Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Nasional
Jokowi: Lokasi 4 WNI Sandera Abu Sayyaf Sudah Diketahui
Kamis, 05 Mei 2016 - 17:01:15 WIB

YOGYAKARTA, Suluhriau- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan lokasi empat warga negara Indonesia (WNI) yang disandera di wilayah Filipina, sudah diketahui. Saat ini tim negosiasi dari Indonesia sudah mulai membangun komunikasi dengan penyandera.

"Yang jelas lokasinya sudah kita ketahui, di pulau mana. Hanya paksi (kelompok)nya berbeda dengan yang (menculik) kemarin. Setelah diketahui lokasinya segera ditindaklanjuti dengan membangun komunikasi dengan penyandera," ujar Presiden Joko Widodo di sela pertemuan Trilateral Indonesia-Malaysia-Filipina di Gedung Agung Yogyakarta, Kamis (5/5/2016).

Meskipun demikian, kata dia,  untuk membangun komunikasi tidaklah mudah. Belajar dari proses pembebesan 10 sandera WNI yang kemarin , komunikasinya juga lama dan sangat sulit.

Sementara itu Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan terus memantau perkembangan empat sandera WNI, termasuk posisi dan kelompok mana yang memegang. Kemenlu terus meningkatkan koordinasi pelepasan empat sandera. "Komunikasi bilateral dengan Menlu Filipina terus ditingkatkan dalam kerja sama pelepasan empat WNI," tuturnya.

Supaya kasus serupa tidak terulang, Indonesia mengambil inisiatif untuk menyelenggarakan forum kerja sama tiga negara Indonesia-Malaysia-Filipina, dalam penanganan keamanan wilayah.

Dalam pertemuan trilateral tersebut, Indonesia diwakili oleh Menlu Retno Marsudi serta Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Malaysia mengirim Menteri Luar Negeri Dato' Sri Anifah Aman dan Panglima Angkatan Bersenjata Tan Sri Dato' Sri (DR) Jenderal Zulkifeli Mohd. Zin. Sedangkan Filipina mengirim Menteri Luar Negeri Jose Rene D. Almendras dan Vice Admiral Caesar C Taccad.

Menurut Retno, wilayah perairan di tiga negara tersebut memiliki peran strategis untuk negara masing-masing. Retno menyebutkan, di perairan tersebut terdapat sekitar 500 spesies koral dan 2.500 spesies laut. Belum lagi data nilai perdagangan selama 2009-2013 di wilayah tersebut yang meningkat 70 persen atau mencapai sekitar 166 milyar dollar AS. "Kasus penyanderaan kapal di wilayah laut tersebut menjadi tantangan bagi tiga negara untuk menjawabnya," kata mantan Dubes RI di Belanda tersebut.

Sumber: republika.co.id



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat