Minggu, 16 Agustus 2026 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh | Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
 
 
☰ Pendidikan
Solusi Daya Tampung Siswa, DPRD Dorong Pemko Terus Perbanyak Kerja Sama dengan Sekolah Swasta
Rabu, 01 Juli 2026 - 15:12:22 WIB
Ketua DPRD Pekanbaru Isa Lahamid (Foto: suluhriau.com)

SULUHRIAU, Pekanbaru– Kesempatan memperoleh pendidikan yang layak tanpa terbebani biaya kini mulai terbuka lebih luas bagi anak-anak di Kota Pekanbaru. 


Melalui kerja sama Pemerintah Kota Pekanbaru dengan puluhan sekolah swasta, siswa dari keluarga kurang mampu kini memiliki alternatif bersekolah secara gratis, sekaligus menjadi solusi atas keterbatasan daya tampung sekolah negeri khususnya di tingkat SMP.


Ketua DPRD Pekanbaru Isa Lahamid menilai langkah yang diambil Pemko Pekanbaru tersebut merupakan terobosan positif yang patut dipertahankan dan terus diperluas agar semakin banyak anak usia sekolah memperoleh hak pendidikan yang setara.


"Alhamdulillah sudah ada 23 sekolah swasta yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Pekanbaru. Anak-anak yang bersekolah di sana ditanggung biayanya oleh pemerintah sehingga mereka bisa menikmati pendidikan gratis seperti halnya di sekolah negeri," ujar Isa Lahamid di Gedung DPRD Pekanbaru, Rabu (1/7/2026).


Menurutnya, kebijakan tersebut bukan sekadar membantu mengatasi persoalan keterbatasan kursi di sekolah negeri, tetapi juga menjadi bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, terutama keluarga yang memiliki kemampuan ekonomi terbatas.


Dengan adanya pembiayaan dari pemerintah, orang tua tidak lagi harus memikul beban biaya pendidikan ketika anaknya bersekolah di sekolah swasta yang telah bekerja sama dengan Pemko.


Isa mengatakan, persoalan pemerataan pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah besar, tidak hanya di Pekanbaru tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia. Hingga kini masih banyak orang tua yang berlomba memasukkan anaknya ke sekolah yang dianggap favorit atau unggulan.


Akibatnya, setiap tahun proses penerimaan peserta didik baru selalu diwarnai persaingan ketat. Banyak calon siswa gagal diterima karena keterbatasan kuota, baik melalui jalur prestasi maupun domisili.


"Masih ada anggapan bahwa sekolah tertentu lebih unggul dibanding sekolah lainnya. Ke depan kita berharap kualitas pendidikan semakin merata sehingga tidak ada lagi kesan bahwa siswa di sekolah tertentu tertinggal dibandingkan sekolah yang dianggap favorit," katanya.


Politisi PKS itu berharap Pemerintah Kota Pekanbaru terus meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh sekolah secara merata, baik negeri maupun swasta. Dengan demikian, masyarakat memiliki banyak pilihan sekolah berkualitas tanpa harus bergantung pada sejumlah sekolah favorit.


Terkait daya tampung peserta didik baru, Isa mengaku belum menerima laporan terbaru mengenai kapasitas sekolah negeri maupun swasta. Namun, berdasarkan pengalaman selama ini, keberadaan sekolah swasta menjadi penopang penting dalam menampung siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri.


"Kalau sekolah negeri memang pasti tidak mencukupi. Selama ini sekolah swasta menjadi solusi sehingga kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tetap bisa terpenuhi," ujarnya.


Meski demikian, ia menilai jumlah kuota sekolah swasta yang dibiayai pemerintah masih perlu ditingkatkan. Pasalnya, pertumbuhan penduduk Kota Pekanbaru setiap tahun terus meningkat, termasuk jumlah anak usia sekolah yang membutuhkan layanan pendidikan.


"Ini menjadi sebuah keniscayaan. Pertumbuhan penduduk akan terus terjadi dan jumlah anak usia sekolah juga terus bertambah. Karena itu kapasitas layanan pendidikan harus ikut berkembang," jelasnya.


DPRD Pekanbaru pun memberikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kota yang mulai melibatkan sekolah swasta dalam program pendidikan gratis. 


Isa berharap semakin banyak sekolah swasta berkualitas bergabung dalam program tersebut sehingga akses pendidikan bermutu dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat tanpa membebani kondisi ekonomi keluarga.


"Harapan kita semakin banyak sekolah swasta yang menghadirkan pendidikan berkualitas dan bersinergi dengan Pemko Pekanbaru. Dengan begitu, anak-anak mendapatkan pendidikan terbaik, sementara orang tua tidak lagi dibayangi beban biaya sekolah," pungkasnya. (sr5)


 




 
Berita Lainnya :
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  • Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    02 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    03 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    04 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    05 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    06 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    07 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    08 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    09 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    10 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    11 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    12 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    13 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    14 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    15 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    16 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    17 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    18 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    19 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    20 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    21 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
    22 Sembunyikan Sabu di Kaleng Rokok, Oknum Mahasiswa dan Kurir di Kampar Diciduk Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat