Minggu, 08 November 2026 Doli Kurnia Bantah Isu Munaslub Golkar, Sebut Ada Upaya Memperkeruh Internal Partai | Aksinya Terekam CCTV, Spesialis Bongkar Rumah Ditangkap Polsek Tapung | Pahami KUHP dan KUHAP Baru, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Perancang Nasional | Siapkan Peacemaker Training 2026, Kemenkum Riau Dorong Kades dan Lurah Jadi Juru Damai | Info Narkoba Viral di Medsos, Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Amankan Dua Orang Positif Sabu | Kemenkum Riau Teken Addendum Bankum Periode II, Gandeng 22 LBH untuk Warga Miskin
 
 
☰ Sosial Budaya
Skema Lintas Batas Karimun-Meranti Mengemuka, Kemenkum Riau Soroti Pekerja Passing
Rabu, 23 September 2026 - 15:51:51 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau Rudy Hendra Pakpahan menghadiri Rapat Koordinasi Lanjutan Pembahasan Usulan Special Border Treatment bagi masyarakat perbatasan Kabupaten Karimun dan Kepulauan Meranti.


Rapat digelar Rabu (23/9/2026) di Golden View Hotel Batam, Kepulauan Riau. Kegiatan menjadi forum penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga.


Merumuskan skema perlakuan khusus yang memberi kemudahan mobilitas sekaligus menjamin kepastian dan pelindungan hukum bagi masyarakat perbatasan.


Rapat diselenggarakan Deputi Bidang Koordinasi Keimigrasian dan Pemasyarakatan, Kemenko Kumham Imipas.


Ini merupakan tindak lanjut pembahasan sebelumnya pada 8 September 2026 di Jakarta.


Hadir perwakilan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta instansi terkait lainnya.


Dalam forum itu, Rudy menyoroti pentingnya pendekatan komprehensif terhadap fenomena pekerja passing.


Yaitu masyarakat perbatasan yang melakukan mobilitas lintas negara untuk bekerja.


Menurutnya, penyusunan skema SBT melalui Pas Lintas Batas perlu memperhatikan ketentuan yang berlaku saat ini belum secara khusus mengakomodasi mobilitas untuk tujuan bekerja.


Diperlukan pengaturan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat tanpa mengabaikan ketentuan keimigrasian.


Rudy juga mendorong diplomasi khusus antara Pemerintah Indonesia dan otoritas regional Malaysia melalui kesepakatan tingkat lokal atau Local-to-Local Agreement.


Langkah tersebut diharapkan memberi kepastian hukum bagi masyarakat yang bekerja di negara tetangga.


Sekaligus meminimalkan risiko tindak pidana perdagangan orang, pemerasan oleh sindikat atau agensi ilegal, serta eksploitasi pekerja.


Penyusunan kebijakan perlu didukung pendataan, verifikasi, dan pelayanan dokumen secara terpadu melalui koordinasi pemda, Kemenimipas, Kemlu, serta BP2MI.


Selain kemudahan pelayanan, aspek pengawasan dan penegakan hukum menjadi perhatian penting.


Rudy menekankan perlunya sinergi antara Imigrasi, Kepolisian, TNI Angkatan Laut, dan KSOP dalam melakukan pengawasan pada pintu pelintasan resmi maupun pelabuhan informal.


Penguatan pengawasan diperlukan agar fasilitas khusus benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukan dan tidak membuka ruang penyalahgunaan mekanisme lintas batas.


Dari sisi penguatan regulasi daerah, Rudy mengusulkan agar Pemkab Kepulauan Meranti menyusun Peraturan Daerah tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.


Regulasi itu diharapkan mengatur pembagian tanggung jawab pemda dan pemerintah desa atau kelurahan.


Mulai dari pendataan, pemberian informasi, pelatihan, pelindungan selama bekerja, fasilitasi kepulangan, hingga reintegrasi sosial dan ekonomi pekerja migran beserta keluarganya.


Penguatan Layanan Terpadu Satu Atap juga diperlukan untuk menyederhanakan proses administrasi dan meningkatkan koordinasi pelayanan.


Melalui rakor ini, Kanwil Kemenkum Riau menegaskan pentingnya keseimbangan antara kemudahan mobilitas, pelindungan pekerja, dan penguatan pengawasan keimigrasian.


Masukan yang disampaikan diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan skema SBT yang komprehensif, terkoordinasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Karimun dan Kepulauan Meranti.


Sekaligus mendukung terwujudnya kebijakan lintas batas yang berkepastian hukum. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Doli Kurnia Bantah Isu Munaslub Golkar, Sebut Ada Upaya Memperkeruh Internal Partai
  • Aksinya Terekam CCTV, Spesialis Bongkar Rumah Ditangkap Polsek Tapung
  • Pahami KUHP dan KUHAP Baru, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Perancang Nasional
  • Siapkan Peacemaker Training 2026, Kemenkum Riau Dorong Kades dan Lurah Jadi Juru Damai
  • Info Narkoba Viral di Medsos, Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Amankan Dua Orang Positif Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Doli Kurnia Bantah Isu Munaslub Golkar, Sebut Ada Upaya Memperkeruh Internal Partai
    02 Aksinya Terekam CCTV, Spesialis Bongkar Rumah Ditangkap Polsek Tapung
    03 Pahami KUHP dan KUHAP Baru, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Perancang Nasional
    04 Siapkan Peacemaker Training 2026, Kemenkum Riau Dorong Kades dan Lurah Jadi Juru Damai
    05 Info Narkoba Viral di Medsos, Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Amankan Dua Orang Positif Sabu
    06 Kemenkum Riau Teken Addendum Bankum Periode II, Gandeng 22 LBH untuk Warga Miskin
    07 Kemenkum Riau Bedah Pembinaan Jabatan Perancang Terkait Terbitnya PermenPANRB 19 Tahun 2026
    08 Pemerintah Siapkan Seleksi CPNS 2026, Pendaftaran Dibuka November
    09 Kabar Baik!, Pemerintah Putuskan PPPK Paruh Waktu Lintas Profesi Diangkat Penuh Waktu Mulai 2027
    10 Luka Bakar di Kaki Bocah 4 Tahun Bongkar Dugaan Pencabulan, Pria 25 Tahun Ditangkap
    11 Tangkap Kurir Ganja, Polisi Ungkap Bandar dengan 1,2 Kg Ganja dan Sabu di Desa Tanjung
    12 Grebek Rumah di Kota Bangun, 11 Paket Sabu Disimpan di Plafon Disita, Satu Orang Ditangkap
    13 PETI di Dusun Napan Kampar Kiri Ditertibkan, Polisi Kampar Bakar Rakit Alat Tambang
    14 Operasi Sarang Narkoba di Pekanbaru, 18 Bandar hingga Kurir Dibekuk
    15 Penggerebekan di Pekanbaru Ungkap 53 Pot Diduga Ganja dan Paket Siap Edar, Dua Pria Diamankan
    16 Ungkap Alasan Mengapa Tak Buka Ijazah Sejak Awal, Jokowi: Tak Yakin Persoalan Berakhir
    17 Kasus Penyadapan Prabowo, Irjen Slamet Uliandi Ditetapkan Mabes Polri Jadi Tersangka Keempat
    18 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Ditjen AHU melalui Pemetaan Kebutuhan Kerjasama
    19 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual dan Optimalisasi Royalti Musik
    20 Pegadaian Kanwil II Pekanbaru Perkuat Ekosistem Bank Sampah melalui Konsolidasi FORSEPSI
    21 Agung Rombak Lagi Pejabat Eselon II Pekanbaru, 8 Jabatan Strategis Diisi, Ini nama dan Jabatanya
    22 Dinilai Rusak Lingkungan, Polsek Kampar Kiri Tertibkan PETI di Sungai Sarik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat