Program ''Satu ASN Satu RW'' Pemko Pekanbaru Perkuat Data Warga dan Dekatkan Aparatur-Masyarakat
SULUHRIAU, Pekanbaru– Program "Satu ASN Satu RW" yang dijalankan Pemerintah Kota Pekanbaru mulai menunjukkan hasil positif dalam mendekatkan pelayanan publik ke tingkat lingkungan.
Evaluasi terbaru menunjukkan program ini tidak hanya memperbarui data warga di akar rumput, tetapi juga membangun komunikasi yang lebih erat antara aparatur sipil negara [ASN] dengan masyarakat.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, Pemko telah menyiapkan skema pelayanan berlapis agar tugas tidak hanya dibebankan pada ASN yang ditugaskan di satu RW.
“Kami membuat sistem yang berlapis-lapis untuk melayani masyarakat. Jadi, pelayanan tidak hanya dibebankan kepada ASN yang bertugas di satu RW,” ujar Agung, Selasa [9/6/2026].
Hasil evaluasi di sejumlah kecamatan menunjukkan antusiasme ASN meningkat. Banyak di antaranya yang turun langsung ke lapangan untuk mendata warga dan berdialog dari rumah ke rumah.
Bagi sebagian ASN, program ini memunculkan rasa bangga karena bisa menjadi perpanjangan tangan pemerintah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
“Bahkan, mereka merasa bangga dapat terjun langsung ke tengah warga melalui kunjungan dari rumah ke rumah,” kata Agung.
Wali Kota menyebut program ini juga membuka wawasan ASN terhadap kondisi lingkungan tempat tinggal mereka sendiri. Sebelumnya, banyak ASN yang kurang berinteraksi dengan tetangga karena rutinitas kerja. Kini mereka lebih aktif bersilaturahmi dan membangun komunikasi dua arah dengan warga.
“Melalui program ini, mereka akhirnya datang langsung ke rumah-rumah warga, berdialog, dan memahami kondisi yang sebenarnya,” ungkapnya.
Pemko Pekanbaru menilai dinamika di lapangan, mulai dari warga yang antusias hingga yang bersikap tertutup, menjadi pembelajaran bagi ASN. Hal itu dinilai dapat melatih mental, memahami karakter warga, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. (hpk)
Komentar Anda :