Selasa, 23 Juli 2024
Bupati Natuna Hadiri Rapat Paripurna Pendapat Akhir Fraksi DPRD Terhadap Ranperda TA 2024 | Potret Kota Gosong di Bangladesh Dibakar karena Kuota PNS, Gedung-Mobil-JPO Hangus | Polres Kampar Ringkus Pelaku Narkoba di Kelurahan Langgini | Kabel Fiber Optik Melintang di Pekanbaru Makan Korban, Jerat Leher Seorang Perempuan | Wardan Dicopot dari Ketua DPD Golkar Inhil, Karena Imbas Ini? | Ini Tampang Pelaku Curanmor yang Meresahkan Warga Siak Hulu Dibekuk Polisi
 
Tanjung Pinang-Kepri
Buka Program Cinta Muallaf Baznas, Bupati Natuna Ajak Umat Muslim Bayar Zakat

Tanjung Pinang-Kepri - - Rabu, 25/10/2023 - 15:17:23 WIB

SULUHRIAU, Natuna- Bupati Natuna Wan Siswandi mengajak umat Muslim yang mayoritas di Natuna rajin membayar zakat.

Zakat tersebut perlu disalurkan ke lembaga resmi seperti Badan Amil Zakat Nasional (Basnaz). Natuna ataupun Provinsi Kepri juga sudah memiliki Baznas yang dikelola oleh orang-orang profesional dalam bidangnya.

Sebab itu, Bupati mengajak warga Muslim di Natuna untuk menyalurkan zakat, seperti zakat penghasilan.

Hal itu disampaikan Bupati Natuna Wan Siswandi saat membuka Program "Cinta Muallaf" dilaksanakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), di Gedung Sri Serindit, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, Rabu, (25/10/2023).

Dikatakan, membayar zakat bagi umat Islam adalah perintah dan wajib hukumnya, apalagi bagi yang kaya dan memiliki penghasilan cukup harus mengeluarkan zakat, baik setelah sampai nisab atau sampai haulnya.

Mungkin gambar 8 orang dan mimbar

"Zakat masuk dalam lima rukun Islam yang harus diamalkan," ujar Wan Siswandi.

Bupati Wan Siswandi menambahkan, zakat merupakan salah satu ibadah dan menjadi salah satu penyempurna bagi ibadah-ibadah wajib lainnya.

“Zakat itu masuk dalam lima rukun Islam, artinya zakat itu ibadah yang wajib di lakukan. Kalau kita tinggalkan, hukumnya haram,” tegas Wan Siswandi.

“Kalau kita ada duit, punya penghasilan, tolong bayarkan zakatnya,” pinta Wan Siswandi, menambahkan.

Orang nomor satu di daerah ujung Utara NKRI itu menyebutkan, terkadang, umat Islam tidak menyadari akan pentingnya mengeluarkan zakat penghasilan. Bahkan, hal itu sering diabaikan hingga berlarut-larut.

“Terkadang kita sering bertanya, kenapa kita diberi sakit, kenapa anak kita nakal. Mungkin bisa jadi salah satu penyebabnya, karena kita sering lupa mengeluarkan zakat,” tutur Wan Siswandi.

Bupati menghimbau kepada seluruh pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Natuna, untuk mengeluarkan zakat penghasilan mereka.

Selain itu, sambungnya, sejak ia dilantik sebagai Bupati Natuna, ia langsung memberikan instruksi kepada seluruh ASN, untuk dapat bersedekah beras satu kilogram per orang perbulan.

Mungkin gambar 8 orang dan mimbar

Beras tersebut nantinya akan disalurkan kepada masyarakat Natuna, yang di anggap layak untuk mendapatkan bantuan.

“Tapi itu hanya sebatas infaq bukan zakat. Infaq itu boleh kita lakukan, boleh tidak. Kalau zakat itu wajib hukumnya,” terang mantan Sekda Natuna tersebut.

Pria kelahiran Desa Sungai Ulu itu juga menghimbau, agar warga dapat mewakafkan sebagaian harta nya untuk kedua orangtua, sebagai bekal di akhirat.

“Terkadang kita di dunia ini berusaha untuk membangun rumah besar, membeli mobil mewah, tapi lupa untuk menyiapkan tempat di akhirat. Padahal di akhirat nanti kita juga butuh rumah, butuh kendaraan. Cara menyiapkannya gimana?, yaitu dengan kita infaq atau wakafkan sebagian harta kita,” pesan Wan Siswandi.

Sementara itu Ketua Baznas Kepri, DR Fauzi, menjelaskan, bahwa kegiatan program Cinta Muallaf ini, telah di launching oleh Baznas Kepri di 7 Kabupaten Kota se-Kepri.

“Muallaf itu harus kita rangkul, karena kita memiliki satu tujuan dan pandangan. Sehingga hidup kita bisa menjadi suri tauladan. Muallaf itu jadi cerminan sebagai insan pilihan yang dibuka hatinya oleh Allah SWT,” tutur Fauzi.

Mungkin gambar 3 orang, orang belajar dan tabel

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Natuna, karena telah mendukung setiap program yang dilaksanakan oleh Baznas Kepri.

“Bahkan dari kegiatan yang kami lakukan sebelumnya, hanya Bupati Natuna yang hadir langsung di acara ini. Selebihnya hanya di hadiri oleh Sekda atau Asistennya. Namun di Natuna Bupatinya langsung yang hadir,” sanjung Fauzi.

Dalam kegiatan tersebut, Baznas Kepri juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada para Muallaf yang ada di Natuna. Diantaranya penyaluran zakat bagi muallaf, bantuan usaha dan bantuan konsumtif. (Adv, Zul)





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Disclaimer |Redaksi
Copyright 2012-2024 SULUH RIAU , All Rights Reserved