Rabu, 30 September 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Pemprov Riau
Inilah Lima Fokus Pembangunan Dalam Rakorgub se Sumatera di Riau
Kamis, 30 Juni 2022 - 19:24:59 WIB
Rapat kordinasi Gubernur se Sumatera di Hotel Premiere Pekanbaru, Kamis (30/6/2022).

SULUHRIAU, Pekanbaru- Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyampaikan bahwa dengan memperhatikan capaian indikator makro dan berbagai permasalah yang ada di Sumatera, maka pada rapat koordinasi gubernur (Rakorgub) tahun 2022 mengangkat tema transformasi ekonomi Sumatera dengan lima fokus pembangunan.

Syamsuar mengungkapkan, adapun lima fokus pembangunan tersebut yakni, pemerataan infrastruktur, hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA), penguatan jaringan pariwisata dan ekonomi kreatif, percepatan penurunan stunting dan kemiskinan ekstrim serta pembangunan rendah karbon.

"Dapat kami sampaikan pada tanggal 27 dan 29 Juni tahun 2022 telah dilaksanakan pembahasan pra rapat koordinasi teknis dan rapat koordinasi teknis untuk merumuskan kesepakatan terhadap fokus-fokus pembangunan," ujarnya, dalam Rakorgub se Sumatera di Premier Hotel Pekanbaru, Kamis (30/6/2022).

Gubri menyebutkan, hasil kesepakatan tersebut menghasilkan lima fokus pembangunan. Yaitu fokus pertama adalah pemerataan infrastruktur dengan mendorong konektivitas jalur logistik Pulau Sumatera.

Kemudian, terkait infrastruktur perbatasan, antara lain mengupayakan penanganan bersama jalan provinsi di daerah perbatasan melalui peningkatan kualitas jalan.

Mengusulkan agar jalan penghubung antar provinsi di perbatasan yang merupakan jalan provinsi untuk ditingkatkan menjadi jalan nasional. Perlunya dukungan untuk Percepatan Penyerahan P3D Pelabuhan Pengumpan Regional dan peningkatan sarana prasarana pelabuhan pada jalur tol laut.

"Terkait Over Dimension Overloading (ODOL), beberapa rekomendasi yang antara lain, komitmen, dukungan dan kerjasama para pihak dalam penanganan ODOL, operasional jembatan timbang di jalan-jalan Provinsi yang terkoneksi dengan jalan Tol dan optimalisasi fungsi terminal tipe, peningkatan jalan yang digunakan angkutan logistik/barang dinaikkan menjadi Jalan Kelas I," ujarnya.

Gubri melanjutkan, fokus kedua pembangunan di Sumatera adalah hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA). Dengan berupaya mendorong pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan atau regulasi tentang pemerataan hilirisasi SDA berbasis komoditi unggulan di Sumatera.

Selanjutnya, menyepakati membentuk forum untuk pengawasan stabilitas harga, ketersediaan dan distribusi, serta akses pembiayaan komoditi pertanian (dalam arti luas) di Sumatera.

Meningkatkan kapasitas SDM dan kelembagaan petani berbasis korporasi dalam rangka mendukung kawasan sentra produksi pertanian/lumbung pangan di Sumatera dan sebagainya.

"Mengembangkan kawasan industri halal (zona industri halal) di Sumatera. Mendorong Pemerintah Pusat dalam penyusunan master plan kawasan industri dan pemetaan core industri pada masing-masing provinsi, serta sinergi antar kawasan industri yang sudah ada (eksisting) di Sumatera," ungkapnya.

Mantan Bupati Siak ini melanjutkan, fokus ketiga adalah penguatan jaringan pariwisata dan ekonomi kreatif. Dengan menyepakati untuk membentuk tim teknis/pokja yang akan merumuskan konsep/tagline pariwisata halal khusus se Sumatera.

Jelasnya, forum menyepakati untuk mempertanyakan ke kementerian terkait tentang rencana pemberlakukan pembatasan entry point pariwisata nasional, forum menyepakati untuk membentuk pokja yang akan merumuskan konsep/tagline festival budaya/ pariwisata/ekonomi kreatif se Sumatera. Forum menyepakati untuk membangun kerjasama di bidang investasi, promosi dan pemasaran pariwisata se Sumatera.

Fokus keempat, percepatan penurunan stunting dan kemiskinan ekstrim. Dengan memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi pangan yang bergizi bagi keluarga berisiko stunting, mendorong pemerintah daerah menganggarkan penyediaan beras bio fortifikasi bekerja sama dengan Perum Bulog untuk keluarga berisiko stunting.

Kemudian, perjanjian kerja sama pelayanan kesehatan dan KB, ketahanan pangan, sarana dan prasarana antar provinsi termasuk keluarga yang berisiko stunting pada daerah perbatasan dengan melibatkan sektor terkait.
Mendorong pemerintah pusat untuk membuat regulasi yang lebih spesifik untuk mendorong sinergitas lintas sektor dalam penanganan stunting, kemiskinan ekstrim dan pelayanan kesehatan dan lain lain.

"Meminta kepada kemenkes untuk dana penanganan stunting dalam bentuk DAK tahun 2022 yang sudah menjadi bagian dari APBD Provinsi untuk tidak dibatalkan atau dihenti salur," ucapnya.

Syamsuar menerangkan, fokus kelima adalah pembangunan rendah karbon. Dengan melakukan pembentukan forum "Sumatera Hijau", serta mendorong pemerintah pusat untuk menetapkan turunan peraturan menteri tentang pelaksanaan nilai ekonomi karbon sebagai dasar bagi provinsi untuk menetapkan Perda.

Membentuk Satgas Penertiban Penambangan Tanpa Izin Lintas Provinsi di Sumatera. Menerbitkan Peraturan Presiden tentang Fasilitasi Pasca Izin Perhutanan Sosial. Menerbitkan Peraturan Presiden Pelimpahan sebagian kewenangan pemberian persetujuan lingkungan di luar kebijakan strategis nasional dan PMA.

"Serta mendorong insentif bagi daerah penghasil dan pelaku usaha energi terbarukan. Mendorong dibukanya menu DAK untuk energi terbarukan. Mendorong ekspor energi terbarukan ke Negara tetangga dan mendorong Pemerintah Pusat melalui BUMN untuk percepatan pembangunan PLT energi terbarukan di Sumatera," tutupnya. (mcr, jan)




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat