Senin, 29 April 2024
Asah Kemampuan Personil, Polres Kampar Gelar Latihan Menembak | Wakil Ketua DP Partai Gerindra Minta SMSI Jaga Bahasa Indonesia | Pembukaan Gebyar Gernas BBI/BBWI dan Lancang Kuning Carnival Bakal Dihadiri Sejumlah Menteri | Polisi Diadang Sekumpulan Warga Pangeran Hidayat Saat Gerebek Kampung Narkoba | UMRI Puncaki Proposal Lolos Terbanyak Program P2MW Kemendikbudristek Tahun 2024 | Mandi di Sungai Desa Kualu Nenas, Bocah 9 Tahun Tenggelam dan Ditemukan Meninggal
 
Daerah
Beberapa Kapal Nelayan Ditangkap, Bupati Natuna Turun untuk Solusi Selesaikan Masalah

Daerah - - Minggu, 28/05/2023 - 11:42:20 WIB

SULUHRIAU, Natuna- Bupati Natuna, Wan Siswandi turun temui nelayan desa Kelarik Kecamatan Bunguran Utara, Sabtu (28/6/2023).

Kehadiran orang nomor satu di Natuna tersebut, untuk mendengar keluhan nelayan yang tengah terjadi di wilayah Bunguran Utara tentang tertangkapnya beberapa kapal nelayan cumi yang ditangkap nelayan lokal karena beroperasi di bawah 10 mil dari bibir pantai.

Menurut perwakilan nelayan Kelarik Ahadi, telah mengamankan kapal nelayan cumi. Namun ada salah satu surat kapal yang dipegang oleh PSDK untuk diproses atas pelanggaran beroperasi di bawah 10 mil dari bibir pantai.

"Saya menahan para nelayan agar tidak anarkis dan marah. Yang satu sudah dilepas karena telah selesai proses di PSDKP. Namun yang satu lagi masih di pelabuhan Kelarik dan suratnya masih di PSDKP," ungkap Ahadi.

Sementara itu, Bupati Natuna Wan Siswandi sampaikan apresiasi kepada masyarakat nelayan Kelarik yang telah mengamankan zona wilayah tangkap mereka dengan arif dan tidak berlaku anarkis.

"Pelanggaran itu urusan PSDKP, namun secara moral tanggung jawab saya bela masyarakat saya. Saya mendukung apa yang sudah dilakukan oleh nelayan menangkap dan serahkan ke PSDKP," ungkap Wan Siswandi.

Wan Siswandi juga berharap peran dari PSDKP lebih ditingkatkan lagi, agar pelanggaran-pelanggaran seperti ini tidak terjadi lagi, mengingat banyaknya nelayan luar beroperasi di perairan Natuna Utara.

"Saye berpesan, kalau masih terjadi hal seperti ini, baiknya diselesaikan dulu di tingkat kecamatan, dan saya akan tetap memantau seluruh permasalahan yang terjadi di nealyan kita Natuna," tutupnya. (rls, zul)





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Internal Perusahaan Pers |Redaksi
Copyright 2012-2021 SULUH RIAU , All Rights Reserved