Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Kampar
Dari Muara Takus ke Malaysia, Batik Kampar Curi Perhatian di Ajang Internasional
Minggu, 20 September 2026 - 17:28:14 WIB

SULUHRIAU, Kampar— Batik khas Kampar kembali naik kelas. Wastra kebanggaan Bumi Serambi Mekkah Riau itu tampil di panggung internasional Precious of Malaysia Citraloka 2026 International Cultural Fashion Week yang berlangsung 11 hingga 16 September 2026 di Malaysia.


Capaian tersebut menjadi pembahasan dalam pertemuan Ketua Dekranasda Kabupaten Kampar Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar bersama Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja di Rumah Dinas Bupati Kampar, Bangkinang Kota, Sabtu 19 September 2026.


Pertemuan dihadiri Kepala Disnaker Kampar Edward didampingi Ketua Dharma Wanita Dian R Natalia Edward, Kabid Pembinaan dan Pengembangan IKM Agusni Mariani, serta para pelaku dan penggiat batik.


Hadir desainer Rini Widiantari dari MyRin Syari, Rumah Batik Moringa binaan Nurhidayah Sari, dan Rumah Batik Muara Takus binaan Oma Lasvita. Kedua rumah batik tersebut merupakan binaan Dekranasda Kabupaten Kampar.


Ketua Dekranasda Tengku Nurheryani menyampaikan apresiasi atas kiprah batik Kampar yang berhasil menembus ajang internasional.


Menurutnya, penampilan di Malaysia menjadi bukti batik Kampar memiliki kekayaan motif dan filosofi yang mampu bersaing.


Salah satu karya yang tampil di Malaysia adalah Batik Candi Muara Takus dengan motif Candi Muara Takus dan Pucuk Rebung.


Karya lain yang mencuri perhatian adalah Batik Jumputan Rumah Batik Moringa dengan tema Senja di Tepian Kampar yang mengangkat keindahan alam Kampar ke dalam selembar kain.


Dalam pertemuan itu, Tengku Nurheryani menekankan pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual bagi setiap motif batik.


"Pencatatan dan perlindungan KI menjadi langkah penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga keaslian dan identitas karya para perajin batik Kampar," ujarnya.


Perlindungan KI diharapkan mencegah penggunaan atau pengakuan motif oleh pihak lain tanpa izin. Sehingga pelaku usaha lebih aman dan leluasa mengembangkan produk.


Pembahasan juga diarahkan pada strategi pengembangan batik agar tidak hanya mempertahankan nilai tradisional, tetapi juga adaptif terhadap pasar.


Inovasi desain, warna, model, dan pemanfaatan dalam berbagai produk menjadi kunci agar batik Kampar relevan dengan selera konsumen.


Selain batik, Dekranasda juga mendorong pengembangan potensi industri lokal lain, termasuk produk berbahan daun kelor agar kekayaan sumber daya Kampar menjadi produk kreatif bernilai ekonomi.


Sebelum tampil di Malaysia, Batik Kampar juga dipamerkan di stan Kabupaten Kampar pada kegiatan APKASI di Serpong, Tangerang, Banten.


Kehadiran Batik Kampar di APKASI mendapat perhatian pengunjung dari berbagai provinsi.


Sejumlah produk bahkan laku dibeli konsumen lintas daerah. Pembeli mengaku Batik Kampar memiliki keunikan tersendiri dan tampil berbeda dibandingkan batik pada umumnya.


Dengan pengalaman tampil di ajang nasional dan internasional, Batik Kampar diharapkan semakin percaya diri bertransformasi dari kerajinan lokal menjadi industri kreatif yang membawa identitas budaya Kampar ke tingkat yang lebih luas. (kmf)


 




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat