Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Politik
Muncul Isu Propaganda Rusia, Capres Dianggap Makin Bermanuver
Minggu, 03 Februari 2019 - 16:05:28 WIB

SULUHRIAU- Capres petahana, Joko Widodo (Jokowi), menyebut ada tim sukses menyiapkan propaganda ala Rusia.

Ungkapan ini menandai suhu pertarungan Pilpres 2019 mulai memanas. Masyarakat diimbau untuk lebih cerdas menangkap isu di media sosial.

"Dengan adanya itu, maka manuver-manuver sudah dilakukan oleh masing-masing capres. Tentunya ini wajar, jika dulu masih saling menjaga etika berpolitik," ungkap pengamat politik Universitas Brawijaya, Bambang D Prasetyo saat dihubungi, Minggu (3/1/2019).

Bambang melihat pertarungan antar kandidat sudah semakin 'nyata' di awal 2019 ini. Hal ini juga dipengaruhi oleh tenggat waktu pencoblosan yang kurang dari tiga bulan.

"Ini berarti sudah ramai pertarungannya. Karena juga waktu efektif hanya sekitar 2,5 bulan saja. Masyarakat harus bisa lebih cerdas, agar tak terjerumus, apalagi dengan isu hoax," tegas Ketua Program Doktor Ilmu Sosialogi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya ini.

Menurut Bambang, pernyataan Capres 01 tentang adanya penyiapan propaganda ala Rusia, bukan tak berdasar. Apalagi disampaikan langsung kepada publik.

"Tentunya Pak Jokowi memiliki dukungan data yang kuat, apakah itu dari tim suksesnya, tentang rencana atau adanya proganda seperti itu. Hingga kemudian disampaikan," tutur Bambang.

Bambang juga menyebut, itu adalah sinyal yang disampaikan oleh capres kepada rival politiknya. Karena isu-isu seperti itu, sudah pernah mengemuka dan menjadi pembahasan tim sukses.

"Ya, itu signal. Ya itulah politik kadang bicara soal message atau pesan. Selama ini, isu kan sudah lama. Bahkan pernah disampaikan oleh Ketua PPP saat itu, ketika wawancara dengan media. Itu yang mengawali dengan maksud menanggapi isu oleh tim satunya. Ya, mungkin sekarang memantapkan lagi," papar Bambang.

"Tapi memang hal-hal terkait isu tadi, memang perlu disampaikan. Negara sekelas Amerika saja, bisa diterobos. Kemungkinan ada, tapi faktanya belum ketemu kan dan belum ada. Saya bahasa ini seperti perang urat saraf," sambung Bambang.

Jokowi sebelumnya melempar bola panas melalui pernyataannya terkait ada tim sukses yang menyiapkan propaganda ala Rusia. Kubu paslon 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pun merespons ucapan Jokowi itu dan memastikan pihaknya tak akan menggunakan cara-cara yang negatif.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat