Rabu, 15 Mei 2024
Pelaku Judi Online Dicokok Polsek Kampar di Desa Penyasawan | DPP PAN Rekomendasikan Ade Hartati Rahmat untuk Maju Pilkada Kota Pekanbaru 2024 | Jemaah Haji Pekanbaru Riau Kloter BTH 3 Sudah Tiba Arab Saudi | Demo Ribuan Mahasiswa Unri Tolak Mahalnya UKT dan IPI Berakhir Mediasi | Kapolda Riau Lepas Bantuan 3 Truk Sembako untuk Korban Banjir Bandang Sumbar | Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Kuansing Riau, Diduga Korban Galodo Sumbar
 
Hukrim
Aiptu R Tewas Ditikam di SPN Polda Riau Dipicu Karena Teguran, Polisi Buru Pelaku Bripka WF

Hukrim - - Rabu, 21/12/2022 - 14:01:33 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Alasan kejadian penikaman Aiptu R hingga tewas oleh Bripka WF di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau pada Selasa (21/12/2022) malam, terungkap.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto menerangkan, saat itu korban menegur pelaku dikarenakan pelaku tidak mengikuti apel konsolidasi kegiatan yang harusnya dihadiri di SPN Polda Riau.

"Kejadian bermula dari ditegurnya pelaku oleh korban. Korban ini bertugas sebagai anggota Provost di SPN. Karena pelaku tidak mengikuti apel konsolidasi dari satu kegiatan yang harusnya dihadiri," ujar Sunarto, Rabu (21/12/2022).

Pelaku kemudian tidak terima atas teguran dan tindakan dari korban kemudian terjadi cekcok. Akibat cekcok tersebut pelaku kemudian kesal dan menusuk korban menggunakan senjata tajam.

"Korban mendapat 2 luka tusukan yaitu di bagian bawah ketiak kiri dan di dada kiri. Korban dinyatakan meninggal pada Selasa, 20 Desember 2022 sekitar pukul 21.00 WIB," katanya.

Kata Sunarto, korban sendiri bertugas di bagian Provost di SPN Polda Riau, sementara itu pelaku bertugas di bagian administrasi SPN Polda Riau.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan keterangan saksi-saksi untuk mengungkap lebih dalam kasus duel maut sesama polisi tersebut.

Tidak hanya itu, polisi hingga saat ini sudah membentuk tim untuk memburu pelaku.

"Saat ini Polda Riau bergerak, kapolda telah memerintahkan kepada Direktorat terkait sudah dibentuk tim juga untuk memback up Polda Riau untuk memburu pelaku. Pelaku saat ini sudah dinyatakan DPO dan dalam pengejaran," tutupnya. (src)





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Internal Perusahaan Pers |Redaksi
Copyright 2012-2021 SULUH RIAU , All Rights Reserved