Minggu, 16 Agustus 2026 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh | Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
 
 
☰ Pendidikan
Jelang Penutupan SPMB Riau, Ribuan Calon Siswa Mulai Geser Pilihan Sekolah
Selasa, 16 Juni 2026 - 20:15:43 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru– Persaingan masuk SMA dan SMK Negeri di Riau semakin dinamis menjelang berakhirnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. 


Ribuan calon siswa mulai mengubah strategi dengan memanfaatkan pilihan sekolah kedua dan ketiga untuk memperbesar peluang lolos seleksi.


Data panitia SPMB Riau hingga Selasa (16/6/2026) pukul 14.28 WIB menunjukkan sebanyak 80.966 akun Dapodik telah aktif. 


Dari jumlah tersebut, 74.281 calon murid sudah menggunakan pilihan pertama, sementara 16.575 peserta memanfaatkan pilihan kedua dan 2.982 peserta telah menggunakan pilihan ketiga.


Angka tersebut menunjukkan semakin banyak peserta yang aktif memantau perkembangan peringkat mereka di sekolah tujuan. 


Ketatnya persaingan membuat sebagian calon siswa memilih melakukan penyesuaian sebelum masa pendaftaran berakhir.


Tim Teknis SPMB Riau, Jeffri Hunter, mengatakan tren penggunaan pilihan kedua dan ketiga meningkat dalam beberapa hari terakhir. 


Menurutnya, langkah tersebut menjadi strategi penting bagi peserta yang posisinya mulai terancam keluar dari kuota penerimaan.


"Peserta yang merasa posisinya belum aman sebaiknya segera memanfaatkan pilihan kedua atau ketiga yang masih tersedia. Jangan menunggu hingga mendekati penutupan pendaftaran," ujarnya.


Ia menjelaskan, setelah berbagai kendala teknis pada awal pelaksanaan berhasil diatasi, sistem pendaftaran kini berjalan lebih stabil sehingga masyarakat dapat mengakses layanan dengan lancar.


Kondisi tersebut membuat peserta lebih leluasa memantau perangkingan secara berkala dan mengambil keputusan yang dianggap paling menguntungkan.


Menurut Jeffri, masih ada sebagian peserta yang bertahan hanya dengan satu pilihan sekolah meski posisi mereka berada di luar zona aman. 


Situasi itu dinilai cukup berisiko mengingat perubahan peringkat dapat terjadi sewaktu-waktu hingga masa pendaftaran ditutup.


Karena itu, panitia terus mengingatkan calon murid dan orang tua agar tidak hanya fokus pada sekolah favorit, tetapi juga mempertimbangkan peluang yang tersedia melalui pilihan lain.


"Manfaatkan seluruh kesempatan yang diberikan sistem. Jangan sampai kehilangan peluang hanya karena terlambat menentukan pilihan," katanya.


Panitia SPMB menetapkan batas akhir pemilihan sekolah pada 19 Juni 2026 pukul 13.00 WIB. Setelah tenggat waktu tersebut berakhir, peserta tidak lagi dapat menambah maupun mengubah pilihan sekolah.


Pemerintah Provinsi Riau memastikan seluruh tahapan seleksi terus dipantau agar berjalan transparan, objektif, dan sesuai aturan yang berlaku.


Dengan waktu yang semakin singkat, beberapa hari ke depan diperkirakan menjadi fase paling menentukan bagi puluhan ribu calon siswa yang masih berupaya mengamankan kursi di SMA dan SMK Negeri pilihan mereka. 


Bagi peserta yang belum berada di posisi aman, keputusan yang diambil sebelum penutupan pendaftaran bisa menjadi penentu masa depan pendidikan mereka. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  • Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    02 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    03 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    04 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    05 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    06 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    07 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    08 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    09 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    10 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    11 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    12 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    13 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    14 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    15 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    16 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    17 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    18 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    19 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    20 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    21 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
    22 Sembunyikan Sabu di Kaleng Rokok, Oknum Mahasiswa dan Kurir di Kampar Diciduk Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat