Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Menlu Arab Saudi: Pembunuhan Khashoggi Adalah Kesalahan Besar dan Parah
Senin, 22 Oktober 2018 - 19:53:06 WIB

SULUHRIAU- Arab Saudi menyebut pembunuhan terhadap jurnalis Jamal Khashoggi di konsulatnya di Istanbul, Turki sebagai sebuah kesalahan yang “besar dan parah”.
Tetapi Riyadh mengatakan bahwa Putra Mahkota Mohammed bin Salman tidak mengetahui mengenai pembunuhan itu.

Pernyataan yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel Al Jubeir adalah salah satu komentar paling terus terang yang disampaikan Riyadh sejak hilangnya Khashoggi pada awal Oktober lalu. Arab Saudi sebelumnya selalu memberi keterangan yang kontradiktif, bahkan membantah laporan Turki yang menyatakan Khashoggi telah tewas.

“Ini adalah operasi yang merupakan operasi liar. Ini adalah operasi di mana beberapa individu melakukan tindakan melebihi otoritas dan tanggung jawab yang mereka miliki, ” kata Jubeir dalam wawancara dengan Fox sebagaimana dilansir Reuters, Senin (22/10/2018).

"Mereka membuat kesalahan ketika mereka membunuh Jamal Khashoggi di konsulat dan mereka berusaha menutupi itu," lanjutnya.

Penyangkalan dan tidak adanya bukti yang mendukung alasan Arab Saudi dalam kasus Khashoggi telah membuat kepercayaan dunia internasional terhadap kerajaan kaya minyak itu terkena dampaknya.

Jerman, Inggris dan Prancis telah menuntut Riyadh untuk memberikan fakta mengenai kematian Khashoggi dan mengancam akan menghentikan penjualan senjata ke Arab Saudi jika kasus ini masih belum dituntaskan. Amerika Serikat (AS) yang merupakan salah satu sekutu dekat Riyadh bahkan tengah mempertimbangkan untuk menjatuhkan sanksi terhadap Arab Saudi atas kematian Khashoggi.

Pada Minggu, Jubeir telah menyampaikan ucapan bela sungkawa kepada putra Khashoggi, Salah. Dia mengatakan, kasus ini adalah sebuah kesalahan yang besar dan parah dan berjanji semua pihak yang bertanggungjawab akan mendapat ganjarannya.

BACA JUGA: 18 Tersangka Pembunuhan Jamal Khashoggi Ditahan, Pejabat Intelijen Saudi Dipecat

"Sayangnya, kesalahan besar dan parah telah dibuat dan saya meyakinkan mereka bahwa mereka yang bertanggung jawab akan mendapat hukuman untuk ini," ujarnya kepada Fox.

Arab Saudi telah menahan 18 orang tersangka yang diduga memiliki hubungan dengan kematian Khashoggi. Dua pejabat tinggi pemerintahan Saudi juga telah dipecat menyusul konfirmasi dari Riyadh atas kematian jurnalis Washington Post itu.

Sumber: Okezone.com | Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat