Minggu, 25 Oktober 2026 Jangan Abai! Operasi Patuh Lancang Kuning Dimulai Senin 26 Oktober, Ini 10 Sasarannya | SK Diperpanjang, Gaji PPPK Paruh Waktu Kampar Mulai Cair Senin 26 Oktober | Pabrik Lee Biscuits Tutup Akhir Oktober Ini Setelah 92 Tahun Berjalan, Biskuit Marie Hadapi Babak Baru | Kapolri Suyudi Dorong Larangan Total Vape, Soroti Ancaman Pintu Masuk Narkotika Cair | Sejumlah Titik di Pangeran Hidayat Disisir Polisi, 18 Paket Sabu dan 4 Pria Positif Narkoba Diamankan | Air Sungai Batang Bio Keruh, Polsek Kampar Kiri Gerebek PETI di Tanjung Permai, 5 Rakit Dibakar
 
 
☰ Peristiwa
30 Kilometer, Tanpa Sinyal, Medan Terjal-Kapolres Kampar dan Tim Padamkan Karhutla di Kampar Kiri
Kamis, 10 September 2026 - 09:41:13 WIB

SULUHRIAU, Kampar— Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang memimpin langsung pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun Sungai Buyau, Desa Sungai Liti, Kecamatan Kampar Kiri, Rabu (9/9/2026). 


Operasi berlangsung 9 jam. Dimulai pukul 08.30 WIB hingga 17.30 WIB.
Lokasi kebakaran berada di koordinat 0°09'38.05" S, 101°10'32.52" E. Jaraknya sekitar 30 kilometer dari Polsek Kampar Kiri.


Medan bukan sekadar jauh. Ini kawasan perbukitan dengan akses jalan sulit. Jaringan komunikasi dan sinyal telepon tidak ada sama sekali. 


Koordinasi dan pelaporan harus dilakukan secara manual.
Di tengah keterbatasan itu, Kapolres tetap berada di garis depan. 


"Tidak ada jarak yang terlalu jauh untuk menjaga kelestarian alam," ucapnya di lokasi.


Lahan yang terbakar seluas sekitar 3 hektar. Karakter tanahnya semi-gambut. Vegetasinya berupa tumpukan stek, semak belukar, kebun sawit, dan sebagian hutan.


Sumber air hanya satu sungai kecil. Penyiraman dilakukan bergantian dan seefisien mungkin. 


Status lahan merupakan klaim masyarakat. Identitas pemilik masih dalam penyelidikan.


Kekuatan personel tetap solid meski tanpa dukungan TNI, BPBD, maupun Manggala Agni.


Sebanyak 36 orang dikerahkan. Rinciannya 20 personel Polres Kampar, 11 personel Polsek Kampar Kiri, 2 personel PT PSPI, dan 3 personel PT RAPP Sektor Logas.


Peralatan yang dibawa juga tidak sedikit. Ada 13 unit motor, 5 unit mobil, 3 unit mesin Ministrek, 3 unit nozzle, dan 45 gulung selang 1,5 inci. Semua diangkut manual melewati medan sulit.


"Kami menempuh perjalanan penuh rintangan, jalan yang jauh, medan yang terjal, sinyal yang hilang, dan air yang terbatas. Namun semangat kami untuk menyelamatkan alam tidak pernah surut," tegas AKBP Boby.


"Hari ini kami datang bukan hanya untuk memadamkan api, tetapi untuk mengajak alam supaya tidak ada lagi titik api yang hidup merusak bumi kita," tambahnya.


Strategi yang dilakukan tiga langkah sekaligus. 


Pertama, menembus lokasi meski akses sulit. 
Kedua, melakukan pemadaman dan pendinginan menyeluruh di area 3 hektar dengan air terbatas. 
Ketiga, membuat sekat api manual agar api tidak merembet ke hutan lebih luas.


Setiap tetes air dimaksimalkan. Setiap jengkal lahan disiram hingga benar-benar dingin.


"Keterbatasan fasilitas bukan alasan untuk menyerah. Justru di sinilah semangat pengabdian kita diuji. Semakin sulit medannya, semakin besar tekad kita untuk melindungi masyarakat dan lingkungan," ujar Kapolres.


"Green Policing bukan sekadar program, melainkan bukti nyata bahwa Polri hadir hingga ke pelosok paling sulit sekalipun."


Perjuangan itu berbuah hasil. 


Pukul 17.30 WIB api dinyatakan padam total. Tidak ada lagi titik api maupun asap. Kondisi lahan sudah dingin dan aman.


Seluruh rangkaian kegiatan berakhir aman, tertib, dan kondusif.


Keberhasilan ini membuktikan satu hal. Dengan tekad kuat, sinergi, dan kepedulian pada lingkungan, medan paling berat pun bisa ditaklukkan. (hpk)


 




 
Berita Lainnya :
  • Jangan Abai! Operasi Patuh Lancang Kuning Dimulai Senin 26 Oktober, Ini 10 Sasarannya
  • SK Diperpanjang, Gaji PPPK Paruh Waktu Kampar Mulai Cair Senin 26 Oktober
  • Pabrik Lee Biscuits Tutup Akhir Oktober Ini Setelah 92 Tahun Berjalan, Biskuit Marie Hadapi Babak Baru
  • Kapolri Suyudi Dorong Larangan Total Vape, Soroti Ancaman Pintu Masuk Narkotika Cair
  • Sejumlah Titik di Pangeran Hidayat Disisir Polisi, 18 Paket Sabu dan 4 Pria Positif Narkoba Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Jangan Abai! Operasi Patuh Lancang Kuning Dimulai Senin 26 Oktober, Ini 10 Sasarannya
    02 SK Diperpanjang, Gaji PPPK Paruh Waktu Kampar Mulai Cair Senin 26 Oktober
    03 Pabrik Lee Biscuits Tutup Akhir Oktober Ini Setelah 92 Tahun Berjalan, Biskuit Marie Hadapi Babak Baru
    04 Kapolri Suyudi Dorong Larangan Total Vape, Soroti Ancaman Pintu Masuk Narkotika Cair
    05 Sejumlah Titik di Pangeran Hidayat Disisir Polisi, 18 Paket Sabu dan 4 Pria Positif Narkoba Diamankan
    06 Air Sungai Batang Bio Keruh, Polsek Kampar Kiri Gerebek PETI di Tanjung Permai, 5 Rakit Dibakar
    07 Gubuk di Kebun Sawit di Desa Silam Kuok Dirazia Polisi, Orang Tak Ada Tapi Ditemukan Bong dan Pipet
    08 Pacu Sampan Buluh Cina Jadi Ikon Wisata Kampar, Dongkrak Ekonomi Warga
    09 Terungkap di Sidang, Zulkarnain Serahkan 8.000 Dolar Singapura kepada Suhardiman di Bandara
    10 Sembunyikan Sabu di Sumur Bor, Pria di Tapung Hilir Dibekuk Polisi
    11 Pisah Sambut Kakanwil Kemenkum Riau, Edison Manik Tekankan Program Berkesinambungan
    12 Polsek Tambang Bekuk Pengedar Sabu 2,42 Gram di Desa Kualu
    13 Polisi Gerebek Lokasi Penyimpanan Solar Subsidi di Tapung, 14 Jerigen Diamankan
    14 Delapan Petinggi PT SPRH Ditahan Kejati Riau, Komisaris Utama Sempat Pingsan
    15 Aksinya Terekam CCTV, Pelaku Pencurian Motor di Kampar Utara Ditangkap
    16 Hari Santri di Pelalawan Semarak, Ribuan Peserta Padati Pondok Badrul Hidayah
    17 Hari Santri di Bumi Lancang Kuning, Gus Muhaimin Titip Pesan: Santri Harus Siap Jadi Pemimpin Masa Depan
    18 Residivis Narkoba Dibekuk di Gang Assalaam Pekanbaru, Polda Riau Sita 2, 14 gram Sabu
    19 Angka Pengangguran Meningkat, Kapolres Kampar Gandeng Disperinaker Lewat Program POLIRAN
    20 Lestarikan Hutan Rimbang Baling, Pemkab Kampar Siap Dukung Budidaya Aren Miliki Nilai Ekonomi
    21 Polsek Kampar Kiri Hilir Musnahkan Dua Rakit PETI di Sungai Batang Pota
    22 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Aturan Pengelolaan Aset Daerah Kuansing
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat