Kamis, 09 Mei 2024
Hari Ini, Sekitar 10.000 Warga Asal Kampar se Riau akan Hadiri Bagholek Godang di Gelanggang Remaja | Silaturrahim Syawal 1445 H Muhammadiyah Riau, Prof. Dr H Abdul Mu'ti | AstraZeneca Tarik Besar-besaran Vaksin Covid Buatannya, Ada Apa? | Beralih Pengelolaan dari Dishub ke Disperindag, Tarif Parkir Pasar Tradisional Turun Jadi Rp1.000 | Torehkan Prestasi Tingkat Kepercayaan Publik, Dirlantas Polda Riau Raih Presisi Award dari Lemkapi | Mertua Temukan Menantu Tergantung Sudah tak Bernyawa di Kamarnya
 
Hukrim
Di Tapung Kampar, Seorang Isteri Tewas di Tangan Suami dengan Perut Ditusuk Gunting

Hukrim - - Senin, 04/03/2024 - 09:06:11 WIB

SULUHRIAU, Tapung- Seorang wanita Putri Winda Sari (29) yang merupakan YU (34) tewas mengenaskan setelah ditusuk YU perutnya dengan gunting.

Peritiwa ini berawal, diduga antara suami-isteri itu cekcok. Lalu Suaminya menusuk perut korban dengan gunting. Naas bagi isterinya, korban meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan.

Kejadian ini terjadi Minggu (3/3/2024) sekira pukul 13.00 WIB di rumah Ari Sandi (37) kakak korban, di Desa Gading Sari, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.

Hal ini benarkan oleh Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kapolsek Tapung Kompol Nursyafniati, "Korban diduga ada cek cok dengan suaminya sehingga korban datang ke rumah kakaknya dan terjadilah kejadian naas ini,"ungkap Kapolsek.

Dari hasil penyelidikan polisi, awalnya sekira pukul 12.25 Wib Arisandi mendapat telepon dari Istrinya Eva Lina bahwa korban dan pelaku sedang berada di rumahnya sedang bertengkar.

"Selanjutnya Arisandi langsung pulang ke rumah dan menemukan korban dan pelaku sedang berada di rumahnya yang mana pelaku membujuk korban untuk pulang ke rumah, namun korban menolak," terangnya.

Ketika korban beranjak pelaku langsung memeluk korban dan kemudian korban menjerit sehingga Arisandi dan isterinya mencoba untuk melerainya.
"Nah disanalah Arisandi melihat bahwa perut korban ditusuk oleh pelaku dengan menggunakan senjata tajam jenis gunting,"ungkap Nursyafniati.

Melihat hal tersebut Arisandi langsung membawa korban ke Klinik Bunda Fitriah pasar Flamboyan, "setelah dilakukan perawatan medis korban dinyatakan meninggal dunia,"ujarnya.

Setelah itu, Polsek Tapung mendapatkan informasi tersebut dari masyarakat dan langsung melakukan penangkapan pelaku yang saat itu berada di klinik Bunda Fitriah. "Selanjutnya pelaku langsung kita tangkap dan saat ini dalam pemeriksaan intensif," kata Kapolsek.

Sedangkan korban, dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan Autopsi."Untuk motif pastinya belum kita ketahui, karena masih dalam pemeriksaan intensif terhadap pelaku,"pungkas Kapolsek.(hpk)





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Internal Perusahaan Pers |Redaksi
Copyright 2012-2021 SULUH RIAU , All Rights Reserved