Rabu, 22 Mei 2024
Diduga Putus Cinta, Pria Warga Pulau Jambu Nekat Akhiri Hidup Gantung Diri di Jendela Kamar Rumahnya | Sore Ini, Pj Gubri Dijadwal Lantik Risnandar Mahiwa Sebagai Pj Wali Kota Pekanbaru | Pengakuan Bapak Paruh Baya Ini, Bagian Alat Vitalnya Hilang Saat Operasi Prostat, Suram Urusan... | Burung Kuaghan "Sikowan" akan Jadi Maskot Pilkada Kampar 2024 | ABK Hilang Terjatuh di Sungai Kuala Anak Mandah Inhil Ditemukan Meninggal Dunia | Risnandar Mahiwa Dikabarkan Sosok akan Jadi Pj Wako Pekanbaru Gantikan Muflihun
 
Tanjung Pinang-Kepri
Heboh, Upacara HUT ke-21 Provinsi Kepri Diwarnai Insiden Lepasnya Tali Pengait Bendera Merah Putih

Tanjung Pinang-Kepri - - Minggu, 24/09/2023 - 21:07:35 WIB

SULUHRIAU, Kepri- Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di Gedung Daerah Kota Tanjungpinang Minggu (24/2023) diwarnai insiden lepasnya tali pengait bendera merah putih.

Akibat insiden itu memicu kehebohan saat upacara berlangsung.

Lepasnya tali bendera tersebut tidak berlangsung lama, berkat aksi heroik honorer Biro Hukum Pemprov Kepri yang juga peserta  upacara berhasil memperbaiki tali bendera merah putih yang terlepas. Aksi heroiknya mendapatkan aplause dari peserta upacara lainnya.

Salah seorang peserta upacara, mengungkapkan kerkejutannya ketika melihat tali bendera lepas. "Kirain kenapa tadi, rupanya ada tali yang lepas. Tapi untung ada yang manjat buat masang," kata Ardi.

Meskipun terjadi insiden ini, upacara HUT ke-21 Kepri tetap berlangsung dengan khidmat.

Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, bertindak selaku Inspektur Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-21 Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2023 di Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ansar mengajak semua peserta upacara untuk menjadikan HUT ke-21 ini sebagai momentum parade pembangunan yang berkelanjutan.

"Mari kita jadikan Hari Jadi ini sebagai momentum parade pembangunan yang berkelanjutan dan berpaut pada pasal 11 Gurindam 12 'Hendaklah berjasa kepada yang sebangsa', bermakna sebagai anak bangsa, kita harus bisa mengerahkan segala kemampuan demi mengharumkan Negeri Melayu Kepulauan Riau," ujarnya.

Gubernur Ansar juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kepulauan Riau, termasuk Forkopimda, pemerintah kabupaten/kota, lembaga/instansi vertikal, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh wanita, dunia usaha, kalangan pers, dan masyarakat secara umum.

Kolaborasi ini telah menghasilkan berbagai program strategis di Kepulauan Riau, seperti pemenuhan konektivitas antar wilayah, percepatan infrastruktur untuk transformasi dunia digital, penguatan wilayah 3T, pemberian modal usaha dengan subsidi bunga 0% untuk UMKM, pemenuhan infrastruktur dasar melalui Program Kepri Terang, pembangunan rumah singgah, perlindungan nelayan melalui Program BPJS Ketenagakerjaan, penguatan keagamaan, peningkatan kualitas dan aksesibilitas pendidikan, penguatan nilai-nilai budaya, dan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus.

Gubernur Ansar menutup pidatonya dengan mengajak semua pihak untuk terus bersama-sama menghadapi tantangan dunia yang semakin kompleks.

"Mari kita 'Turun Tangan' bukan sekedar 'Urun Angan' dalam mewujudkan 'Ekonomi Maju, Untuk Kepri Berbudaya' menuju Kepulauan Riau yang Makmur, Berdaya Saing, dan Berbudaya," tutupnya.

Sebagai ungkapan rasa syukur dan apresiasi, setelah upacara, Gubernur Ansar memberikan penghargaan dan bantuan kepada pihak-pihak yang telah berjasa pada pembentukan Provinsi Kepri, mendukung pembangunan, serta ikut mengharumkan nama Kepri di kancah nasional. Ada sebanyak 101 penerima mendapatkan penghargaan tersebut. (src)





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Internal Perusahaan Pers |Redaksi
Copyright 2012-2021 SULUH RIAU , All Rights Reserved