SULUHRIAU, Pekanbaru - Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto menyambut hangat kunjungan Bupati Kampar H Ahmad Yuzar, http://S.Sos, M.T, di Ruang Rapat Gubernur Riau, Senin (26/10/2026).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah usulan prioritas pembangunan untuk memperkuat sinergi Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten Kampar.
Dalam pertemuan itu, Bupati Kampar menyampaikan sejumlah kebutuhan pembangunan, meliputi peningkatan Jalan Muara Takus, Jalan Suram Sinama Nenek, pembangunan lokal SD 017 sebagai sekolah kelas jauh, penyelesaian Jembatan Rumbio di Kecamatan Kampar, serta pembangunan Jembatan Sei Sibam di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung.
Pengembangan kawasan PLTA Koto Panjang juga menjadi perhatian untuk mendorong sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.
Didampingi Kepala OPD di lingkungan Pemprov Riau, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyambut baik usulan tersebut.
Ia menegaskan, sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten sangat penting, penetapan lokasi dengan tetap memperhatikan kesiapan perencanaan, persoalan pembebasan lahan, kebutuhan anggaran, serta kemampuan keuangan daerah.
Pada prinsipnya, kita sangat mendukung pembangunan yang dibutuhkan masyarakat Kampar, ujar SF Hariyanto.
Namun, seluruhnya harus dipersiapkan dengan baik, direviu, dihitung kebutuhan anggarannya, dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah serta tahapan penganggaran, Insyaallah kita siap.
Salah satu usulan strategis yang dibahas ialah peningkatan Jalan Muara Takus sepanjang sekitar 17 kilometer menuju kawasan Candi Muara Takus.
Peningkatan akses tersebut diharapkan mendukung pengembangan wisata sejarah dan budaya, sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM serta perekonomian masyarakat.
Perencanaan kawasan juga diarahkan agar terintegrasi dengan penataan lingkungan dan fasilitas pendukung pariwisata.
Selain itu, penyelesaian Jembatan Rumbio menjadi perhatian karena pembangunan yang dimulai pada 2019 belum tuntas.
SF Hariyanto meminta agar kondisi fisik, progres pekerjaan, kendala, dan kebutuhan anggaran ditelaah kembali secara teknis.
Sementara itu, Jalan Suram Sinama Nenek dan Jembatan Sei Sibam diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah serta memperlancar aktivitas masyarakat.
Di bidang pendidikan, pembangunan lokal SD 017 sebagai sekolah kelas jauh turut dibahas untuk mendekatkan akses belajar bagi sekitar 17 siswa.
Pemerintah Kabupaten Kampar mengusulkan anggaran sekitar Rp600 juta untuk pembangunan dua ruang kelas, fasilitas WC, dan paving block.
Usulan ini diharapkan mendukung tersedianya fasilitas pendidikan yang lebih layak.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi atas sambutan dan perhatian Plt Gubernur Riau terhadap kebutuhan pembangunan daerah.
Ia mengakui keterbatasan fiskal daerah, sementara kebutuhan infrastruktur dan pelayanan dasar masyarakat masih cukup besar.
Karena itu, dukungan Pemerintah Provinsi Riau sangat diharapkan agar program prioritas dapat diperjuangkan bersama sesuai ketentuan.
Kami berharap sinergi ini terus berjalan, ungkap Ahmad Yuzar.
Usulan yang kami sampaikan merupakan kebutuhan masyarakat, baik untuk akses transportasi, pendidikan, konektivitas wilayah maupun pengembangan pariwisata.
Harapan kami, pembangunan tersebut dapat direalisasikan secara bertahap dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kampar didampingi Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kampar Arif Kurniawan, S.T, M.T, dan Plt Kepala Disdikpora Kampar Helmi, S.H, M.H.
Pertemuan berlangsung hangat dan menjadi langkah memperkuat koordinasi kedua pemerintahan dalam menindaklanjuti usulan pembangunan berdasarkan kesiapan teknis, skala prioritas, serta kemampuan anggaran. (kmf)