Minggu, 16 Agustus 2026 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh | Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
 
 
☰ Hukrim
Dramatis!, Saat Penangkapan Pengedar Ekstasi Tusuk Anggota Ditresnarkoba Polda Riau, Pelaku Didor
Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:05:07 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru– Upaya Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau membongkar peredaran pil ekstasi di Kota Pekanbaru berujung dramatis.


Seorang terduga pengedar berinisial SD dilumpuhkan dengan tembakan terukur setelah diduga menyerang petugas menggunakan senjata tajam saat hendak ditangkap. Dalam insiden itu, seorang anggota kepolisian mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.


Peristiwa tersebut terjadi saat Tim Subdit II Ditresnarkoba Polda Riau melakukan penyergapan di kawasan Kecamatan Tenayan Raya, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 22.10 WIB.


Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, mengatakan operasi bermula dari laporan masyarakat mengenai dugaan transaksi pil ekstasi di wilayah tersebut. 


Menindaklanjuti informasi itu, tim melakukan penyelidikan dan pengintaian hingga memastikan keberadaan terduga pelaku.


Setelah target tiba di lokasi bersama seorang rekannya, petugas bergerak melakukan penangkapan. Namun situasi berubah ketika kedua terduga pelaku diduga memberikan perlawanan.


Menurut Putu Yudha, salah seorang pelaku mengayunkan senjata tajam ke arah personel kepolisian hingga menyebabkan seorang anggota Ditresnarkoba mengalami luka gores pada bagian tangan dan perut.


"Dalam proses penangkapan, tersangka bersama rekannya melakukan perlawanan dengan menyerang petugas menggunakan senjata tajam. Karena membahayakan keselamatan petugas, dilakukan tindakan tegas dan terukur terhadap tersangka," terang Kombes Pol Putu Yudha Prawira, Sabtu (18/7/2026).


Setelah dilumpuhkan, polisi langsung mengamankan SD. Sementara seorang terduga pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran.


Dari hasil penggeledahan, penyidik menyita 50 butir pil ekstasi dengan berbagai warna dan merek yang disimpan di dalam kotak obat. Polisi juga mengamankan satu bilah pisau cutter yang diduga digunakan untuk menyerang petugas, serta dua unit telepon seluler yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.


Usai kejadian, personel yang terluka segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara tersangka SD yang mengalami luka tembak di bagian kaki terlebih dahulu menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara sebelum dibawa ke Mapolda Riau untuk menjalani pemeriksaan.


Ditresnarkoba Polda Riau kini masih mengembangkan penyidikan guna mengungkap jaringan peredaran pil ekstasi yang diduga melibatkan para pelaku. Polisi juga terus memburu satu orang yang berhasil melarikan diri saat proses penangkapan berlangsung.


Selain menelusuri asal-usul barang bukti yang disita, penyidik akan mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar di balik peredaran pil ekstasi tersebut.


Polda Riau menegaskan akan terus melakukan tindakan tegas terhadap pelaku peredaran narkotika yang membahayakan masyarakat, dengan tetap mengedepankan prosedur penegakan hukum dan tindakan yang terukur sesuai ketentuan yang berlaku. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  • Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    02 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    03 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    04 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    05 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    06 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    07 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    08 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    09 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    10 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    11 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    12 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    13 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    14 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    15 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    16 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    17 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    18 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    19 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    20 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    21 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
    22 Sembunyikan Sabu di Kaleng Rokok, Oknum Mahasiswa dan Kurir di Kampar Diciduk Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat