SULUHRIAU, Rohul— Kerusakan parah jalan lintas di Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, membuat akses kendaraan semakin sulit.
Keluhan warga mendorong Bupati Rokan Hulu Anton turun langsung ke lokasi dan meminta kepastian penanganan kepada Pemerintah Provinsi Riau, Kamis (29/10/2026).
Ruas yang menghubungkan Pasir Pengaraian dengan kabupaten tetangga itu disebut nyaris tidak bisa dilalui kendaraan. Kondisinya juga menjadi perhatian karena hujan berpotensi membuat jalan semakin licin dan menyulitkan pengguna jalan.
Dalam peninjauan tersebut, Anton didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rokan Hulu Zulfikri serta Kepala Desa Sontang yang juga Ketua Apdesi Riau, H Zulfahrianto yang juga Kades Sontang.
Dari lokasi, Anton langsung menghubungi Dinas PUPR Provinsi Riau. Ia meminta informasi mengenai perkembangan rencana perbaikan ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi tersebut.
Berdasarkan hasil komunikasi itu, rencana perbaikan diketahui telah memasuki tahap lelang di tingkat Pemprov Riau. Meski demikian, belum ada keterangan mengenai waktu dimulainya pekerjaan di lapangan.
Anton menegaskan, pembagian kewenangan tidak menghalangi Pemkab Rokan Hulu untuk memperjuangkan penanganan jalan tersebut. Pemerintah kabupaten akan terus berkoordinasi dan memantau prosesnya agar rencana perbaikan segera terlaksana.
“Memang jalan ini bukan menjadi kewenangan kabupaten. Namun, kita tetap berupaya agar segera diperbaiki dengan intens melakukan koordinasi dan memantau tahapan proses di provinsi, sehingga jalan ini bisa menjadi perhatian utama untuk diperbaiki,” jelas Anton.
Bagi masyarakat, kepastian pelaksanaan pekerjaan menjadi hal yang dinantikan setelah berbagai keluhan mengenai kerusakan jalan disampaikan kepada pemerintah daerah.
Sambil menunggu proses tersebut, Anton meminta pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan. Menurutnya, kondisi jalan yang sudah rusak dapat semakin sulit dilintasi ketika diguyur hujan.
“Kami berharap masyarakat, khususnya pengguna jalan, bersabar dan senantiasa berhati-hati. Apalagi saat ini sudah memasuki musim penghujan yang membuat kondisi jalan semakin licin dan rusak,” ujarnya.
Kepala Desa Sontang, H Zulfahrianto, menyampaikan bahwa pemerintah desa akan ikut memantau perkembangan rencana penanganan. Pengawalan dilakukan bersama pemerintah daerah, sejak tahapan lelang hingga pekerjaan dilaksanakan.
“Kami akan terus berupaya bersama pemerintah daerah mengawal proses lelang ini agar jalan yang kondisinya sangat memprihatinkan dapat segera direalisasikan perbaikannya,” katanya.
Kini, rencana perbaikan masih berada pada tahap pengadaan. Koordinasi antara pemerintah desa, Pemkab Rokan Hulu, dan Pemprov Riau diharapkan dapat mendorong realisasi pekerjaan agar akses masyarakat kembali lebih aman dan mudah dilalui. (src)