nantinya dilaksanakan memiliki arah yang jelas serta benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Bangkinang Riverside Diharapkan Jadi Wajah Baru Kota
Rencana penataan Bangkinang Riverside membawa harapan baru bagi pengembangan ruang publik di ibu kota Kabupaten Kampar.
Apabila dapat direalisasikan secara optimal, kawasan tersebut berpotensi menjadi salah satu pilihan rekreasi masyarakat tanpa harus bepergian jauh dari pusat Kota Bangkinang.
Keberadaan ruang terbuka hijau juga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih asri dan nyaman.
Di sisi lain, aktivitas masyarakat yang tumbuh di kawasan tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi lokal.
Melalui dialog langsung dengan warga, pemerintah daerah juga berupaya menyerap aspirasi agar pengembangan Bangkinang Riverside tidak terlepas dari kebutuhan masyarakat sekitar.
Meski demikian, realisasi rencana tersebut masih membutuhkan tahapan perencanaan dan persiapan pembangunan. Rincian anggaran maupun jadwal pelaksanaan belum dijelaskan dalam keterangan yang disampaikan.
Pemerintah Kabupaten Kampar berharap pengembangan Bangkinang Riverside kelak menjadi salah satu langkah nyata dalam menghadirkan wajah baru Bangkinang Kota.
Bukan hanya sebagai kawasan yang indah dipandang, tetapi juga ruang publik yang hidup, menjadi tempat bertemunya aktivitas sosial, rekreasi, dan peluang ekonomi masyarakat.