Minggu, 16 Agustus 2026 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh | Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
 
 
☰ Pendidikan
Angin Segar, Kemenag Pastikan Pencairan Insentif 1,5 Juta Guru Madrasah Non ASN Akhir Juni
Rabu, 17 Juni 2026 - 09:18:37 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar

SULUHRIAU– Kabar yang dinanti ribuan guru madrasah non Aparatur Sipil Negara (ASN) akhirnya datang. Kementerian Agama memastikan insentif bagi guru madrasah non ASN akan mulai disalurkan pada akhir Juni 2026 dengan nilai sebesar Rp1,5 juta per penerima.


Kepastian tersebut disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar di sela agenda Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).


Pernyataan itu menjadi angin segar bagi para guru madrasah yang selama ini terus berkontribusi dalam dunia pendidikan, khususnya di lingkungan madrasah, meski berstatus non ASN.


"Alhamdulillah, tahun baru ini kita awali dengan berbagi kabar baik. Insya Allah, insentif guru madrasah non ASN akan mulai cair pada akhir Juni 2026," ujar Nasaruddin.


Menurutnya, insentif tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap para guru yang selama ini berperan penting dalam mencerdaskan generasi bangsa melalui pendidikan keagamaan.


Nasaruddin juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi para guru madrasah yang tetap menjalankan tugas pendidikan dengan penuh komitmen di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.


Ia menegaskan Kementerian Agama akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik madrasah sebagai bagian dari penguatan kualitas pendidikan nasional.


Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amin Suyitno, menjelaskan bahwa proses pencairan saat ini memasuki tahap finalisasi administrasi.


Salah satu tahapan yang tengah diselesaikan adalah penyusunan dan verifikasi rekening kolektif penerima insentif agar penyaluran dapat berjalan tepat sasaran.


"Saat ini kami sedang merampungkan buku rekening kolektif bagi guru madrasah non ASN penerima insentif. Ini tentu membutuhkan waktu dan kerja keras tim GTK Madrasah," jelas Amin.


Ia memastikan dana insentif nantinya akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima sehingga proses penyaluran dapat berlangsung lebih cepat dan transparan.


"Setiap guru akan menerima insentif sebesar Rp1,5 juta dan dana tersebut langsung masuk ke rekening penerima," tegasnya.


Pencairan insentif ini menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap keberlangsungan pendidikan madrasah yang selama ini menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan nasional.


Bagi para guru madrasah non ASN, bantuan tersebut bukan hanya tambahan penghasilan, tetapi juga bentuk pengakuan atas pengabdian mereka dalam mendidik generasi muda di berbagai daerah, termasuk wilayah-wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses pendidikan.


Dengan kepastian pencairan pada akhir Juni, ribuan guru madrasah kini tinggal menunggu proses administrasi selesai sebelum insentif yang dijanjikan pemerintah masuk ke rekening masing-masing. (***)


 




 
Berita Lainnya :
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  • Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    02 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    03 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    04 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    05 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    06 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    07 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    08 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    09 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    10 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    11 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    12 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    13 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    14 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    15 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    16 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    17 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    18 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    19 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    20 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    21 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
    22 Sembunyikan Sabu di Kaleng Rokok, Oknum Mahasiswa dan Kurir di Kampar Diciduk Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat