Rabu, 23 September 2026 Antrean Solar Mengular di SPBU, DPRD Riau Dorong Satgas Khusus Bongkar Kebocoran BBM Subsidi | Bisnis Arang Ilegal di Rupat Terbongkar, 10 Ton di Kapal 75 Ton di Gudang, Dua Tersangkap Ditangkap | Skema Lintas Batas Karimun-Meranti Mengemuka, Kemenkum Riau Soroti Pekerja Passing | Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pembentukan Sentra KI Provinsi Riau | Tata Kelola Pengawasan Notaris Dievaluasi, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis | Suka Makmur Bergema Sholawat di Malam Maulid, 450 Jamaah Padati Masjid Adh Dhaw
 
 
☰ Metropolis
Penegakan Hukum Lebih Mendesak dari Tambah Kuota
Antrean Solar Mengular di SPBU, DPRD Riau Dorong Satgas Khusus Bongkar Kebocoran BBM Subsidi
Rabu, 23 September 2026 - 19:34:10 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru– Antrean panjang truk dan kendaraan logistik di SPBU masih terlihat hampir setiap hari di Riau. Solar subsidi yang seharusnya mudah didapat, justru langka.


Persoalan itu memicu langkah tegas di DPRD Riau. Rabu (23/9/2026), Komisi IV DPRD Riau menggelar rapat koordinasi dengan banyak pihak.


Hasilnya, muncul desakan membentuk Satuan Tugas khusus untuk mengusut kebocoran distribusi solar subsidi.


Rapat dihadiri Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan, Ketua Komisi IV Ma'mun Solikhin, serta perwakilan GMKR, GEMA, LMB, Hiswana Migas Riau, hingga unsur TNI dan Kepolisian.


Desakan pembentukan Satgas bukan tanpa alasan. Dugaan penyalahgunaan dan penyelewengan solar subsidi dinilai sudah mengganggu aktivitas harian masyarakat. Penegakan hukum dianggap lebih mendesak ketimbang sekadar menambah kuota.


Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan memastikan usulan ini akan segera ditindaklanjuti.


Secepat mungkin akan disurati Pak Plt Gubernur Riau SF Hariyanto dan dinas terkait untuk pembentukan itu. Tentu nanti melibatkan diskusi dengan Forkopimda dan instansi terkait, kata Parisman usai rapat.


Senada, Ketua Komisi IV Ma'mun Solikhin berharap Satgas bisa terbentuk dalam waktu singkat. Menurutnya, kelangkaan solar sudah terlalu lama berlarut dan belum terurai.


Kalau kita berharap memang semakin cepat semakin bagus, karena kelangkaan ini kita rasakan sehari-hari, ujar Ma'mun.


Ia menegaskan masalah ini tidak bisa diselesaikan jika instansi berjalan sendiri-sendiri. Harus ada koordinasi dari hulu sampai hilir. Dari pengiriman, pengawasan SPBU, sampai pemakaian di lapangan.


Ada beberapa kejanggalan yang disorot DPRD. Pertama soal disparitas harga yang jomplang antara solar subsidi dengan BBM nonsubsidi seperti Dexlite. Kondisi ini memicu pergeseran dan godaan penyalahgunaan.


Kedua soal sistem barcode. DPRD mempertanyakan mengapa mobil-mobil mewah seperti Mitsubishi Pajero dan Toyota Fortuner masih bisa lolos menggunakan barcode solar subsidi.


Yang kita heran mengapa mobil-mobil bagus lolos di barcode-nya juga, ucap Ma'mun.


Ketiga, indikasi pemakaian solar subsidi oleh industri besar. DPRD mendapat laporan di lapangan, solar subsidi dipakai untuk alat berat, mesin pabrik, hingga modus pelangsiran memakai kendaraan yang dimodifikasi.


Isu itu bahkan menyeret dugaan adanya oknum yang membekingi.


Berita-berita dari bawah ini bahwa ini dibacking aparat dan sebagainya. Makanya kita undang tadi dari Polda sampai TNI, semua matra kita undang, tutur Ma'mun.


Soal wacana penambahan kuota, DPRD Riau tegas menolak sebelum audit dilakukan. Tambah kuota dianggap percuma jika kebocoran belum ditutup.


Teman-teman yang lain, ini tidak perlu, karena sudah cukup sebenarnya. Cuma ada penyelewengan itu, ungkapnya.


Jika titik penyelewengan ditemukan dan ditertibkan, kuota yang ada diyakini sudah cukup untuk kebutuhan masyarakat.


Kalau ketemu penyelewengannya kemudian ternyata kuotanya tidak perlu ditambah pun bisa teratasi, nah itu kan lebih bagus, lanjutnya.


Pengawasan SPBU juga jadi catatan. Kendala jaringan sistem digital dan CCTV yang tidak berfungsi di wilayah terpencil membuat kontrol lemah.


Namun Ma'mun mengingatkan, tanggung jawab tidak boleh berhenti di pintu SPBU. Pengawasan harus melebar hingga pemanfaatan di luar SPBU.


Kalau SPBU, ini tanggung jawabnya mulai dari titik nol. Setelah keluar ke mana-mana, dia tidak punya tanggung jawab, pungkasnya.


Melalui Satgas gabungan yang melibatkan provinsi, kabupaten kota, dan aparat penegak hukum, DPRD berharap peta kerawanan bisa dipetakan. Termasuk penindakan terhadap oknum yang mengambil hak masyarakat. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Antrean Solar Mengular di SPBU, DPRD Riau Dorong Satgas Khusus Bongkar Kebocoran BBM Subsidi
  • Bisnis Arang Ilegal di Rupat Terbongkar, 10 Ton di Kapal 75 Ton di Gudang, Dua Tersangkap Ditangkap
  • Skema Lintas Batas Karimun-Meranti Mengemuka, Kemenkum Riau Soroti Pekerja Passing
  • Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pembentukan Sentra KI Provinsi Riau
  • Tata Kelola Pengawasan Notaris Dievaluasi, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Antrean Solar Mengular di SPBU, DPRD Riau Dorong Satgas Khusus Bongkar Kebocoran BBM Subsidi
    02 Bisnis Arang Ilegal di Rupat Terbongkar, 10 Ton di Kapal 75 Ton di Gudang, Dua Tersangkap Ditangkap
    03 Skema Lintas Batas Karimun-Meranti Mengemuka, Kemenkum Riau Soroti Pekerja Passing
    04 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pembentukan Sentra KI Provinsi Riau
    05 Tata Kelola Pengawasan Notaris Dievaluasi, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis
    06 Suka Makmur Bergema Sholawat di Malam Maulid, 450 Jamaah Padati Masjid Adh Dhaw
    07 Porsenijar PGRI Riau 2026 Bergulir, Dihadiri Ketum PGRI Prof Dr Unifah Rosyidi: Wadah Pemersatu Guru
    08 Perkuat Regulasi Daerah Sejak, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Uji Petik Pedoman Propemperda
    09 Pastikan Kesiapan SKD Poltekpin 2026, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan BKN Pekanbaru
    10 Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah
    11 Lepas 88 Guru Kampar ke Porsenijar Riau di Siak, Wabup Misharti Bakar Semangat Juara
    12 Akan Ditertibkan, Wako Pekanbaru Larang Portal di Jalan Perumahan yang Dibangun Pakai APBD
    13 Indonesia-Tiongkok Pacu Kerja Sama Kota Digital dan Keamanan Publik
    14 Banjir Bandang Sapu Pusat Pemerintahan Solok, Puluhan Kantor Terendam
    15 Dari Pasar Arengka Pekanbaru ke Langgini, Jejak Sabu Berakhir di Polres Kampar
    16 Cegah Karhutla, Bupati Kampar Siapkan Alat Berat Bantu Warga Buka Lahan Tanpa Bakar
    17 Bripda Mega Harumkan Polres Kampar, Borong 2 Emas Taekwondo Riau dan Piala Panglima TNI
    18 106 Peserta di Riau Siap Ikut SKD Poltekpin 2026, Kanwil Kemenkum Matangkan Persiapan
    19 Lantik 5 Pejabat Fungsional Non-Manajerial, Kakanwil Kemenkum Riau Tekankan Dedikasi dan Integritas
    20 Langgar Aturan, WNA Malaysia Dideportasi Imigrasi Pekanbaru Lewat Bandara SSK II
    21 Upacara Harhubnas di Kampar, Bupati Tekankan Keselamatan Bukan Seremonial
    22 Asap Selimuti Riau, BMKG Catat 22 Hotspot dan Udara Kabur Hari Ini
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat