Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Rokan Hilir
ADVERTORIAL
Rohil Menuju Keluar dari Endemis Penyakit Kaki Gajah
Minggu, 14 Agustus 2016 - 16:07:57 WIB
Bupati Suyatno dan para dokter

BAGANSIAPIAPI, Suluhriau- Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) terus melakukan sosialisasi kesehatan kepada masyarakat. Pemkab Rohil bertekad keluar dari endemis penyakit ini.

Salah satu upaya dengan kegiatan Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga) dari Kementrian kesehatan juga telah dilaksanakan di Rohil guna menekan angka penyakit kaki gajah di Rohil.
 Kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat bekerja sama dengan pemerintah daerah Rohil tersebut baik oleh masyarakat. Dari 4 Propinsi se-Indonesia diselenggarakan Belkaga, Rohil mewakili Propinsi Riau dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menteri Kesehatan RI dari Kabupaten Bogor menanyakan langsung kepada Bupati Rokan Hilir H Suyatno, tentang upayanya dalam pencegahan terhadap penyakit kaki gajah. Sebelum melaporkan H Suyatno menyambut baik program tersebut. Malahan dilaporkan H Suyatno bahwa Pemerintah Rokan Hilir sangat gencar memperhatikan penyakit kaki gajah.
 
Menteri Kesehatan RI Nila F Moeluk mengatakan, secara garis besar tahun lalu penyakit kaki gajah pada 2014 sebesar 19,6 persen dan tahun 2015 menjadi 4 persen, diharapkan tahun 2016 Indonesia khususnya Kabupaten Rohil terbebas dari penyakit tersebut.
 
"Perlu saya ingatkan, penyakit kaki gajah ini harus ditanggapi secara baik, karena penyebabnya akan jadi kecacatan permanen bagi penderita dan tentu dapat menimbulkan masalah sosial ekonomi," kata Nila.
 
Dia juga menjelaskan bahwa daerah endemia penyakit kaki gajah yakni Propinsi NTT, namun pemberian obat Filariasi setiap tahun tetap dilakukan. Dengan demikian ia meminta secara seksama baik pemerintah pusat, propinsi maupun kabupaten agar bisa saling kekerjasama dalam hal memberantas penyakit kaki gajah.
 
"Saya yakin kalau seksama secara perlahan Indonesia terbebas dari penyakit kaki gajah, makanya pemberian obat Filariasis sangat tepat dan perlu dilakukan secara berkelanjutan," pesan Menkes.


Acara Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga) di Kabupaten Rohil
 
Pada tahun 2015 lalau, di wilayah Kabupaten Rohil telah ditemukan penyakit kaki gajah sebanyak 42 orang namun, Untuk tahun 2016 dengan banyaknya sosialisasi dan pencegahan penyakit kaki gajah diharapkan bisa terbebas dari filariasis ini.
 
Tahun 2016 ini merupakan tahun kelima pemberian obat pencegahan massal penyakit filariasis. Secara umum, upaya yang dilakukan Pemkab Rohil pada tahap sebelumnya telah mencapai target. Dan, 1 Oktober nanti kegiatan ini akan dilakukan serentak di seluruh wilayah yang tergolong dalam wilayah endemis penyakit ini.
 
Sasaran pemberian obat pencegahan massal filariasis ini adalah seluruh masyarakat Rohil yang tergolong pada kelompok usia di atas dua tahun, kecuali ibu yang dalam kondisi hamil.
 
"Penyakit ini tidak dapat diobati. Untuk itu upaya yang dilakukan Dinkes Rohil yakni melakukan tata kelola agar tidak memperburuk kondisi penderita," kata Bupati Rohil H Suyatno.
 
Bupati Suyatno meminta kepada Diskes agar mampu membangun semangat dalam upaya pengoptimalan bulan eliminasi kaki gajah. Sekaligus untuk mengevaluasi kendala yang ditemukan pada tahapan sebelumnya.
 

Bupati Suyatno menjenguk penderita Penyakit kaki Gajah

Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Rohil mendata cakupan pemberian obat filariasis ke masyarakat, bahkan obat  tersebut sudah merata di bagikan setiap kecamatn se Rohil. Bahkan pihak Kecamatan se Rohil diminta terus melakukan survei dan pendataan terhadap warganya.
 
Menurutnya, Pembagian obat Filariasis ini untuk tahap 4, dimana untuk tahap 1, 2 dan 3 sudah di salurkan dua tahun sebelumnya. Dan boleh di bilang awal tahun 2015 ini sudah tuntas pembagiannya. Dan kemudia kemungkiunan akan di lanjutkan lagi.
 
Pembagian obat filariasis untuk masyarakat Rohil disalurkan melalui Pukesmas hingga bisa mengkaper ke Posyandu yang ada di seluruh daerah, agar masyarakat Rohil mendapat obat pencegah kaki gajah tersebut. "Secara global cakupan pemberian obatnya sudah 90 persen. Hal ini mencegah akan menularnya penyakit kaki gajah," pungkas Junaidi. (Advertoral Pemkab Rohil)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat