Minggu, 28 April 2024
Pembukaan Gebyar Gernas BBI/BBWI dan Lancang Kuning Carnival Bakal Dihadiri Sejumlah Menteri | Polisi Diadang Sekumpulan Warga Pangeran Hidayat Saat Gerebek Kampung Narkoba | UMRI Puncaki Proposal Lolos Terbanyak Program P2MW Kemendikbudristek Tahun 2024 | Mandi di Sungai Desa Kualu Nenas, Bocah 9 Tahun Tenggelam dan Ditemukan Meninggal | HUT ke-78 TNI AU, Ribuan Warga Antusias Saksikan Berbagai Atraksi di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbar | Pekanbaru Raih Juara Umum MTQ XLII tahun 2024 Tingkat Provinsi Riau di Dumai
 
Pendidikan
LBH Pers Krisis Keuangan, Terancam Mati 2 Bulan Lagi

Pendidikan - - Jumat, 13/07/2018 - 20:11:59 WIB

SULUHRIAU- Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers saat ini tengah dilanda persoalan pendanaan.

Kondisi keuangan lembaga yang didirikan AJI pada 2003 itu diperkirakan hanya bisa membiayai operasional hingga dua bulan ke depan.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, Asnil Bambani Amri mengatakan hal ini bakal menjadi persoalan serius untuk para juru warta. Akan muncul masalah, siapa akan membela jurnalis yang tersangkut hukum.

"Siapa yang menjaga warga yang ingin bebas berpendapat? Di usianya yang ke-15 tahun, seharusnya LBH Pers menjadi lembaga yang kuat, namun yang terjadi justru sebaliknya," kata Asnil kepada wartawan di Jakarta, Jumat (13/7/2018).

Asnil pun mengajak pihak-pihak yang peduli dengan kebebasan pers dan kebebasan berpendapat agar memberikan donasi untuk LBH Pers.

AJI Jakarta rencananya pada 1 Agustus 2018 akan melakukan malam penggalangan dana untuk LBH Pers melalui orasi budaya serta lelang buku dan karya seni. Donasi juga bisa disalurkan lewat kitabisa.com.

Menurut Asnil, penggalangan dana publik untuk LBH Pers dilakukan lantaran lembaga donor tidak selamanya bisa selalu mendukung kerja-kerja NGO. Selain itu juga sebagai usaha agar LBH Pers lebih mandiri dalam persoalan pendanaan.
Juga mengajak partisipasi publik untuk bergabung dalam gerakan pembela kebebasan pers dan kebebasan berekspresi.

LBH Pers adalah anak kandung reformasi yang didirikan untuk memastikan jurnalis atau siapapun warga Indonesia memiliki kebebasan berpendapat dan bersuara. Karena fungsinya itu, LBH kerap membela jurnalis dan warga yang banyak diserang oleh musuh kebebasan pers.

Di tengah krisis keuangan, saat ini LBH Pers sedang menangani 10 kasus terkait ketidakadilan terjadap jurnalis. Kasus tersebut terdiri dari: 1 Kekerasan terhadap jurnalis, 5 kasus ketenagakerjaan jurnalis, 1 Judicial review, 1 HAKI terhadap karya jurnalis dan 2 kasus pencemaran nama baik.

"Bertahun-tahun LBH Pers mendampingi proses hukum secara pro bono," tutup Asnil.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Internal Perusahaan Pers |Redaksi
Copyright 2012-2021 SULUH RIAU , All Rights Reserved