Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Politik
Muncul Isu Propaganda Rusia, Capres Dianggap Makin Bermanuver
Minggu, 03 Februari 2019 - 16:05:28 WIB

SULUHRIAU- Capres petahana, Joko Widodo (Jokowi), menyebut ada tim sukses menyiapkan propaganda ala Rusia.

Ungkapan ini menandai suhu pertarungan Pilpres 2019 mulai memanas. Masyarakat diimbau untuk lebih cerdas menangkap isu di media sosial.

"Dengan adanya itu, maka manuver-manuver sudah dilakukan oleh masing-masing capres. Tentunya ini wajar, jika dulu masih saling menjaga etika berpolitik," ungkap pengamat politik Universitas Brawijaya, Bambang D Prasetyo saat dihubungi, Minggu (3/1/2019).

Bambang melihat pertarungan antar kandidat sudah semakin 'nyata' di awal 2019 ini. Hal ini juga dipengaruhi oleh tenggat waktu pencoblosan yang kurang dari tiga bulan.

"Ini berarti sudah ramai pertarungannya. Karena juga waktu efektif hanya sekitar 2,5 bulan saja. Masyarakat harus bisa lebih cerdas, agar tak terjerumus, apalagi dengan isu hoax," tegas Ketua Program Doktor Ilmu Sosialogi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya ini.

Menurut Bambang, pernyataan Capres 01 tentang adanya penyiapan propaganda ala Rusia, bukan tak berdasar. Apalagi disampaikan langsung kepada publik.

"Tentunya Pak Jokowi memiliki dukungan data yang kuat, apakah itu dari tim suksesnya, tentang rencana atau adanya proganda seperti itu. Hingga kemudian disampaikan," tutur Bambang.

Bambang juga menyebut, itu adalah sinyal yang disampaikan oleh capres kepada rival politiknya. Karena isu-isu seperti itu, sudah pernah mengemuka dan menjadi pembahasan tim sukses.

"Ya, itu signal. Ya itulah politik kadang bicara soal message atau pesan. Selama ini, isu kan sudah lama. Bahkan pernah disampaikan oleh Ketua PPP saat itu, ketika wawancara dengan media. Itu yang mengawali dengan maksud menanggapi isu oleh tim satunya. Ya, mungkin sekarang memantapkan lagi," papar Bambang.

"Tapi memang hal-hal terkait isu tadi, memang perlu disampaikan. Negara sekelas Amerika saja, bisa diterobos. Kemungkinan ada, tapi faktanya belum ketemu kan dan belum ada. Saya bahasa ini seperti perang urat saraf," sambung Bambang.

Jokowi sebelumnya melempar bola panas melalui pernyataannya terkait ada tim sukses yang menyiapkan propaganda ala Rusia. Kubu paslon 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pun merespons ucapan Jokowi itu dan memastikan pihaknya tak akan menggunakan cara-cara yang negatif.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat