Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Kesehatan
Sempat Dikira Kelelahan, Begini Awal Ani Yudhoyono Didiagnosis Kanker Darah
Kamis, 14 Februari 2019 - 10:01:15 WIB
Ani Yudhoyono dirawat di Singapura (Foto: Dok. Instagram Annisa Pohan)

SULUHRIAU- Kabar Ani Yudhoyono mengidap kanker darah tidak disangka-sangka oleh keluarga. Awalnya, keluarga mengira Ibu Ani hanya kelelahan.

Putra sulung Ani Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menceritakan awal mula kondisi ibunya menurun. Pada Januari 2019, Ani masih mendampingi suaminya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ke Aceh.

"Nah dari situlah baru kembali dari Aceh. Kami kira hanya sakit karena kelelahan, atau kurang istirahat tapi ternyata lebih buruk dari itu," kata AHY saat berbincang dengan detikcom, Kamis (14/2/2019).

Ani Yudhoyono awalnya menjalani pemeriksaan di RSPAD Gatot Subroto. Hasilnya, ada indikasi yang tidak baik pada sel darahnya.

Atas rekomendasi tim dokter, Ani Yudhoyono kemudian dibawa ke Singapura dan menjalani pemeriksaan di National University Hospital, Singapura pada 2 Februari 2019.

"Dari beberapa pemeriksaan dan exam lanjutan, maka beberapa hari lalu kami menerima hasil bahwa memang Ibu Ani mengidap kanker darah dan cukup agresif sehingga perlu penanganan segera," ucapnya.

Oleh sebab itu, Ani Yudhoyono perlu menjalani observasi dan perawatan intensif hingga hari ini. Keluarga saat ini masih mencari berbagai opsi medis yang terbaik untuk Ibu Ani.

"Sebagai insan yang bertaqwa kepada Allah SWT pasti ini adalah ujian, cobaan bagi kami sekeluarga khususnya Ibu Ani yang harus dilalui bersama-sama dengan keteguhan terus berikhtiar, bermunajah, memohon doa, memohon perlindungan dan pertolongan dari Allah SWT karena hanya itulah kekuatan yang bisa menyembuhkan," kata AHY.

"Tetapi ikhtiar secara medis harus terus dilakukan, karena itu kami terus mencari berbagai opsi, walaupun sudah ditangani saat ini di NUH. Tapi terus tidak berhenti di situ saya sekeluarga terus mencari apa saja sih yang tersedia, teknologi apa saja yang tersedia di luar sana, metodologi apa yang paling mutakhir yang dianggap paling mampu menyembuhkan kanker darah ini," sambungnya.

Saat ini, keluarga terus bergantian menjaga Ani Yudhoyono. AHY mengatakan semangat sang ibu tidak surut meski harus berjuang melawan kanker darah.

"Beliau sangat kuat, tetap miliki semangat untuk bisa sembuh seperti sedia kala dengan sebuah motivasi yang beliau sampaikan 'saya harus bertahan, harus sembuh, harus melawan sakit ini, karena saya ingin melihat anak cucunya sukses'. Itulah yang sangat mengharukan ketika saya mendengarkan itu," tutur AHY menirukan ibunya.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat