Senin, 29 April 2024
Asah Kemampuan Personil, Polres Kampar Gelar Latihan Menembak | Wakil Ketua DP Partai Gerindra Minta SMSI Jaga Bahasa Indonesia | Pembukaan Gebyar Gernas BBI/BBWI dan Lancang Kuning Carnival Bakal Dihadiri Sejumlah Menteri | Polisi Diadang Sekumpulan Warga Pangeran Hidayat Saat Gerebek Kampung Narkoba | UMRI Puncaki Proposal Lolos Terbanyak Program P2MW Kemendikbudristek Tahun 2024 | Mandi di Sungai Desa Kualu Nenas, Bocah 9 Tahun Tenggelam dan Ditemukan Meninggal
 
Metropolis
PKS, Gerindra dan PAN Rencanakan Koalisi di Pilgubri 2018

Metropolis - - Minggu, 31/12/2017 - 13:30:58 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Selain berkoalisi di lima daerah di luar Riau, PKS, Gerindra dan PAN merencanakan koalisi dalam pilgubri 2018.

Ini ditentukan setelah melalui proses mekanisme partai yang cukup alot. Nantinya, ketiga partai koalisi ini akan langsung menyerahkan Surat Keputusan (SK) dukungan bagi masing-masing kandidat di pemilihan kepala daerah serentak jilid II tahun 2018.

Khusus untuk Riau, Firdaus dan Syamsuar dari awal  sudah mendapatkan rekomendasi surat dukungan baik dari PAN. Bahkan, untuk DPW PKS secara terang-terangan mengusulkan Firdaus, Syamsuar dan Edy Tanjung menjadi bakal calon Gubenur Riau ke DPP PKS.

"Penyerahan SK nanti serentak di DPP PKS tanggal 4 Januari 2018. Nanti langsung Ketua Umum Gerindra, Ketum PAN dan Presiden PKS yang menyerahkan SK tersebut ke masing-masing calon kepala daerah dan wakil kepala daerah," kata Ketua DPW PKS Riau, Hendry Munief, Minggu (31/12/2017).

Hendry Munief mengatakan, saat ini pihaknya tidak memiliki kewenangan menyampaikan kemana PKS akan memberikan dukungan di Pilkada Riau. Hal ini mengingat, pemberi keputusan dukungan menjadi kewenangan DPP, bukan DPW PKS Riau.

"Kalau kami sifatnya hanya memberikan rekomendasi. Nanti DPP lah yang memilih kemana dukungan partai koalisi akan memberikan SK itu. Yang jelas, kita sudah bekerja dengan maksimal," ungkapnya.

Saat disinggung adanya informasi kalau PKS sudah memberikan dukungan ke Bupati Siak, Syamsuar, untuk maju di Pilgubri 2018 mendatang, ia hanya menjawab diplomatis.

"Semua serba mungkin. Bisa saja dukungan berubah. Contohnya Jabar dan Maluku yang sudah diberikan SK, tapi malah ada perubahan. Semua serba dinamis. Tapi semua itu juga dilihat dari keseriusan bakal calon juga," tutupnya. [han, jan]





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Internal Perusahaan Pers |Redaksi
Copyright 2012-2021 SULUH RIAU , All Rights Reserved