Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Hukrim
Sidang Lanjutan Gubri Nonaktif Abdul Wahid Diwarnai Kericuhan, Skema Dana 'Pelicin' Rp1 Miliar Diungkap
Kamis, 04 Juni 2026 - 20:23:02 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru - Kericuhan mewarnai Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri Pekanbaru, Kamis (4/6/2026). 


Awalnya, sidang berjalan normal dan sebagaimana mestinya. Pengunjung juga cukup ramai. 


Sidang perkara dugaan pemerasan anggaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas PUPR-PKPP Riau dengan terdakwa Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid tidak hanya mengungkap aliran dana miliaran rupiah.


Namun, juga memicu insiden yang nyaris terjadi ado jotos, tepat pasca istirahat siang di ruang sidang. Pihak keamanan di pengadilan dan pengunjung menggring yang bertikai keluar dari ruang sidang. 


Kondisi itu terjadi, saat Tenaga Ahli Gubernur Riau, Dani M Nursalam dan Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, M Arief Setiawan dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebagai saksi mahkota. 


Kesaksian mereka menguliti secara detail skema perputaran uang pelicin sebelum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).


Bongkar Kode Oleh-oleh Rp450 Juta


Setelah situasi kembali kondusif, Ketua Majelis Hakim, Delta Tamtama menolak keberatan tim advokat Abdul Wahid yang memprotes status saksi mahkota kedua terdakwa.


Dalam sidang ini, Dani memberikan kesaksian di bawah sumpah, membeberkan rencana penyerahan uang Rp1 miliar dari para Kepala UPT yang sudah diketahui oleh Abdul Wahid.


Dikatakan, uang sudah ready dari Kepala UPT PUPR. "Jadi, uang sudah ready dari kepala UPT. Saat itu dibahas teknis penyerahannya. Rencananya diserahkan tanggal 5 November," ungkap Dani.


Namun, sebelum target waktu tersebut tiba, muncul kebutuhan pendanaan mendadak untuk agenda ziarah sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Riau ke makam Tuanku Tambusai di Malaysia. 


Dani mengungkapkan, awalnya dana yang diminta sebesar Rp400 juta, lalu membengkak menjadi Rp450 juta karena ada tambahan peserta rombongan.


Dana tersebut kemudian diserahkan langsung oleh Arief kepada pihak bernama Marjani di area parkir. Dani memastikan laporan penyerahan uang bernilai ratusan juta ini sampai ke telinga Abdul Wahid.


"Wahid menyampaikan bahwa uang itu sebagai uang saku untuk yang berangkat. Kemudian Marjani bilang, biar lebih halus disebut untuk oleh-oleh saja. Gubernur menjawab, terserah," urai Dani membeberkan percakapan di antara mereka.


Target Rp 1 Miliar Gagal Imbas OTT KPK


Persidangan ini juga membongkar bahwa dari komitmen awal Rp1 miliar, Arief hanya menyanggupi penyerahan bertahap. Hal ini karena sebagian dana telah terpakai untuk menutupi biaya kepergian pejabat ke Malaysia.


Dikatakan,  potongan Dana: Uang Rp1 miliar terpakai Rp250 juta untuk kebutuhan perjalanan ke luar negeri.


Kemudian sisa Setoran,.Arief berjanji akan mengusahakan sisa uang sebesar Rp750 juta.


Laporan pemotongan dana ini telah disampaikan kepada Abdul Wahid dan disetujuinya.


"Sisa Rp750 juta itu belum tersampaikan karena terjadi OTT. Uang itu kemudian disita. Saya mengetahui hal itu setelah OTT," kata  Dani lagi.


Rekaman CCTv di Kediaman Gubri


Selain membongkar transaksi tunai, Dani juga menyoroti kejanggalan infrastruktur keamanan di kediaman resmi Gubernur Riau. 


Ia memastikan sering melihat monitor CCTV dalam keadaan aktif dan berfungsi normal setiap kali melewati ruang operator.


Namun, perangkat penyimpanan rekaman atau Digital Video Recorder (DVR) tersebut mendadak raib saat KPK melakukan OTT, Senin (3/11/2025). 


Dani mengungkap bahwa alat krusial tersebut memang sengaja diganti pada awal masa kepemimpinan Abdul Wahid untuk menghindari pelacakan.


"Setahu saya DVR sudah diganti di awal Wahid menjabat. Sempat ada pembicaraan mengganti DVR-nya karena dikhawatirkan terkoneksi dengan nomor-nomor lain," tambahnya menutup kesaksian di ruang sidang yang penuh sesak tersebut. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat