Minggu, 16 Agustus 2026 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh | Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
 
 
☰ DPRD Provinsi Riau
Bahas Solusi Antrean Panjang di Roro, Komisi IV DPRD Riau Gelar RDP Bersama Dinas Perhubungan
Jumat, 03 April 2026 - 10:12:14 WIB
Ketua Komisi IV DPRD Riau Ma'mun Solkhin tengah memimpin rapat dengar pendapat bersama Dimas Peehubungan Riau membahas antrean Roro Dumai-Rupat

SULUHRIAU, Pekanbaru- Komisi IV DPRD Provinsi Riau menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Perhubungan Provinsi Riaudi Ruang Rapat Komisi IV DPRD Provinsi Riau, Kamis (2/4/2026).


Rapat ini bagian dari evaluasi teknis dan mencari solusi atas permasalahan antrean panjang kendaraan pada layanan penyeberangan Kapal Roro rute Dumai-Rupat.



Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Riau Ma'mun Solikhin, didampingi Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Riau Darmalis, serta dihadiri anggota Komisi IV DPRD Provinsi Riau, yakni Suyadi, Jons Ade Nopendra, Khairul Umam, Samsuri Daris, Dodi Saputra, Manahara Napitupulu, Farida H. Saad dan Muhtarom



Hadir dalam rapat tersebut, dihadiri Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau, Andi Yanto, beserta jajaran. 


Rapat tersebut digelar sebagai respons atas keluhan masyarakat dan petani sawit yang terdampak akibat terhambatnya distribusi tandan buah segar (TBS) keluar dari wilayah Rupat.



Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Riau Khairul Umam, menjelaskan bahwa kemacetan terjadi karena tempat penampungan atau ram-ram sudah penuh, sehingga tidak mampu lagi menyerap hasil panen petani. Kondisi ini disebabkan oleh terhambatnya pengiriman sawit ke luar daerah.


Menurutnya, salah satu faktor utama adalah kebijakan prioritas penyeberangan selama arus mudik Idul Fitri yang mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, di mana angkutan bahan pokok lebih diprioritaskan dibandingkan angkutan sawit.


"Akibatnya, ram-ram tidak mampu menampung hasil kebun petani karena distribusi sawit terhambat. Buah terpaksa tertahan di pelabuhan penyeberangan, dan pembelian dari petani baru dapat dilakukan setelah stok yang ada terjual," ujar Khairul Umam.



Tampak dari kondisi tersebut, harga sawit di tingkat petani mengalami penurunan drastis, bahkan sempat mencapai Rp1.700 per kilogram dari harga normal yang berada di atas Rp3.000 per kilogram.


Menanggapi hal tersebut, Dinas Perhubungan Provinsi Riau menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menambah armada kapal penyeberangan. 



Saat ini, hanya dua kapal yang beroperasi, sementara satu kapal lainnya masih dalam proses perawatan (docking) dan direncanakan kembali beroperasi pada 10 April 2026.


Komisi IV DPRD Provinsi Riau juga mencatat bahwa antrean kendaraan mulai berangsur terurai. Dengan penambahan armada kapal, diharapkan distribusi sawit dapat kembali normal dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat pulih.



Sebagai tindak lanjut, DPRD Provinsi Riau mendesak agar angkutan sawit dari Rupat menuju Dumai dapat dimasukkan sebagai prioritas penyeberangan, mengingat sektor perkebunan sawit merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat di wilayah tersebut. (Gal)


 




 
Berita Lainnya :
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  • Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    02 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    03 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    04 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    05 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    06 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    07 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    08 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    09 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    10 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    11 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    12 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    13 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    14 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    15 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    16 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    17 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    18 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    19 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    20 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    21 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
    22 Sembunyikan Sabu di Kaleng Rokok, Oknum Mahasiswa dan Kurir di Kampar Diciduk Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat