Senin, 12 Oktober 2026 Klaim Serangan Houthi di Bandara Riyadh, Korban Disebut Tembus Ratusan | Paripurna Hari Jadi Ke 27 Kuansing, DPRD Tekankan Sinergi di Tengah Keterbatasan Fiskal | Operasi Narkoba di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru, 68 Orang Diamankan, 63 Positif Tes Urine | Atlet SOIna Kampar Siap Berlaga di PeSONas II, Wabup Misharti Lepas Kontingen | Cekcok Harga Indomie, Pemilik Warung di Siak Hulu Bacok Warga hingga Luka Parah | Kakanwil Kemenkum Riau Edison Manik Pimpin Rapat Kinerja Perdana, Fokus Realisasi Anggaran Triwulan IV
 
 
☰ Sosial Budaya
SMSI Kukuhkan Newsroom Jaga Desa
Hasyim Djojohadikusumo: Media Harus Jadi Penjernih, Bukan Pembuat Distorsi
Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:14:16 WIB

SULUHRIAU— Di tengah derasnya informasi dan isu eskalasi demonstrasi, pesan ini mengemuka. Pers harus menjadi penjernih, bukan pembuat kebingungan.


Pesan itu disampaikan Hasyim S. Djojohadikusumo saat hadir di Hall Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta, Kamis 27 Agustus 2026. Ia menjadi keynote speaker dalam dialog nasional usai pengukuhan Pokja Newsroom Jaga Desa oleh Serikat Media Siber Indonesia.


"Jangan menjadi pers yang menyesatkan. Sampaikan informasi secara utuh dengan data dan fakta," ujar Hasyim.


Ia menilai peran media sangat penting saat ini. Informasi yang lepas dari konteks bisa mendistorsi kebijakan pemerintah yang sedang menjadi prioritas.


Sebagai penasihat ekonomi Presiden, Hasyim juga mengapresiasi langkah SMSI. Menurutnya pengukuhan Pokja Newsroom Jaga Desa adalah komitmen nyata merawat desa sebagai garda depan negara.


"Saya percaya SMSI. Saya mengapresiasi kegiatan ini karena itu saya datang," katanya.


Hasyim juga memberi konfirmasi langsung terkait situasi Jakarta. Ia menyebut ibu kota tetap aman dan kondusif.


"Ini bukan hanya konfirmasi, tetapi testimoni nyata. Di sini aman dan kondusif. Selamat SMSI, ini kegiatan positif dan sangat bagus," ujarnya.


Ketua Umum SMSI Pusat Drs. Firdaus, http://M.Si menjelaskan, Pokja Newsroom Jaga Desa diluncurkan di lima provinsi sebagai pilot project. Kelima provinsi itu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bengkulu, dan Sumatera Selatan.


"Lima provinsi ini menjadi pilot project SMSI. Dalam waktu dekat akan dilakukan konsolidasi secara serentak di seluruh provinsi," papar Firdaus.


Menurutnya, desa harus menjadi etalase negara, bukan entitas yang dinomorduakan.


Dalam kesempatan itu, Firdaus juga menyoroti kondisi Gedung Dewan Pers. Ia menilai gedung yang menjadi pusat kegiatan pers nasional itu sudah tidak representatif untuk menampung seluruh konstituen.


Menanggapi hal itu, Hasyim merespons positif. Ia berjanji akan menindaklanjuti usulan tersebut bersama Kementerian Komunikasi dan Digital.


"Sayang saya baru dapat masukan ini sekarang. Kemarin baru saja bertemu dan dialog panjang lebar dengan Menteri Komdigi Meutya Hafid," kata Hasyim.


Usai pengukuhan, acara dilanjutkan dialog nasional. Hadir Prof. Dr. Achmad Riyad U.B, Ph.D, Dewan Penasihat SMSI Jawa Timur, dan pakar ekonomi serta perbankan. Diskusi dipandu Prof. Dr. Albertus Wahyu Rudhanto dari PTIK.


Hasyim juga menyampaikan, pihaknya telah mengagendakan dialog dengan BEM UI, UGM, dan ITB. Hasil dialog itu akan menjadi masukan dan rekomendasi untuk pembenahan pemerintah.


Pengukuhan dihadiri tidak kurang dari seratus peserta. Suasana berlangsung meriah namun tetap khidmat. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • Klaim Serangan Houthi di Bandara Riyadh, Korban Disebut Tembus Ratusan
  • Paripurna Hari Jadi Ke 27 Kuansing, DPRD Tekankan Sinergi di Tengah Keterbatasan Fiskal
  • Operasi Narkoba di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru, 68 Orang Diamankan, 63 Positif Tes Urine
  • Atlet SOIna Kampar Siap Berlaga di PeSONas II, Wabup Misharti Lepas Kontingen
  • Cekcok Harga Indomie, Pemilik Warung di Siak Hulu Bacok Warga hingga Luka Parah
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Klaim Serangan Houthi di Bandara Riyadh, Korban Disebut Tembus Ratusan
    02 Paripurna Hari Jadi Ke 27 Kuansing, DPRD Tekankan Sinergi di Tengah Keterbatasan Fiskal
    03 Operasi Narkoba di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru, 68 Orang Diamankan, 63 Positif Tes Urine
    04 Atlet SOIna Kampar Siap Berlaga di PeSONas II, Wabup Misharti Lepas Kontingen
    05 Cekcok Harga Indomie, Pemilik Warung di Siak Hulu Bacok Warga hingga Luka Parah
    06 Kakanwil Kemenkum Riau Edison Manik Pimpin Rapat Kinerja Perdana, Fokus Realisasi Anggaran Triwulan IV
    07 Bawa Sabu 3,43 Gram, Pemuda 25 Ditangkap di Sei Putih Tapung
    08 Perkuat Akuntabilitas, Kakanwil Pimpin Pembahasan Perjanjian Kinerja Kemenkum Riau 2027
    09 Kakanwil Kemenkum Riau Edison Manik Pimpin Jajaran Ikuti Pelantikan Pimti Madya Kemenkum RI
    10 Ambil Paspor Makin Mudah, Imigrasi Pekanbaru Hadirkan Layanan Digital ''IKAN PATIN''
    11 MTQ Kampar ke-55 Dimulai, Diikuti 21 Kecamatan dengan 9 Cabang Perlombaan
    12 Perdana Menteri dan Menhan Jadi Target Pembunuhan, Polandia Perketat Keamanan Pejabat Tinggi
    13 Tepuk Tepung Tawar Iringi Langkah Awal Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat, Pesan Adat Melayu Menguat
    14 Ahmad Yuzar Buka Bazar MTQ ke 55 di Gunung Sahilan: Syiar Quran Sekaligus Gerakkan Ekonomi
    15 Udara Pekanbaru Membaik, Senin 12 Oktober Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka
    16 Hujan Angin di Kampar, Pohon Besar Tumbang Sempat Tutup Jalan Lintas Pekanbaru Bangkinang Km 54
    17 Jelang Demo Besar, Pemimpin Partai Kecoak Ditangkap Polisi
    18 Banjir Kembali Terjang Kota Padang Sabtu Sore, Perumahan Lumin Park Jadi Titik Terparah
    19 Mancing di Tanjung Senekip, Tiga Remaja Jatuh ke Laut, Dua Meninggal Dunia, Satu Selamat
    20 Simpan Sabu di Atas Kasur, Warga Bandar Picak Diciduk Polsek XIII Koto Kampar
    21 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar
    22 Simpan Sabu di Semak Dekat Rumah, Warga Koto Kampar Hulu
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat