Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Kampar
Genjot Ekonomi Petani Tidak Hanya Sawit, Kampar Bidik Pisang Cavendish Jadi Komoditas Unggulan
Rabu, 16 September 2026 - 20:52:07 WIB

SULUHRIAU, Kampar— Pemerintah Kabupaten Kampar tidak ingin hanya mengandalkan dana pusat.Sektor hortikultura kini didorong menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.


Komitmen itu disampaikan Bupati Kampar H Ahmad Yuzar saat menghadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura di Aula Kantor Bupati Kampar, Rabu (16/9/2026) 


Kegiatan dihadiri pengembang ekonomi kerakyatan Jefry Noer yang juga Bupati Kampar pada masanya, Sekda Kampar Dr Ardi Mardiansyah, Bung Ardo, jajaran perangkat daerah, perwakilan perusahaan, camat, dan kepala desa se-Kabupaten Kampar.


Ahmad Yuzar mengatakan pembangunan daerah butuh inovasi dan kontribusi semua pihak.


Tidak bisa hanya berharap dari pusat. 
Pemerintah daerah harus membuka peluang ekonomi yang bermuara pada penguatan ekonomi masyarakat.


"Untuk membangun daerah, kita tidak hanya bisa mengandalkan dana dari pusat. Kita harus memiliki inovasi dan melakukan berbagai upaya yang bermuara pada penguatan ekonomi kerakyatan," ujarnya.


Menurutnya, Kampar memiliki potensi dan SDM yang bisa menjadi contoh pertanian modern.


Salah satunya Jefry Noer yang sukses mengembangkan pisang Cavendish hingga menembus pasar ekspor dan mendukung kebutuhan program Makan Bergizi Gratis.


"Kita sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Kita ingin pola pengembangan yang sudah berhasil dapat ditularkan ke seluruh wilayah Kabupaten Kampar sesuai dengan potensi masing-masing daerah," katanya.


Ahmad Yuzar menegaskan pengembangan hortikultura tidak berhenti di budidaya.


Perlu pendampingan petani, penerapan SOP, hingga akses pemasaran.


Dengan tata kelola yang baik, hortikultura dinilai memberi nilai ekonomi signifikan.


"Kita yakin, kalau dipelihara sesuai SOP, hasilnya tidak akan mengecewakan. Kita juga sudah melihat langsung lokasi pengembangannya beberapa waktu lalu. Ini merupakan contoh baik yang bisa kita kembangkan di Kampar," ungkapnya.


Ia juga mengajak perusahaan bersinergi mengembangkan sumber ekonomi masyarakat, terutama di sekitar lingkungan perusahaan.


"Lebih dari itu, kita ingin menciptakan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Kampar. Karena itu, kita mengajak seluruh pihak, termasuk perusahaan, untuk bersinergi," tegasnya.


Bupati berharap hortikultura menjadi model pemberdayaan yang bisa direplikasi di tiap kecamatan dan desa sesuai karakteristik wilayah.


Kolaborasi pemerintah, petani, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan membuat sektor pertanian lebih produktif dan mempercepat kesejahteraan.


"Kalau kita bisa mengembangkan potensi yang ada secara bersama-sama, kita yakin akan lahir pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru. Ini bagian dari upaya kita mempercepat pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kampar," pungkasnya.


Pada kesempatan itu Jefry Noer memaparkan prospek pisang Cavendish, mulai tata kelola hingga strategi pemasaran sampai mancanegara.


Kegiatan dilanjutkan diskusi dan tanya jawab tentang peluang pengembangan hortikultura khususnya pisang Cavendish. (hpk)


 




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat