Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Terisolasi Saat Sidang DK PBB, AS Bela Keputusan Trump Soal Yerusalem
Sabtu, 09 Desember 2017 - 12:17:44 WIB
Dubes AS untuk PBB, Nikki Haley, saat memberikan penjelasan dalam Sidang DK PBB (Stephanie Keith/Getty Images/AFP)

SULUHRIAU, New York - Amerika Serikat (AS) terisolasi dalam sidang darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) yang khusus membahas Yerusalem. Dihujani kritikan oleh anggota DK PBB, AS teguh membela keputusan Presiden Donald Trump mengakui Kota Suci itu sebagai ibu kota Israel.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (9/12/2017), perdebatan sengit terjadi dalam sidang darurat yang digelar di markas PBB di New York pada Jumat (8/12) waktu setempat. Tidak ada voting untuk resolusi tertentu yang dilakukan dalam sidang darurat kali ini ini.

Sidang darurat ini digelar sekitar dua hari usai Trump secara resmi mengakui Yerusalem. Sedikitnya 8 dari 15 negara anggota DK PBB meminta langsung digelarnya sidang ini secara khusus membahas pengakuan Trump soal Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

"Keputusan ini sangat tidak membantu bagi prospek perdamaian di kawasan," tegas Duta Besar Inggris untuk PBB, Matthew Rycroft, yang menyatakan pemerintah Inggris sangat tidak setuju dengan keputusan Trump soal Yerusalem ini.

Duta Besar AS untuk BB, Nikki Haley, membela keputusan Trump dan menegaskan AS tetap berkomitmen pada upaya perdamaian dan solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina.

"Biar saya tekankan sekali lagi, presiden dan pemerintahan ini tetap berkomitmen pada upaya perdamaian," ucap Haley.

Dijelaskan Haley bahwa dalam mengubah arah kebijakan luar negeri AS, Trump hanya mengakui realitas, mengingat pemerintahan dan parlemen Israel berlokasi di Yerusalem. Menurut Haley, Trump meyakini keputusannya ini tidak akan berdampak pada hal-hal yang nantinya disepakatiIsrael dan Palestina terkait batas wilayah dan perbatasan untuk kota suci yang disakralkan tiga agama itu, Islam, Kristen dan Yahudi.

"Saya memahami kekhawatiran negara-negara anggota yang meminta digelarnya sidang ini. Perubahan itu sulit," ujar Haley.

Dalam sidang itu, lima negara Eropa yang menjadi anggota DK PBB bersikeras menyebut kebijakan baru AS ini tidak konsisten dengan resolusi-resolusi terdahulu PBB. Salah satunya resolusi PBB yang menganggap Yerusalem Timur sebagai wilayah yang diduduki oleh Israel.

Lebih lanjut, Inggris bersama dengan Prancis, Italia, Jerman dan Swedia meminta AS mengajukan proposal rinci soal solusi penyelesaian konflik Israel-Palestina. Otoritas Prancis menyebut AS telah mendepak dirinya sendiri dalam isu Timur Tengah.

"Kenyataannya adalah mereka (AS-red) sendiri dan terisolasi dalam isu ini," sebut Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian seperti dilansir Reuters.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat