Minggu, 16 Agustus 2026 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh | Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
 
 
☰ Kuansing
Kades Teratak Rendah Nasripan:
Dana Desa untuk Ketahanan Pangan Berbasis Pengelolaan Sumber Daya dan Kearifan Lokal
Sabtu, 08 Oktober 2022 - 20:39:20 WIB
Kades Teratak, Rendah Naspiran.

SULUHRIAU, Kuansing- Sebagai aktualisasi Kebijakan Nasional tentang ketahanan pangan di desa seperti yang tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 104 tahun 2021 yang mewajibkan minimal 20% untuk ketahanan pangan.

Pemerintah Desa (Pemdes)  Teratak Rendah Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD) Kuansing Provinsi Riau, dalam hal ini Kades Teratak Rendah Nasripan mengalokasikan anggaran Rp 136.829.200 atau 20 persen dana desa tahun 2022.

Pentingnya menguatkan ketahanan pangan selain karena merupakan pondasi bagi pembangunan sektor-sektor lainnya juga karena adanya ancaman krisis pangan global sebagai akibat dari fenomena perubahan iklim dan tren populasi penduduk dunia yang meningkat.

Termasuk di Indonesia pemenuhan kebutuhan pangan nasional bagi lebih dari Rp270,2 juta penduduk perlu menjadi perhatian serius.

Mungkin gambar 5 orang, orang berdiri, rumput dan pohon

Berdasarkan data sepanjang pandemi, Global Food Security Index 2021 mencatat penurunan indeks ketahanan pangan Indonesia. Penurunan tertinggi pada dimensi keterjangkauan pangan, dari 79,0 menjadi 74,9. Artinya 4,1 persen warga kian sulit mengakses pangan.

Untuk itu, kami mengalokasikan 20 persen Dana Desa (DD) untuk ketahanan pangan sumber daya nabati dan hewani ini untuk setiap kepala keluarga, dan saat ini dalam proses pengerjaan, yaitu budidaya cabai, sayur-sayuran" kata Nasripan.

Mungkin gambar 4 orang, orang berdiri, luar ruangan dan pohon

Dilain pihak, kata Nasripan, program katahan pangan merupakan suatu keharusan desa melakukan dalam mendukung program pemerintah  sesuai regulasi penggunaan dana desa, minimal di bidang holtikultura atau sayuran, biasanya ibu-ibu setiap pagi  selalu membeli sayuran ke along, jadi dengan adanya program katahan pangan ini kebutuhan dapurnya bisa tercukupi dan tidak berharap kepada along atau orang lain.

"Alhamdulillah, antusias masyarakat luar biasa berkaitan dengan program katahan pangan ini, nyatanya sesuai dengan yang telah terealisasi, itu setiap rumah sudah ada buktinya, dan juga beberapa jenis tanaman, cabe, gambas, seledri, dan tanaman lainnya yang keseluruhannya ada 9 jenis," tegas Nasripan.

Mungkin gambar luar ruangan

"Harapan kita kegiatan ketahanan pangan desa yang tengah dikerjakan dan dikelola oleh kelompok masyarakat itu dapat terlaksana dengan baik, sehingga nanti hasilnya memberikan manfaat untuk pemenuhan kebutuhan pangan bagi masyarakat desa itu sendiri." katamya.

Ketahanan pangan desa ini menjadi perhatian untuk antisipasi berbagai kemungkinan, termasuk antisipasi perubahan iklim ekstrem. Namanya juga hukum alam maka kita harus mengantisipasi sejak dini.

Mungkin gambar 2 orang, orang berdiri, pohon dan luar ruangan

Kedepan untuk mewujudkan ketahanan pangan yang kuat, kami akan bekerjasama Dinas Pertanian Kuansing bersinergi dalam meningkatkan SDM Desa melalui pelatihan dan pendampingan program dan kegiatan peternakan dan pertanian terpadu, "tutup  Nasripan. (Adv/SR,Rda)



 
Berita Lainnya :
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  • Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    02 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    03 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    04 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    05 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    06 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    07 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    08 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    09 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    10 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    11 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    12 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    13 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    14 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    15 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    16 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    17 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    18 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    19 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    20 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    21 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
    22 Sembunyikan Sabu di Kaleng Rokok, Oknum Mahasiswa dan Kurir di Kampar Diciduk Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat