Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Nasional
JK Minta Masyarakat Menghemat Air
Selasa, 03 Mei 2016 - 15:54:13 WIB

JAKARTA, Suluhriau- Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengajak masyarakat untuk menghemat air. Efisiensi air diperlukan lantaran sumber daya air saat ini juga telah berkurang akibat rusaknya hutan dan lingkungan, sementara kebutuhan air semakin tinggi.

Meskipun 75 persen dunia terdiri dari lautan, namun hanya terdapat 0,003 persen air yang dapat dikonsumsi. Sehingga, kata JK, air selalu mengalami keterbatasan.

"Pada saat yang sama, akibat kebutuhan lahan yang makin tinggi juga lingkungan rusak, hutan rusak, sumber air jadi rusak sehingga sumber airnya menjadi berkurang maka terjadilah krisis air di banyak bagian dunia ini," kata JK saat membuka pameran IWWEF Watertech di JCC, Jakarta, Selasa (3/5/2016).

JK mencontohkan, krisis air yang terjadi di India. Sekitar 25 persen penduduk India atau sekitar 300 juta orang pun mengalami krisis air. Sedangkan di Indonesia juga telah mengalami kekurangan sumber air, sebab sekitar 50 juta hutan tercatat telah berkurang dalam kurun waktu 50 tahun. Sebab itu, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghemat dan mengatur penggunaan air dengan baik. JK kembali mencontohkan penggunaan air bersih untuk mandi dan mencuci di setiap rumah tangga.

"Kalau golongan menengah, kebutuhan airnya bisa dihitung kurang lebihnya, untuk kebutuhan mandinya kurang lebih 33 persen, kemudian 28 persen atau hampir 30 persen air itu habis untuk toilet. Begitu anda pencet setiap hari, habis juga 2-3 liter. Kemudian baru mesin cuci menghabiskan 18 persen," jelas JK.

Penggunaan tehnologi untuk menghemat air pun juga perlu dilakukan. JK pun kemudian mencontohkan penggunaan shower air yang hanya membutuhkan sekitar 12 liter dalam sekali mandi dibandingkan dengan tanpa menggunakan shower, yang membutuhkan 18 liter air.

Kendati demikian, ia juga meminta agar operator air dapat mengendalikan serta meningkatkan kualitas air yang disalurkan. Penghematan air, lanjut JK, juga dapat memberikan efek positif lainnya, seperti mengurangi biaya pengeluaran rumah tangga.

Di depan para anggota Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi), JK pun meminta agar biaya dan pelayanan kebutuhan air haruslah merata di masyarakat. Menurut dia, harga air di kalangan masyarakat pun bervariasi. Bagi masyarakat yang kurang mampu, mereka hanya membutuhkan air sekitar 10-15 kubik per hari dengan harga Rp 2.500 per kubik.

"Berarti yang dibayar masyarakat yang kurang mampu itu yang mempunyai pipa itu sekitar 25 ribu," kata JK.

Sedangkan, masyarakat yang tidak memiliki saluran air pipa harus membayar air sekitar Rp 40 ribu per kalengnya.

Sumber: republika.co.id



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat