Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Ekbis
Bertemu Manusia Rp570 T, Menteri Jokowi Usul Jack Ma Institute RI
Sabtu, 01 September 2018 - 15:41:04 WIB
Pendiri Alibaba, Jack Ma
TERKAIT:

SULUHRIAU- Kehadiran pendiri Alibaba, Jack Ma, ke Indonesia tak ingin dilewatkan begitu saja oleh para menteri di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menteri Jokowi mengusulkan dibangunnya Jack Ma Institute di Indonesia untuk pembangunan talent atau SDM di bidang e-commerce.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkomifo) Rudiantara mengatakan pengembangan SDM di bidang e-commerce dibutuhkan di Indonesia. Apalagi salah satu fokus perekonomian saat ini lewat sektor ekonomi digital. Sayangnya, hal itu tidak dibarengi pemasokan talent dari dalam negeri.

"Pada kesempatan ini juga dimanfaatkan bertemu dengan Jack Ma tadi Pak Presiden, Pak Darmin, Ibu Puan Pak Menseskab, kemudian Bu Menlu dan saya memanfaatkan waktunya kapasitas sebagai steering committee peta jalan e-commerce berapa yang mengemuka dalam pembahasan tersebut adalah yang pertama adalah masalah talent atau SDM. Tolong dilihat kalau dilihat bukan platform atau e-commerce tetapi juga bagaimana mengedukasi masyarakat," kata Rudiantara di Istana Bogor, Sabtu (1/9/2018).

"Itu tadi kami usulkan untuk membuat semacam Jack Ma Institute di Indonesia. Untuk pengembangan sumber daya manusia, talent-talent yang dibutuhkan. Kita tahu kan yang besar di Indonesia itu talent-nya dari India, Bangalore, dari luar negeri, kita kembangkan di dalam negeri bukan hanya memasok talent di dalam negeri, tetapi Indonesia sebagai pusat pasok talent untuk negara-negara di regional," lanjutnya.

Rudi menjelaskan pendirian institut Jack Ma di Indonesia ditargetkan untuk SDM di platform startup yang telah ada di Indonesia. Pengembangan kapasitas SDM dalam negeri jadi fokus utama institusi tersebut.

"Kebutuhan talent ini antara lain untuk platform. Platform itu kan banyak yang namanya startup, nah tentu harus kita isi dengan orang-orang yang mengerti bagaimana menjalankan startup. Orang-orang Indonesia nah kita kembangkan kapasitasnya di sini. Lalu, pendidikan bagi ekosistem. Karena kalau startup-nya bagus, tapi misalnya kebijakan policy-nya tidak ya repot. Tahun ini sudah kirim 27 orang kalau tidak salah government officer ke Alibaba Campus. Nanti kita kembangkan di Indonesia," jelas Rudi.

Untuk membahas lebih lanjut terkait Jack Ma Institute, Rudi mengatakan menteri Jokowi akan bertemu dengan pebisnis berjulukan 'Manusia Rp 570 Triliun' itu besok.

"Pak Presiden, Pak Darmin, Bu Puan, Pak Menseskab kemudian Bu Menlu dan saya memanfaatkan waktunya karena kapasitas Jack Ma sebagai adviser dari Steering Committee Peta Jalan e-commerce. Ada yang mengemuka dari pembahasan, yakni masalah talent. Nanti besok akan ditindaklanjuti dengan Jack Ma dan beberapa menteri ada Pak Darmin, Menteri Perindustrian dan saya serta 3-4 menteri lagi," katanya.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat