Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Pendidikan
KPU Provinsi Riau Lanjutkan Sekolah Pemilu Hijau melalui Bedah Film dan Diskusi Bersama Masyarakat Sipil
Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:45:48 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau melanjutkan rangkaian pembelajaran Sekolah Pemilu Hijau _(Green Election School) Tahun 2026 di Kantor KPU Provinsi Riau, Rabu (12/8/2028).


Rangkaian pembelajaran kali ini dilaksanakan secara berkelanjutan dalam dua kegiatan. 


Kegiatan pertama berupa nonton dan bedah film “The Burning Season: The Chico Mendes Story ”, kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran bertema “Isu-Isu Lingkungan dan Pemilu: Perspektif Masyarakat Sipil”. 


Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa yang sedang melaksanakan magang di KPU Provinsi Riau serta menghadirkan perwakilan OSIS dari sejumlah SMA di Kota Pekanbaru sebagai peserta.


Pada kegiatan pertama, peserta diajak menyaksikan film "The Burning Season” yang mengangkat kisah Chico Mendes dan perjuangannya mempertahankan hutan Amazon serta memperjuangkan hak masyarakat yang kehidupannya bergantung pada hutan. 


Setelah pemutaran film selesai, kegiatan dilanjutkan dengan bedah film bersama Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia KPU Provinsi Riau, Nugroho Noto Susanto.


Melalui film tersebut, peserta diajak melihat bahwa persoalan lingkungan tidak hanya berkaitan dengan kondisi alam, tetapi juga memiliki hubungan dengan kehidupan masyarakat, kepentingan ekonomi, kebijakan publik, dan partisipasi warga dalam kehidupan demokrasi.


Nugroho Noto Susanto mengatakan bahwa penggunaan film sebagai media pembelajaran diharapkan dapat membantu peserta memahami keterkaitan antara lingkungan dan demokrasi secara lebih kontekstual. 


“Melalui film ini kita dapat melihat bagaimana persoalan lingkungan pada akhirnya berkaitan dengan kepentingan masyarakat, kebijakan, ekonomi, dan keberanian warga untuk menyuarakan kepentingannya. 
Ini menjadi pembelajaran bahwa demokrasi tidak berhenti pada pemilu, tetapi juga membutuhkan masyarakat yang peduli dan mau terlibat dalam berbagai persoalan publik, termasuk persoalan lingkungan,” ujar Nugroho.


Setelah kegiatan nonton dan bedah film selesai, rangkaian Sekolah Pemilu Hijau dilanjutkan dengan kegiatan kedua, yakni pembelajaran dengan tema “Isu-Isu Lingkungan dan Pemilu: Perspektif Masyarakat Sipil”. 


Pada kegiatan ini, peserta mendapatkan perspektif dari tiga narasumber, yaitu Dina Reski Putri dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Riau, Margaretha Nurrunisa dari World Wide Fund for Nature (WWF), serta Arpiyan Sargita dari Jikalahari. 


Ketiga narasumber membahas berbagai persoalan lingkungan serta peran masyarakat sipil dalam mendorong kesadaran publik dan kebijakan yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.


Arpiyan Sargita menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawal isu lingkungan, termasuk melalui momentum pemilu.


“Pemilu bukan hanya tentang memilih siapa yang akan memimpin, tetapi juga tentang menentukan arah kebijakan yang akan berdampak terhadap kehidupan masyarakat dan lingkungan. 


Karena itu, masyarakat perlu melihat rekam jejak, gagasan, dan komitmen para calon terhadap persoalan lingkungan sebelum menentukan pilihan,” ujar Arpiyan.


Perspektif tersebut memberikan pemahaman kepada peserta bahwa isu lingkungan dapat menjadi bagian dari pertimbangan warga dalam menentukan pilihan politik sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengawal kebijakan publik.


Rangkaian pembelajaran pada Rabu (12/8/2026) mempertemukan peserta dengan dua pendekatan yang saling melengkapi.


Pesan mengenai hubungan antara lingkungan, masyarakat, dan demokrasi terlebih dahulu dibangun melalui film dan diskusi, kemudian diperdalam melalui perspektif masyarakat sipil mengenai persoalan lingkungan dan pemilu.


Dengan alur pembelajaran tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga diajak menghubungkan isu lingkungan dengan realitas sosial serta proses demokrasi yang berlangsung di tengah masyarakat. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat