Minggu, 11 Oktober 2026 Jelang Demo Besar, Pemimpin Partai Kecoak Ditangkap Polisi | Banjir Kembali Terjang Kota Padang Sabtu Sore, Perumahan Lumin Park Jadi Titik Terparah | Mancing di Tanjung Senekip, Tiga Remaja Jatuh ke Laut, Dua Meninggal Dunia, Satu Selamat | Simpan Sabu di Atas Kasur, Warga Bandar Picak Diciduk Polsek XIII Koto Kampar | Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar | Simpan Sabu di Semak Dekat Rumah, Warga Koto Kampar Hulu
 
 
☰ Hukrim
5 Pelaku Sindikat Curanmor Pekanbaru-Kampar Ditangkap Polda Riau dan Amanka 44 Motor
Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:59:59 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru— Aksi pencurian motor yang meresahkan warga Pekanbaru dan Kampar akhirnya terungkap. 


Tim Resmob Jatanras Polda Riau bersama Unit Reskrim Polsek Binawidya membongkar satu sindikat curanmor. Total 44 unit sepeda motor berhasil diamankan.


Pengungkapan bermula dari laporan korban. Tim kemudian melakukan penyelidikan dan pengembangan. Hasilnya mengarah pada satu kelompok yang beroperasi secara terorganisir.


"Modus para pelaku dengan merusak atau mematahkan stang sepeda motor. Setelah dikeluarkan dari halaman, motor tersebut dibawa dengan cara didorong menggunakan kaki," jelas Kanit Jatanras Polda Riau Kompol Rainly L.


Langkah pertama dilakukan Senin (3/8/2026). Polisi menangkap LH alias Hakim. Dari pemeriksaan terhadap LH, penyidik mengantongi nama pelaku lain.


Sehari berselang, Selasa (4/8/2026), tim gabungan bergerak ke Wisma Tirta Kencana di Jalan Kaharuddin Nasution, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya. 


Di sana tiga orang diamankan. Mereka adalah PR alias Colo, MA alias Dadan, dan AR alias Adit. Keempat tersangka kemudian dibawa ke Polsek Binawidya untuk pemeriksaan lebih lanjut.


Pengembangan tidak berhenti di situ. Kapolsek Binawidya Kompol Nusirwan memerintahkan Iptu Martin Luther Munthe menjemput BS. 


BS sebelumnya sudah diamankan Tim Subdit Jatanras di arena biliar Jalan Kuantan, Kecamatan Lima Puluh. Pada Kamis 13 Agustus 2026, BS dibawa ke Kabupaten Pasaman Barat.


Dari BS, polisi mendapat petunjuk penting. Ada penadah berinisial TS yang beroperasi di Pasaman Barat. Tim langsung bergerak dan menangkap TS. Dari tangannya disita sejumlah motor yang diduga hasil kejahatan.


"Dari hasil pengembangan terhadap BS, tim mengetahui keberadaan pelaku penadahan atas nama TS di Kabupaten Pasaman Barat. Selanjutnya dilakukan penangkapan dan penyitaan beberapa barang bukti sepeda motor," kata Rainly.


Dari pendalaman, polisi menemukan sedikitnya 26 lokasi yang diduga jadi sasaran komplotan ini. Lokasinya tersebar di Pekanbaru dan Kampar. Mulai dari kos-kosan, perumahan, permukiman, hingga tepi jalan raya.


Dari 44 motor yang diamankan, beberapa di antaranya Yamaha Aerox hitam, Honda NMAX putih, Honda Vario hitam, dan berbagai tipe Honda Beat. Ada yang berwarna silver, cokelat, pink, dan hitam. Beberapa unit bahkan tidak memakai pelat nomor.


Saat ini penyidik masih mencocokkan nomor rangka dan nomor mesin dengan data laporan kehilangan. Proses identifikasi terus berjalan.


Polisi juga masih memburu kemungkinan pelaku lain dan TKP tambahan. 


"Kami masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini, termasuk mendalami keterlibatan pelaku lainnya dan kemungkinan adanya TKP-TKP lain," ujar Rainly.


Ia mengimbau masyarakat yang kehilangan motor agar segera melapor. Bawa bukti kepemilikan untuk pengecekan. 


"Kami berharap kendaraan yang berhasil ditemukan dapat segera diidentifikasi dan dikembalikan kepada pemiliknya setelah seluruh proses hukum dan administrasi selesai," pungkasnya. (hpk)


 




 
Berita Lainnya :
  • Jelang Demo Besar, Pemimpin Partai Kecoak Ditangkap Polisi
  • Banjir Kembali Terjang Kota Padang Sabtu Sore, Perumahan Lumin Park Jadi Titik Terparah
  • Mancing di Tanjung Senekip, Tiga Remaja Jatuh ke Laut, Dua Meninggal Dunia, Satu Selamat
  • Simpan Sabu di Atas Kasur, Warga Bandar Picak Diciduk Polsek XIII Koto Kampar
  • Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Jelang Demo Besar, Pemimpin Partai Kecoak Ditangkap Polisi
    02 Banjir Kembali Terjang Kota Padang Sabtu Sore, Perumahan Lumin Park Jadi Titik Terparah
    03 Mancing di Tanjung Senekip, Tiga Remaja Jatuh ke Laut, Dua Meninggal Dunia, Satu Selamat
    04 Simpan Sabu di Atas Kasur, Warga Bandar Picak Diciduk Polsek XIII Koto Kampar
    05 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar
    06 Simpan Sabu di Semak Dekat Rumah, Warga Koto Kampar Hulu
    07 Pegadaian Ajak Siswa Kenali Keragaman Geologi Lewat Geopark Silokek ke Anak SD
    08 Pawai Ta'aruf MTQ ke-55 Kampar di Gunung Sahilan Ditiadakan, Bupati Ingatkan Gunakan Masker
    09 Universitas Pahlawan Resmikan Kebun Raya, Hadirkan Ahli dari 5 Negara
    10 Bawa Balita, Speedboat Penyelundup Migran Ditangkap di Bintan Kepri
    11 Simpan Sabu di Bagasi Motor, Warga Subarak Gunung Sahilan Ditangkap Polisi
    12 Pengukuran Maturitas KI 2026 Dimulai, Kanwil Kemenkum Riau Siap Berbenah
    13 Kebakaran di Teras Lantai 6 Gedung Kejati Riau, Karpet dan Pipa Hangus
    14 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Nanas Kualu Kampar Jadi Produk Unggulan Daerah
    15 Kakanwil Kemenkum Riau Audiensi dengan Ketua Pengadilan Tinggi Riau
    16 Pamit Tugas ke Sumut, Rudy Pakpahan Paparkan Inovasi HARMONITAS ke Plt Gubernur Riau
    17 Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, 3.000 Masker Gratis Dibagikan KSABP untuk Pengendara
    18 Guru Ngaji 61 Tahun di Kampar Ditangkap, Diduga Cabuli 4 Anak di Bawah Umur
    19 Berdayakan Perempuan, Ibu- Ibu di Tapung Dilatih Buat Sabun Cuci Tangan
    20 Serahkan Hasil Analisis 17 Perda, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pembenahan Regulasi Daerah
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Kebutuhan Penambahan Subjek Tarif Layanan RSUD Indrasari Rengat
    22 Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 215,5 Mikrogram
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat