Selasa, 20 Oktober 2026 Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Raih Gelar ASEAN Engineer, Pertama di Indonesia | Kejar-kejaran dengan Kurir Narkoba, Polisi Temukan 1,1 Kg Sabu dalam Tas yang Dibuang | 6.668 Keberangkatan Ilegal Dicegah, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Perlindungan PMI | Warga Kotim Digegerkan Benda Logam Mirip Kubah di Kebun Sawit, Diduga Roket Zhuque 2E China | Amankan Kampar, Polres Kampar Gelar Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Gangguan Kamtibmas | Kakanwil Kemenkum Riau Dampingi Kakanwil Kepri Teken Nota Kesepakatan dengan Gubernur
 
 
☰ Pemprov Riau
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Raih Gelar ASEAN Engineer, Pertama di Indonesia
Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:32:43 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pelaksana Tugas Gubernur Riau, Ir H S F Hariyanto, MT, IPU, ASEAN Eng, memperoleh pengakuan profesional tingkat regional sebagai ASEAN Engineer dalam rangkaian kegiatan Conference of the ASEAN Federation of Engineering Organisations ke 44 di Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/10/2026). 


Pencapaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Provinsi Riau sekaligus menandai semakin kuatnya eksistensi dan daya saing insinyur Indonesia dalam komunitas keinsinyuran tingkat ASEAN.


Dengan capaian tersebut, SF Hariyanto mencatatkan sejarah sebagai gubernur pertama di Indonesia yang memperoleh gelar ASEAN Engineer.


ASEAN Engineer merupakan pengakuan profesional keinsinyuran tingkat regional yang diberikan melalui ASEAN Engineering Register di bawah naungan ASEAN Federation of Engineering Organisations.


Pengakuan ini diperuntukkan bagi insinyur yang memenuhi persyaratan pendidikan, kompetensi, pengalaman profesional, pengembangan keprofesian berkelanjutan, serta etika keinsinyuran.


Gelar ASEAN Engineer bukan sekadar penambahan gelar profesional, melainkan representasi kredibilitas, kapasitas, dan pengalaman seorang insinyur dalam menjalankan tanggung jawab keinsinyuran.


Pengakuan tersebut juga memperluas peluang jejaring profesional dan kolaborasi antarinsinyur di kawasan ASEAN, meskipun tidak secara otomatis menjadi izin praktik di seluruh negara anggota.


Dalam momentum tersebut, SF Hariyanto didampingi Ketua Persatuan Insinyur Indonesia Wilayah Riau, Ir Ulul Azmi, ST, M Si, CST, IPM, ASEAN Eng, Sekretaris PII Wilayah Riau, Ir Angga Islam Darmawan, jajaran pengurus cabang PII se Provinsi Riau, serta Dewan Penasihat PII Wilayah Riau, Ir H Irving Kahar Arifin, ME, IPU, ASEAN Eng.


Ketua PII Wilayah Riau, Ulul Azmi, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut.


Menurutnya, keberhasilan SF Hariyanto memperoleh pengakuan ASEAN Engineer merupakan bukti bahwa kepemimpinan pemerintahan dapat berjalan beriringan dengan kompetensi dan profesionalisme keinsinyuran.


Ini merupakan kebanggaan besar bagi masyarakat Riau, khususnya keluarga besar Persatuan Insinyur Indonesia, kata Ulul Azmi, Selasa (20/10/2026).


"Bapak S F Hariyanto telah menunjukkan bahwa seorang pemimpin daerah tidak hanya dituntut memiliki kemampuan kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan, tetapi juga kompetensi profesional yang diakui secara regional, "ujarnya.


"Ini menjadi teladan bagi seluruh insinyur di Provinsi Riau dan Indonesia, "tambahnya.


Ulul Azmi menegaskan bahwa pengakuan ASEAN Engineer yang diraih SF Hariyanto memiliki nilai strategis bagi pembangunan daerah, terutama dalam mendorong penguatan sumber daya manusia keinsinyuran, peningkatan kualitas infrastruktur, pengembangan industri, serta percepatan transformasi teknologi.


"PII Wilayah Riau terus mendorong peningkatan kompetensi, sertifikasi profesi, pemenuhan legalitas praktik keinsinyuran melalui STRI dan SKIP sesuai ketentuan, serta percepatan Indeks Keinsinyuran Daerah, "ujarnya.


"Dengan semakin banyaknya insinyur Riau yang memperoleh pengakuan nasional dan internasional, kita optimistis kualitas pembangunan dan daya saing daerah akan semakin meningkat, "katanya.


Menurut Ulul Azmi, pencapaian tersebut juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi profesi, perguruan tinggi, dan dunia industri dalam membangun ekosistem keinsinyuran yang profesional, kompeten, dan berintegritas.


Sementara itu, kehadiran Dewan Penasihat PII Wilayah Riau, Ir H Irving Kahar Arifin, ME, IPU, ASEAN Eng, bersama jajaran pengurus PII Wilayah Riau menjadi bentuk dukungan organisasi terhadap pengembangan profesionalisme dan pengakuan kompetensi insinyur Riau di tingkat internasional.


CAFEO merupakan forum keinsinyuran regional yang mempertemukan organisasi profesi, praktisi, akademisi, serta pemangku kepentingan keinsinyuran dari berbagai negara anggota ASEAN.


Forum ini menjadi sarana untuk memperkuat kolaborasi, pertukaran pengetahuan, inovasi teknologi, dan pengembangan kompetensi profesional guna menjawab tantangan pembangunan kawasan.


"PII Wilayah Riau berharap pencapaian SF Hariyanto dapat menginspirasi semakin banyak insinyur di Riau untuk meningkatkan kualifikasi profesi hingga memperoleh pengakuan regional maupun internasional. "Insinyur Riau harus naik kelas, "tutup Ulul Azmi.


Tidak cukup hanya memiliki gelar akademik, tetapi harus memiliki kompetensi, legalitas, integritas, dan pengakuan profesional, ujarnya.


Dari Riau untuk Indonesia, dan dari Indonesia untuk ASEAN serta dunia, inilah semangat yang terus kita bangun melalui PII Wilayah Riau, katanya. (mcr)


 




 
Berita Lainnya :
  • Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Raih Gelar ASEAN Engineer, Pertama di Indonesia
  • Kejar-kejaran dengan Kurir Narkoba, Polisi Temukan 1,1 Kg Sabu dalam Tas yang Dibuang
  • 6.668 Keberangkatan Ilegal Dicegah, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Perlindungan PMI
  • Warga Kotim Digegerkan Benda Logam Mirip Kubah di Kebun Sawit, Diduga Roket Zhuque 2E China
  • Amankan Kampar, Polres Kampar Gelar Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Gangguan Kamtibmas
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Raih Gelar ASEAN Engineer, Pertama di Indonesia
    02 Kejar-kejaran dengan Kurir Narkoba, Polisi Temukan 1,1 Kg Sabu dalam Tas yang Dibuang
    03 6.668 Keberangkatan Ilegal Dicegah, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Perlindungan PMI
    04 Warga Kotim Digegerkan Benda Logam Mirip Kubah di Kebun Sawit, Diduga Roket Zhuque 2E China
    05 Amankan Kampar, Polres Kampar Gelar Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Gangguan Kamtibmas
    06 Kakanwil Kemenkum Riau Dampingi Kakanwil Kepri Teken Nota Kesepakatan dengan Gubernur
    07 Edarkan 18 Paket Sabu, Seorang Pria di Tapung Hulu Diciduk Polisi
    08 Buang Tas Saat Dikejar Polisi, Kurir Narkoba di Sari Galuh Tapung Tak Bekutik Dibekuk Polisi
    09 Polisi Gerebek Kamar Kos, Amankan Seorang Perempuan dan Temukan 56 Sabu serta Puluhan Cartridge
    10 6 Paket Sabu Disita, Polsek Tapung Hilir Bekuk Pria di Desa Kota Garo
    11 SDN 018 Kubang Jaya Terbakar, Bupati Kampar Perintahkan Jamin Ruang Belajar Aman Bagi 813 Siswa
    12 Kemenkum Riau Dalami Strategi Bantuan Hukum Terstandarisasi untuk Keadilan Merata
    13 Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi 13 Ranperbup Indragiri Hilir, Pastikan Sesuai Aturan
    14 Sedih, Berhari-hari Berjalan dengan Kebingungan di Bekas Karhutla Kalteng, Orangutan Dievakuasi BKSDA
    15 47 Kilogram Sabu Disita di Pekanbaru, Polda Riau Bongkar Peredaran Narkoba Skala Besar
    16 Sempena HUT ke-75 Humas Polri, Polres Kampar Berbagi Sembako untuk Warga Kurang Mampu
    17 Pamit ke Riau, Edison Manik Perkuat Sinergi Kemenkum Kepri dan Pemko Tanjungpinang
    18 Edison Manik Dorong ASN Kemenkum Riau Kuasai Metode Analisis Kebijakan Hukum
    19 Pengacara Kamarudin Simanjuntak Meninggal Dunia, Sosok yang Pernah Mengawal Keluarga Brigadir J
    20 Digrebek Dinihari, Pelaku Narkoba di Aursati Kedapatan Simpan Sabu dalam Toilet Dibekuk Polisi
    21 Menbud Fadli Zon Terpukau Candi Muara Takus, Bupati Kampar Sodorkan Proposal Pelestarian
    22 Bermain di Tepian Sungai Siak Berujung Duka, Anak 9 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat