Minggu, 16 Agustus 2026 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh | Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
 
 
☰ Peristiwa
Abrasi Hantam Kuala Enok, Empat Rumah Ambruk ke Sungai, Sejumlah Warga Terdampak Mengungsi
Rabu, 17 Juni 2026 - 16:34:25 WIB

SULUHRIAU, Inhil- Ancaman abrasi kembali menghantui kawasan pesisir Indragiri Hilir. Kali ini, longsor yang terjadi di Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah.


Peristiwa itu menyebabkan empat rumah warga ambruk dan terseret ke sungai, sementara belasan keluarga terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka demi keselamatan.


Peristiwa terjadi pada Selasa (16/6/2026) pagi di dua titik berbeda, yakni kawasan Pasar Kuala Enok sekitar pukul 09.45 WIB dan Jalan Kampung Jawa AEC sekitar pukul 10.00 WIB. 


Dalam waktu singkat, tepian sungai yang selama ini terus tergerus abrasi akhirnya runtuh, menyeret bangunan yang berdiri di atasnya.


Data sementara mencatat sedikitnya 14 rumah terdampak. Dari jumlah tersebut, empat unit rumah tidak dapat diselamatkan karena langsung jatuh ke sungai yang berada tidak jauh dari muara laut.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir, R Arliansah, mengatakan kawasan tersebut memang termasuk wilayah rawan longsor akibat kondisi tanah yang labil dan terus terpapar hantaman gelombang.


"Tim masih berada di lokasi untuk membantu warga sekaligus melakukan pemantauan mengantisipasi kemungkinan longsor susulan," kata Arliansah, Rabu (17/6/2026).


Tak hanya merusak rumah warga, longsor juga berdampak pada sejumlah fasilitas umum. Beberapa bagian jalan lingkungan mengalami kerusakan, begitu pula pelabuhan dan bangunan vihara yang berada di sekitar lokasi kejadian.


Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, dampak sosial yang ditimbulkan cukup besar. Belasan kepala keluarga kini mengungsi ke rumah sanak saudara dan kerabat yang dianggap lebih aman dari ancaman abrasi.


Untuk mengantisipasi kebutuhan warga terdampak, BPBD Inhil telah mendirikan posko darurat serta menyalurkan bantuan logistik berupa bahan makanan pokok.


Selain melakukan evakuasi, petugas juga tengah mendata kerusakan dan menghitung kebutuhan penanganan lanjutan. Koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan instansi terkait terus dilakukan guna memastikan keselamatan warga di sekitar lokasi.


"Untuk bantuan dasar sudah mulai disalurkan. Saat ini yang paling mendesak adalah pengamanan area longsor dan perhatian khusus bagi kelompok rentan seperti lansia dan balita," ujar Arliansah.


Kerugian akibat bencana ini diperkirakan mencapai sekitar Rp320 juta. Namun di balik angka tersebut, tersimpan kekhawatiran yang lebih besar. Warga Kuala Enok kini kembali dihadapkan pada ancaman yang datang hampir setiap tahun: abrasi yang perlahan menggerus daratan dan mengancam permukiman di pesisir.


Bagi sebagian warga, longsor kali ini bukan sekadar bencana alam. Ia menjadi pengingat bahwa kawasan pesisir Kuala Enok membutuhkan penanganan yang lebih serius agar rumah-rumah yang tersisa tidak menjadi korban berikutnya. (sr2,src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  • Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    02 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    03 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    04 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    05 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    06 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    07 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    08 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    09 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    10 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    11 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    12 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    13 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    14 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    15 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    16 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    17 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    18 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    19 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    20 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    21 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
    22 Sembunyikan Sabu di Kaleng Rokok, Oknum Mahasiswa dan Kurir di Kampar Diciduk Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat