Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Peristiwa
Membasmi Hama Tikus Dapat Uang
Senin, 19 Februari 2018 - 09:15:46 WIB

SULUHRIAU- Ratusan warga Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, Ponorogo terlihat ramai-ramai turun ke sawah. Bukannya panen raya, mereka sibuk mencari gorong-gorong tempat persembunyian tikus agar dapat hadih, unik!

Sekitar 300 warga daftar ikut mencari hama tikus di sawah. Tidak hanya bapak-bapak, bahkan pesertanya juga ada ibu-ibu dan anak-anak yang ikut mencari tikus. Mereka rela membawa peralatan seadanya dan nyemplung ke sawah.

"Kami hadiahi bagi penangkap tikus terbanyak dapat hadiah uang jutaan Rupiah, sedangkan kalau ada yang menangkap tikus hidup dihargai Rp 5 ribu per ekor kalau tikus mati dihargai Rp 2.500," tutur Kepala Desa Bringinan, Barno saat ditemui detikcom, Senin (19/2/2018).

Bapak dua anak ini menambahkan kegiatan ini berawal dari keluhan warga yang takut tak bisa panen akibat banyaknya serangan hama tikus. "Seluas 88 hektar sawah padi di desa kami dipastikan diserang hama tikus," jelasnya.

Pantauan detikcom, ratusan warga terlihat membawa karbit yang dibakar guna menarik perhatian tikus. Mereka pun tak segan nyemplung ke sawah yang langsung disambut dengan lumpur. "Bahkan ada anak-anak dan ibu-ibu yang ikutan nyari tikus," imbuhnya.

Pria yang juga mantan TKI ini menambahkan kegiatan ini dinamai dengan 'Bringinan Darurat Hama Tikus' yang menggandeng Dinas Pertanian Kabupaten Ponorogo. "Bahkan ada warga yang tadi sudah menangkap tikus dan dibeli oleh dinas pertanian," ujarnya.

Guna memudahkan dalam mencari tikus, lanjutnya, desa menyediakan 50 kg karbit dan obat lainnya. Tidak hanya itu, nantinya masyarakat juga diwajibkan membuat perangkap tikus. "Kegiatan menangkap tikus ini dikenal dengan istilah 'gropyok', nanti yang paling banyak dapat hadiah," imbuhnya.

Kegiatan ini sebenarnya bukan agenda tahunan, namun banyaknya warga yang mengeluh akibat serangan tikus yang mengganas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Makanya diadakan acara gropyok ini. "Ini sebagai penyemangat warga untuk membasmi hama tikus supaya tidak gagal panen," pungkasnya.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat