Senin, 09 November 2026 Pengampunan Najib Razak Picu Ketegangan, Raja Malaysia Sultan Ibrahim Ingatkan Kejaksaan Agung | Detau Terpasang di Kepala Marwas Dt. Bosau Tandai Pimpin LAK, Bupati Kampar Titip Pesan Jaga Marwah Adat | Helikopter BNPB Pemadaman Karhutla Terhempas ke Sungai Barito Saat Manuver Setelah Mengambil Air | Empat THM di Pekanbaru Dirazia Gabungan, 23 Pengunjung Dites Urine, 4 Positif Narkoba | Patroli Malam di Bangkinang, Polisi Tindak 22 Pengendara yang Melanggar Aturan | Polsek Tambang Bekuk Pengedar Sabu di Jalan Tilam Rimbo Panjang
 
 
☰ Ekbis
Rapimprov Kadin Riau 2026
Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Investasi
Kamis, 24 September 2026 - 16:50:07 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru – Ekonomi Provinsi Riau tumbuh 4,75 persen pada Triwulan II 2026, sementara pertumbuhan ekonomi tanpa sektor minyak dan gas mencapai 5,70 persen. 


Capaian tersebut menjadi salah satu sorotan dalam sambutan Plt. Gubernur Riau H. SF Hariyanto pada Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Riau 2026 di Grand Elite Hotel, Jalan Riau, Kota Pekanbaru, Kamis (24/9/2026).


Sambutan dan arahan SF Hariyanto dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Ir. H. M. Taufiq Oesman Hamid, MT. Rapimprov Kadin Riau 2026 digelar bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kadin ke-58 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.


Kegiatan mengusung tema “Ekonomi Kerakyatan Untuk Indonesia Mendunia. UMKM Naik Kelas Ekonomi Berkualitas.  


Dalam sambutannya, SF Hariyanto menempatkan Rapimprov sebagai ruang strategis untuk memperkuat sinergi pemerintah dan dunia usaha dalam merumuskan arah pembangunan ekonomi Riau.


Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi Riau


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, ekonomi Riau pada Triwulan II 2026 tumbuh 4,75 persen secara year-on-year (y-on-y). Secara kumulatif, ekonomi Riau pada Semester I 2026 tumbuh 4,82 persen, sedangkan pertumbuhan tanpa sektor migas mencapai 5,70 persen. 


Dalam sambutan tersebut, SF Hariyanto menyebut kinerja ekonomi Riau juga menunjukkan posisi penting dalam perekonomian nasional. 


Riau disebut sebagai penyumbang ekonomi terbesar keenam di Indonesia dan memiliki PDRB terbesar kedua di luar Pulau Jawa. Data BPS mencatat Riau berkontribusi 23,33 persen terhadap perekonomian regional Sumatera. 


“Rapimprov ini bukan sekadar agenda rutin organisasi. Ini adalah ruang strategis bagi pemerintah dan dunia usaha untuk menyatukan langkah, membangun optimisme, serta merumuskan kebijakan ekonomi Riau yang semakin inklusif dan berkualitas ke depan,” ujar SF Hariyanto dalam arahannyani yang dibacakan Taufiq.


Dari sisi investasi, realisasi investasi Provinsi Riau pada Triwulan II 2026 mencapai Rp20,23 triliun, tumbuh 59,62 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Investasi tersebut berasal dari 8.354 proyek yang tersebar di 12 kabupaten/kota. 


Komposisi investasi didominasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp15,56 triliun atau sekitar 77 persen. Sementara Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp4,67 triliun atau sekitar 23 persen dari total realisasi investasi Triwulan II 2026. 


Realisasi investasi tersebut juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja. Data yang disampaikan Pemerintah Provinsi Riau mencatat investasi Triwulan II 2026 menyerap 10.944 tenaga kerja, terdiri dari 10.919 tenaga kerja Indonesia dan 25 tenaga kerja asing. 


“Kami berharap KADIN harus menjadi katalisator, kolaborator, dan penggerak utama pembangunan ekonomi daerah,” kata SF Hariyanto dalam sambutannya.


Dorong Hilirisasi dan UMKM Naik Kelas


SF Hariyanto mengarahkan agar sinergi pemerintah dan Kadin tidak berhenti pada pencapaian angka pertumbuhan dan investasi. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan nilai tambah ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Riau.


Fokus pembangunan yang disampaikan meliputi akselerasi hilirisasi industri berbasis potensi daerah, penguatan ketahanan pangan melalui efisiensi rantai pasok dan logistik, serta transformasi UMKM agar semakin terintegrasi ke dalam rantai nilai industri besar.


Menurut arahan tersebut, Kadin memiliki posisi penting dalam mempertemukan kepentingan pemerintah dengan pelaku usaha, asosiasi, serta berbagai kelompok dunia usaha. Rapimprov diharapkan menjadi forum untuk menghasilkan keputusan dan rekomendasi strategis yang dapat memperkuat iklim usaha di Riau.


Dari sisi ketenagakerjaan, BPS mencatat jumlah angkatan kerja Riau pada Mei 2026 mencapai 3,44 juta orang, dengan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) sebesar 67,58 persen. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada periode yang sama tercatat 4,09 persen. 


Kinerja tersebut menjadi bagian dari konteks yang melatarbelakangi dorongan pemerintah agar pertumbuhan ekonomi, investasi, dan aktivitas dunia usaha terus diarahkan pada penciptaan lapangan kerja serta peningkatan manfaat ekonomi bagi masyarakat.


SF Hariyanto juga mengingatkan pentingnya menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi. Pemerintah dan dunia usaha didorong untuk mempertahankan momentum pertumbuhan sekaligus memastikan kebijakan ekonomi tetap berpihak pada penguatan ekonomi kerakyatan.


Dalam sambutannya, SF Hariyanto menegaskan bahwa arah pembangunan Riau ke depan perlu bertumpu pada kolaborasi. “Saya mengajak kita semua untuk menjadikan Rapimprov ini sebagai ruang lahirnya keputusan-keputusan strategis yang memperkuat dunia usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Bumi Lancang Kuning,” ujarnya.


Rapimprov Kadin Riau 2026 sekaligus menjadi momentum memperingati HUT Kadin ke-58. Dengan tema ekonomi kerakyatan dan UMKM naik kelas, forum tersebut diarahkan untuk memperkuat peran dunia usaha dalam pembangunan ekonomi daerah sekaligus memperluas konektivitas antara UMKM dan industri.


SF Hariyanto berharap hasil pembahasan Rapimprov dapat menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi pembangunan Riau. Pemerintah Provinsi Riau juga mengharapkan Kadin terus menjadi mitra strategis dalam memperkuat investasi, hilirisasi, ketahanan pangan, logistik, dan pengembangan UMKM.


Dengan pertumbuhan ekonomi Triwulan II 2026 sebesar 4,75 persen dan realisasi investasi Rp20,23 triliun, pemerintah daerah menempatkan kolaborasi dengan dunia usaha sebagai bagian penting dalam menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Riau.


Rapimprov Kadin Riau 2026 diharapkan menjadi salah satu forum untuk menerjemahkan capaian tersebut ke dalam agenda dan rekomendasi pembangunan berikutnya. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • Pengampunan Najib Razak Picu Ketegangan, Raja Malaysia Sultan Ibrahim Ingatkan Kejaksaan Agung
  • Detau Terpasang di Kepala Marwas Dt. Bosau Tandai Pimpin LAK, Bupati Kampar Titip Pesan Jaga Marwah Adat
  • Helikopter BNPB Pemadaman Karhutla Terhempas ke Sungai Barito Saat Manuver Setelah Mengambil Air
  • Empat THM di Pekanbaru Dirazia Gabungan, 23 Pengunjung Dites Urine, 4 Positif Narkoba
  • Patroli Malam di Bangkinang, Polisi Tindak 22 Pengendara yang Melanggar Aturan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pengampunan Najib Razak Picu Ketegangan, Raja Malaysia Sultan Ibrahim Ingatkan Kejaksaan Agung
    02 Detau Terpasang di Kepala Marwas Dt. Bosau Tandai Pimpin LAK, Bupati Kampar Titip Pesan Jaga Marwah Adat
    03 Helikopter BNPB Pemadaman Karhutla Terhempas ke Sungai Barito Saat Manuver Setelah Mengambil Air
    04 Empat THM di Pekanbaru Dirazia Gabungan, 23 Pengunjung Dites Urine, 4 Positif Narkoba
    05 Patroli Malam di Bangkinang, Polisi Tindak 22 Pengendara yang Melanggar Aturan
    06 Polsek Tambang Bekuk Pengedar Sabu di Jalan Tilam Rimbo Panjang
    07 Buat Sungai Setingkai Keruh, Dua Penambang Emas Ilegal Ditangkap Polsek Kampar Kiri
    08 Doli Kurnia Bantah Isu Munaslub Golkar, Sebut Ada Upaya Memperkeruh Internal Partai
    09 Aksinya Terekam CCTV, Spesialis Bongkar Rumah Ditangkap Polsek Tapung
    10 Pahami KUHP dan KUHAP Baru, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Perancang Nasional
    11 Siapkan Peacemaker Training 2026, Kemenkum Riau Dorong Kades dan Lurah Jadi Juru Damai
    12 Info Narkoba Viral di Medsos, Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Amankan Dua Orang Positif Sabu
    13 Kemenkum Riau Teken Addendum Bankum Periode II, Gandeng 22 LBH untuk Warga Miskin
    14 Kemenkum Riau Bedah Pembinaan Jabatan Perancang Terkait Terbitnya PermenPANRB 19 Tahun 2026
    15 Pemerintah Siapkan Seleksi CPNS 2026, Pendaftaran Dibuka November
    16 Kabar Baik!, Pemerintah Putuskan PPPK Paruh Waktu Lintas Profesi Diangkat Penuh Waktu Mulai 2027
    17 Luka Bakar di Kaki Bocah 4 Tahun Bongkar Dugaan Pencabulan, Pria 25 Tahun Ditangkap
    18 Tangkap Kurir Ganja, Polisi Ungkap Bandar dengan 1,2 Kg Ganja dan Sabu di Desa Tanjung
    19 Grebek Rumah di Kota Bangun, 11 Paket Sabu Disimpan di Plafon Disita, Satu Orang Ditangkap
    20 PETI di Dusun Napan Kampar Kiri Ditertibkan, Polisi Kampar Bakar Rakit Alat Tambang
    21 Operasi Sarang Narkoba di Pekanbaru, 18 Bandar hingga Kurir Dibekuk
    22 Penggerebekan di Pekanbaru Ungkap 53 Pot Diduga Ganja dan Paket Siap Edar, Dua Pria Diamankan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat