Jumat, 02 Oktober 2026 Siap Hadapi Penilaian IRH 2027, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Pemda | Harmonisasi 4 Ranperbup Siak, Kemenkum Riau Perkuat Kepastian Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah | 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik | Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita | Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
 
 
☰ Metropolis
Ratusan Pedagang STC Geruduk DPRD Pekanbaru, Tuntut Kepastian HGB 133 Ruko yang Berakhir Tahun Ini
Senin, 03 Agustus 2026 - 19:08:38 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru– Ratusan pedagang Sukaramai Trade Center (STC) mendatangi Gedung DPRD Kota Pekanbaru, Senin (3/8/2026), untuk memperjuangkan nasib 133 unit ruko yang hak guna bangunan (HGB)-nya berakhir pada 2026. 


Mereka meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memberikan kepastian hukum atas status bangunan yang selama ini menjadi sumber penghidupan mereka.


Aksi tersebut menjadi puncak keresahan para pedagang yang mengaku telah berulang kali mengajukan permohonan perpanjangan maupun pembaruan HGB, namun hingga kini belum memperoleh kepastian. 


Di sisi lain, mereka menilai kebijakan pemerintah justru membuat aktivitas usaha semakin terhenti setelah sejumlah ruko disegel.


Sejak pagi, ratusan pedagang memadati halaman Gedung DPRD Kota Pekanbaru dengan membawa spanduk dan poster berisi tuntutan agar hak HGB 133 unit ruko di kawasan Pasar Induk STC dikembalikan atau diberikan kepastian sesuai ketentuan yang berlaku.


Aspirasi para pedagang kemudian diterima dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Dikky Suryadi Khusaini, Ketua Komisi I Robin Eduar, Wakil Ketua Komisi III Tekad Abidin, serta Anggota Komisi IV Zulkardi.


Dalam forum tersebut, perwakilan pedagang, Ismed, menyampaikan kekecewaan terhadap kebijakan Pemko Pekanbaru yang menyerahkan pengelolaan 133 unit ruko kepada Mal Pelayanan Publik (MPP), sementara status HGB ruko yang ditempati para pedagang belum mendapatkan kejelasan.


Menurut Ismed, ruko yang mereka tempati berada dalam satu kawasan dengan Pasar Induk Sukaramai Trade Center. 


Namun, terdapat perbedaan perlakuan terhadap status lahannya. HGB Pasar Induk disebut telah diperpanjang hingga tahun 2046, sedangkan HGB 133 unit ruko milik pedagang tidak memperoleh perpanjangan.


"Kami sudah mengajukan permohonan perpanjangan maupun pembaruan HGB, tetapi tidak pernah mendapat tanggapan. Padahal ruko ini berada dalam satu kawasan dengan Pasar Induk STC yang HGB-nya sudah diperpanjang hingga 2046," ujar Ismed.


Ia mengungkapkan, kondisi para pedagang semakin sulit setelah ruko yang mereka tempati disegel sehingga aktivitas perdagangan terhenti. 


Dampaknya, banyak pelaku usaha kehilangan sumber pendapatan yang selama ini menjadi penopang ekonomi keluarga.


"Ruko kami sudah disegel dan ditutup. Kami tidak bisa lagi berdagang, padahal itu menjadi sumber penghidupan kami. Karena itu kami datang ke DPRD untuk meminta keadilan dan kepastian hukum atas hak kami," katanya.


Para pedagang berharap DPRD Kota Pekanbaru dapat menjadi mediator antara masyarakat dengan Pemerintah Kota Pekanbaru agar persoalan tersebut segera menemukan solusi yang adil bagi semua pihak.


Mereka juga meminta adanya kepastian mengenai mekanisme perpanjangan atau pembaruan HGB sehingga pelaku usaha dapat kembali menjalankan aktivitas ekonomi tanpa dihantui ketidakpastian hukum.


Sementara itu, DPRD Kota Pekanbaru menerima seluruh aspirasi yang disampaikan para pedagang melalui rapat dengar pendapat. Hingga berita ini ditulis, pembahasan antara DPRD, perwakilan pedagang, dan pihak terkait masih berlangsung guna mencari solusi atas polemik status HGB 133 unit ruko di kawasan Sukaramai Trade Center.


Persoalan tersebut diharapkan dapat diselesaikan melalui dialog dan mekanisme hukum yang berlaku sehingga mampu memberikan kepastian bagi para pedagang sekaligus menjaga iklim usaha di pusat perdagangan Kota Pekanbaru. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Siap Hadapi Penilaian IRH 2027, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Pemda
  • Harmonisasi 4 Ranperbup Siak, Kemenkum Riau Perkuat Kepastian Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah
  • 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
  • Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Siap Hadapi Penilaian IRH 2027, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Pemda
    02 Harmonisasi 4 Ranperbup Siak, Kemenkum Riau Perkuat Kepastian Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah
    03 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
    04 Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
    05 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    06 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    07 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    08 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    09 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    10 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    11 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    12 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    13 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    14 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    15 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    16 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    17 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    18 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    19 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    20 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    21 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    22 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat