Senin, 09 November 2026 Pengampunan Najib Razak Picu Ketegangan, Raja Malaysia Sultan Ibrahim Ingatkan Kejaksaan Agung | Detau Terpasang di Kepala Marwas Dt. Bosau Tandai Pimpin LAK, Bupati Kampar Titip Pesan Jaga Marwah Adat | Helikopter BNPB Pemadaman Karhutla Terhempas ke Sungai Barito Saat Manuver Setelah Mengambil Air | Empat THM di Pekanbaru Dirazia Gabungan, 23 Pengunjung Dites Urine, 4 Positif Narkoba | Patroli Malam di Bangkinang, Polisi Tindak 22 Pengendara yang Melanggar Aturan | Polsek Tambang Bekuk Pengedar Sabu di Jalan Tilam Rimbo Panjang
 
 
☰ Sosial Budaya
Evaluasi Layanan Pewarganegaraan
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis BSK, Dari Naturalisasi Hingga Perkawinan Campur
Kamis, 24 September 2026 - 15:56:52 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru— Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau mengikuti Diskusi Strategis Kebijakan terkait evaluasi dampak Permenkumham Nomor 21 Tahun 2020 tentang Tata Cara Permohonan Pewarganegaraan dan Berita Acara Sumpah Kewarganegaraan (BSK) RI sebagaimana diubah dengan Permenkumham Nomor 10 Tahun 2024. 


Kegiatan dilaksanakan secara hybrid melalui Zoom Virtual, Kamis, (24/9/2026).


Diikuti Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkum Riau bersama Tim Badan Strategi Kebijakan serta jajaran Kanwil Kemenkum Riau.


Di bawah kepemimpinan Kakanwil Rudy Hendra Pakpahan, Kanwil Kemenkum Riau terus aktif dalam forum strategis yang membahas evaluasi kebijakan dan peningkatan kualitas pelayanan hukum, termasuk bidang pewarganegaraan.


Kegiatan diawali laporan Kakanwil Kemenkum Sumatera Utara Ignatius.


Ia menyampaikan diskusi bertujuan menyebarluaskan hasil evaluasi dampak kebijakan tata cara permohonan pewarganegaraan serta menjadi forum untuk memperoleh masukan dari berbagai pemangku kepentingan.


Perwakilan Badan Strategi Kebijakan Andry mengapresiasi pelaksanaan diskusi.


Ia menekankan pentingnya data empiris dalam mengidentifikasi persoalan implementasi kebijakan, termasuk jumlah permohonan yang mengalami hambatan atau belum ditindaklanjuti.


Data tersebut diperlukan sebagai dasar merumuskan temuan dan rekomendasi, khususnya berdasarkan kondisi di wilayah.


Narasumber pertama Lita memaparkan prosedur permohonan pewarganegaraan Indonesia berdasarkan regulasi berlaku.


Mencakup naturalisasi bagi WNA, pewarganegaraan melalui perkawinan sah dengan WNI, pemberian kewarganegaraan bagi orang asing yang berjasa atau dibutuhkan negara, serta mekanisme bagi anak berkewarganegaraan ganda terbatas yang terlambat menentukan pilihan.


Narasumber kedua Eko menyampaikan perbandingan praktik naturalisasi di Belanda, Amerika Serikat, Inggris, dan Australia.


Meliputi dasar hukum, mekanisme, persyaratan, serta tingkat diskresi pemerintah.


Terungkap perbedaan pendekatan, termasuk durasi tinggal, penguasaan bahasa, tes integrasi, dan persyaratan perilaku.


Narasumber ketiga Andryan membahas strategi kebijakan pelayanan pewarganegaraan berdasarkan UU Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan RI dan UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.


Pembahasan menitikberatkan pada pentingnya pelayanan tidak diskriminatif, menghormati HAM, cepat, terjangkau, dan memberikan kepastian hukum.


Dalam evaluasi implementasi Permenkumham Nomor 10 Tahun 2024 di Sumut, ditemukan sejumlah isu.


Evaluasi melibatkan Kanwil Ditjen Imigrasi Sumut, Disdukcapil Kota Medan, bidang AHU Kanwil Kemenkum Sumut, serta Komunitas Perkawinan Campur PERCA Sumut.


Hasil evaluasi mengidentifikasi lima klaster permasalahan.


Yakni anak berkewarganegaraan ganda dan keterlambatan memilih kewarganegaraan, warga tanpa dokumen dan pekerja migran, pengetatan naturalisasi murni dan aset negara, pelepasan kewarganegaraan RI serta hambatan birokrasi lintas kementerian lembaga, dan pemulihan hak korban adopsi ilegal.


Selain itu masih ada tantangan tata kelola kolaborasi antarinstansi.


Koordinasi belum sepenuhnya didukung target kinerja bersama.


Interoperabilitas data juga menjadi perhatian karena pertukaran data antarsistem belum optimal sehingga berdampak pada verifikasi dan waktu pelayanan.


Sebagai tindak lanjut, sejumlah rekomendasi disampaikan berdasarkan tahapan waktu.


Jangka pendek, diperlukan forum koordinasi lintas kementerian lembaga rutin untuk menyepakati pembagian kewenangan, menyelesaikan hambatan layanan, serta menetapkan standar dan target waktu yang transparan.


Jangka menengah, direkomendasikan penyusunan standar integrasi data dan protokol pertukaran data antara AHU Online dengan sistem instansi terkait, dilengkapi dashboard pemantauan status real-time.


Jangka panjang, diperlukan penyelarasan prosedur antarinstansi, penetapan target pelayanan bersama, serta mekanisme pemantauan terpadu mulai pengajuan hingga penyelesaian dengan memperhatikan kepuasan masyarakat.


Melalui keikutsertaan ini, Kanwil Kemenkum Riau memperkuat pemahaman dan kontribusi dalam evaluasi kebijakan pelayanan pewarganegaraan.


Hasil evaluasi diharapkan menjadi bahan penyempurnaan kebijakan dan peningkatan kualitas pelayanan yang efektif, terpadu, dan memberikan kepastian hukum.


 




 
Berita Lainnya :
  • Pengampunan Najib Razak Picu Ketegangan, Raja Malaysia Sultan Ibrahim Ingatkan Kejaksaan Agung
  • Detau Terpasang di Kepala Marwas Dt. Bosau Tandai Pimpin LAK, Bupati Kampar Titip Pesan Jaga Marwah Adat
  • Helikopter BNPB Pemadaman Karhutla Terhempas ke Sungai Barito Saat Manuver Setelah Mengambil Air
  • Empat THM di Pekanbaru Dirazia Gabungan, 23 Pengunjung Dites Urine, 4 Positif Narkoba
  • Patroli Malam di Bangkinang, Polisi Tindak 22 Pengendara yang Melanggar Aturan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pengampunan Najib Razak Picu Ketegangan, Raja Malaysia Sultan Ibrahim Ingatkan Kejaksaan Agung
    02 Detau Terpasang di Kepala Marwas Dt. Bosau Tandai Pimpin LAK, Bupati Kampar Titip Pesan Jaga Marwah Adat
    03 Helikopter BNPB Pemadaman Karhutla Terhempas ke Sungai Barito Saat Manuver Setelah Mengambil Air
    04 Empat THM di Pekanbaru Dirazia Gabungan, 23 Pengunjung Dites Urine, 4 Positif Narkoba
    05 Patroli Malam di Bangkinang, Polisi Tindak 22 Pengendara yang Melanggar Aturan
    06 Polsek Tambang Bekuk Pengedar Sabu di Jalan Tilam Rimbo Panjang
    07 Buat Sungai Setingkai Keruh, Dua Penambang Emas Ilegal Ditangkap Polsek Kampar Kiri
    08 Doli Kurnia Bantah Isu Munaslub Golkar, Sebut Ada Upaya Memperkeruh Internal Partai
    09 Aksinya Terekam CCTV, Spesialis Bongkar Rumah Ditangkap Polsek Tapung
    10 Pahami KUHP dan KUHAP Baru, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Perancang Nasional
    11 Siapkan Peacemaker Training 2026, Kemenkum Riau Dorong Kades dan Lurah Jadi Juru Damai
    12 Info Narkoba Viral di Medsos, Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Amankan Dua Orang Positif Sabu
    13 Kemenkum Riau Teken Addendum Bankum Periode II, Gandeng 22 LBH untuk Warga Miskin
    14 Kemenkum Riau Bedah Pembinaan Jabatan Perancang Terkait Terbitnya PermenPANRB 19 Tahun 2026
    15 Pemerintah Siapkan Seleksi CPNS 2026, Pendaftaran Dibuka November
    16 Kabar Baik!, Pemerintah Putuskan PPPK Paruh Waktu Lintas Profesi Diangkat Penuh Waktu Mulai 2027
    17 Luka Bakar di Kaki Bocah 4 Tahun Bongkar Dugaan Pencabulan, Pria 25 Tahun Ditangkap
    18 Tangkap Kurir Ganja, Polisi Ungkap Bandar dengan 1,2 Kg Ganja dan Sabu di Desa Tanjung
    19 Grebek Rumah di Kota Bangun, 11 Paket Sabu Disimpan di Plafon Disita, Satu Orang Ditangkap
    20 PETI di Dusun Napan Kampar Kiri Ditertibkan, Polisi Kampar Bakar Rakit Alat Tambang
    21 Operasi Sarang Narkoba di Pekanbaru, 18 Bandar hingga Kurir Dibekuk
    22 Penggerebekan di Pekanbaru Ungkap 53 Pot Diduga Ganja dan Paket Siap Edar, Dua Pria Diamankan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat