Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Sosial Budaya
Tak Percaya Hadis, Wanita Ini Pimpin Shalat Jamaah Laki-Laki
Rabu, 31 Januari 2018 - 09:41:42 WIB
Ilustrasi (int)

SULUHRIAU- Jamida Beevi menjadi imam shalat Jumat di sebuah tempat  di Desa Wandoor Cherukod, negara bagian Kerala, India selatan.  Ironisnya, tak hanya menjadi imam jamaah wanita, tapi juga laki-laki.

Beevi mengajarkan pemahamannya tersebut berdasarkan keadilan gender. "Saya percaya pada Alquran dan Alquran mengajarkan kesetaraan antar jenis kelamin. Semua diskriminasi terhadapperempuan ini buatan manusia," ujarnya seperti dikutip the Guardian, Selasa (30/1/2018). 

Berdasarkan pemahaman Islam pada umumnya, seorang imam yang memimpin shalat adalah laki-laki, kecuali jika semua jamaahnya perempuan.  Beevi mengklaim Alquran tidak berisi perintah yang mengatakan bahwa hanya orang laki-laki yang bisa memimpin sholat.

Beevi adalah anggota dari sekte kecil. Dia hanya percaya pada Alquran, tidak percaya pada hadits. "Alquranmengatakan bahwa semua manusia setara dan siapapun bisa memimpin shalat. Alquran adalah dasar Islam, bukan hadits, yang diciptakan oleh manusia setelah kematian nabi," klaimnya.

Dia memimpin shalat tidak di masjid, melainkan di kantor Alquran Sunah Society yang juga merupakan lokasi dia bekerja.  Tindakannya telah memicu reaksi, media lokal melaporkan ada pihak yang mengancam untuk membunuhnya. "Ini adalah ekstremis yang tidak dapat mentoleransi reformasi apapun. Saya mendapatkan ancamaan melalui WhatsApp, di Youtube, di Facebook, tapi saya tidak takut," katanya.

Sekretaris Jamaat-e-Islami Hind, Abdul Rahman, yang mengelola sekitar 500 masjid di Kerala, mengatakan, tindakan Beevi adalah drama yang disusun dan sebuah tipuan untuk mendapatkan popularitas secara murah sambil mengalihkan perhatian masalah komunitas Muslim.

Menurut Rahman, pembagian tugas antara pria dan wanitabukanlah diskriminasi. Ini adalah pertanyaan tentang apa yang paling sesuai untuk pria dan apa yang paling sesuai untuk wanita.

Beevi mengatakan, dia berencana untuk terus memimpin sholat. "Jika saya memerlukanperlindungan polisi, saya akan melanjutkannya. Baagaimana India bisa berkembangjika kita tidak mengubah semua hal yang membuaat wanita kembali?".

Sumber: Republika.co.id | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat