Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Membasmi Hama Tikus Dapat Uang
Senin, 19 Februari 2018 - 09:15:46 WIB

SULUHRIAU- Ratusan warga Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, Ponorogo terlihat ramai-ramai turun ke sawah. Bukannya panen raya, mereka sibuk mencari gorong-gorong tempat persembunyian tikus agar dapat hadih, unik!

Sekitar 300 warga daftar ikut mencari hama tikus di sawah. Tidak hanya bapak-bapak, bahkan pesertanya juga ada ibu-ibu dan anak-anak yang ikut mencari tikus. Mereka rela membawa peralatan seadanya dan nyemplung ke sawah.

"Kami hadiahi bagi penangkap tikus terbanyak dapat hadiah uang jutaan Rupiah, sedangkan kalau ada yang menangkap tikus hidup dihargai Rp 5 ribu per ekor kalau tikus mati dihargai Rp 2.500," tutur Kepala Desa Bringinan, Barno saat ditemui detikcom, Senin (19/2/2018).

Bapak dua anak ini menambahkan kegiatan ini berawal dari keluhan warga yang takut tak bisa panen akibat banyaknya serangan hama tikus. "Seluas 88 hektar sawah padi di desa kami dipastikan diserang hama tikus," jelasnya.

Pantauan detikcom, ratusan warga terlihat membawa karbit yang dibakar guna menarik perhatian tikus. Mereka pun tak segan nyemplung ke sawah yang langsung disambut dengan lumpur. "Bahkan ada anak-anak dan ibu-ibu yang ikutan nyari tikus," imbuhnya.

Pria yang juga mantan TKI ini menambahkan kegiatan ini dinamai dengan 'Bringinan Darurat Hama Tikus' yang menggandeng Dinas Pertanian Kabupaten Ponorogo. "Bahkan ada warga yang tadi sudah menangkap tikus dan dibeli oleh dinas pertanian," ujarnya.

Guna memudahkan dalam mencari tikus, lanjutnya, desa menyediakan 50 kg karbit dan obat lainnya. Tidak hanya itu, nantinya masyarakat juga diwajibkan membuat perangkap tikus. "Kegiatan menangkap tikus ini dikenal dengan istilah 'gropyok', nanti yang paling banyak dapat hadiah," imbuhnya.

Kegiatan ini sebenarnya bukan agenda tahunan, namun banyaknya warga yang mengeluh akibat serangan tikus yang mengganas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Makanya diadakan acara gropyok ini. "Ini sebagai penyemangat warga untuk membasmi hama tikus supaya tidak gagal panen," pungkasnya.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat