Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Nasional
Hari Pers Nasional 2019
Jokowi: Media Harus Bisa Cari Kebenaran dan Fakta
Sabtu, 09 Februari 2019 - 15:30:49 WIB

SUULUHRIAU- Presiden Joko Widodo mengatakan di era media sosial seperti sekarang ini siapa pun bisa memposisikan diri seperti jurnalis.
Namun, tidak sedikit yang menyalahgunakan medsos dan menciptakan serta menyebarkan informasi bohong sehingga menimbulkan kegaduhan.

Media arus utama, kata Jokowi, harus mencari kebenaran dan fakta sehingga mampu memerangi kegaduhan informasi bohong itu.

“Media harus bisa mencari kebenaran dan mencari fakta,” kata Presiden Jokowi dalam sambutannya di acara puncak Hari Pers Nasional di Grand City Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu, (9/2/2019).

Kebenaran dan fakta harus disuguhkan oleh media arus utama karena di era media sosial, lanjut Jokowi, setiap orang bisa bergaya dan memposisikan diri laiknya seorang jurnalis. Banyak yang menyalahgunakan media sosial dengan menciptakan ketakutan dan kegaduhan publik.

“Setiap orang bisa bisa menjadi wartawan dan pimred. Tetapi kadang digunakan untuk menciptakan kegaduhan,” ujarnya.

Jokowi memberi contoh ketika pemerintah menyampaikan satu informasi tentang kabar dan fakta, namun di publik disimpulkan sebagai pencitraan dan itu diramaikan di media sosial.
 
“Ketika pemerintah menyampaikan well infomation society, jangan diartikan sebagai kampanye atau pencitraan, tetapi itu untuk membangun masyarakat yang sadar akan informasi," kata dia.

Ketika seperti itu yang terjadi, Jokowi berharap media konvensional yang profesional dapat menjadi pengendali suasana.

Jokowi meyakini media massa arus utama berperan penting dalam hal itu. Masyarakat, kata dia, hingga kini masih lebih percaya kepada media konvensional dari pada informasi yang bertebaran di media sosial. “Pada tahun 2018, kepercayaan terhadap media konvensional adalah 63 persen berbading 40 persen untuk media sosial,” katanya.

Pada kesempatan itu diberikan penghargaan kepada beberapa insan pers yang berperan besar pada perkembangan dan kemajuan pers. Jokowi juga juga menerima penghargaan Kemerdekaan Pers. Calon presiden nomor urut 01 itu dinilai sebagai tokoh yang peduli terhadap pers Indonesia.

Sumber : Viva.co.id | Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat