Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Ekbis
Manggis Ratu Palas dan Nenas Madu Bayas Jaya Inhil Bidik IG, Kemenkum Riau Turun Tangan
Senin, 14 September 2026 - 19:31:38 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru— Nama besar sebuah produk bisa lahir dari tanah tempat ia tumbuh.


Itu alasan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau menggandeng Kabupaten Indragiri Hilir. 


Fokusnya menguatkan pelindungan Kekayaan Intelektual untuk produk unggulan daerah.


Senin (14/9/2026), Kanwil Kemenkum Riau menggelar edukasi bertajuk Penguatan Pelindungan Kekayaan Intelektual melalui Inventarisasi dan Pendampingan Potensi Indikasi Geografis. 
Kegiatan berlangsung di Aula Ismail Saleh, Kantor Wilayah Kemenkum Riau.


Dua komoditas Inhil yang disorot. Manggis Ratu Pulau Palas dan Nenas Madu Bayas Jaya.


Hadir Kepala Divisi Pelayanan Hukum Febri Mujiono, Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Yuliana Manulang, perwakilan Pemkab Inhil, serta Guru Besar UIN Suska Riau Prof. Dr. Rosmaina.


Acara dibuka resmi oleh Febri Mujiono. Ia menegaskan pelindungan Indikasi Geografis penting untuk menaikkan nilai ekonomi dan daya saing produk.


"Indikasi Geografis memberikan pengakuan terhadap kekhasan produk yang memiliki keterkaitan dengan wilayah geografis tertentu," ujarnya.


Materi pertama disampaikan Aditya Nugraha. 


Peserta mendapat pemahaman tentang konsep GI, dasar hukum, manfaat, objek pelindungan, dokumen deskripsi, persyaratan, hingga pembinaan dan pengawasan.


Indikasi Geografis berkaitan erat dengan reputasi, kualitas, dan karakteristik produk. Ciri itu dipengaruhi faktor alam dan manusia di wilayah asalnya.


Sesi berikutnya diisi Prof. Dr. Rosmaina. Ia membahas Pelepasan Varietas Tanaman untuk potensi pertanian Inhil.


Sebagai contoh, ia menyebut Nenas Mahkota Siak dan Nenas Suska Kualu yang sudah terdaftar sebagai varietas unggul nasional. 


Pendataan dan pelindungan varietas unggul disebut kunci agar produk tidak mudah ditiru.


Diskusi dan tanya jawab menutup rangkaian. Perangkat daerah Inhil dan pemangku kepentingan membahas syarat pelindungan, penyusunan dokumen deskripsi, serta langkah pengembangan produk.


Forum ini juga menjadi ruang inventarisasi produk lain yang berpotensi mendapat pelindungan KI.


Kanwil Kemenkum Riau bersama Pemkab Inhil dan perguruan tinggi berkomitmen memperkuat koordinasi. Mulai dari inventarisasi, pendampingan, pengembangan, hingga pelindungan.


Harapannya, Manggis Ratu Pulau Palas dan Nenas Madu Bayas Jaya bisa berkembang berkelanjutan. 
Sekaligus memberi nilai tambah bagi petani dan daerah.


Di bawah kepemimpinan Rudy Hendra Pakpahan, Kanwil Kemenkum Riau ingin layanan KI tidak berhenti di pencatatan. Tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


Sinergi dengan pemerintah daerah, kampus, pelaku usaha, dan masyarakat jadi kunci. 
Agar ekosistem Kekayaan Intelektual di Riau benar-benar memberi manfaat nyata. (rls)


 


 




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat