Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ DPRD Provinsi Riau
Komisi I DPRD Riau Gelar RDP Bersama Biro Kesra Bahas Program dan Realisasi Dana Hibah
Jumat, 22 Mei 2026 - 16:50:20 WIB
Suasana rapat dengar pendapat (RDP) Komisi I DPRD Riau dengan Jajaran Biro Kesra membahas soal program dana hibah.

SULUHRIAU, Pekanbaru - Komisi I DPRD Provinsi Riau menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Riau, di Ruang Rapat Komisi I DPRD Provinsi Riau, Kamis (21/5/2026).


Dalam rapat tersebut, Plt Kepala Biro Kesra Provinsi Riau Yan Dharmadi memaparkan sejumlah program dan realisasi hibah yang berada di bawah koordinasi Pemerintah Provinsi Riau, mulai dari dukungan terhadap rumah ibadah, kegiatan keagamaan, urusan haji, hingga organisasi kemasyarakatan dan lembaga keagamaan.


Mungkin gambar teks


Ia menjelaskan sejumlah capaian realisasi anggaran di antaranya LPTQ Provinsi Riau terealisasi sekitar 35 persen, MUI Provinsi Riau 22,8 persen, Badan Wakaf Indonesia Provinsi Riau 20,2 persen, Baznas Provinsi Riau 35,71 persen, Masjid Raya An-Nur 30,3 persen, serta IPHI sebesar 36,14 persen.


Selain itu, dukungan hibah juga diberikan kepada sejumlah rumah ibadah seperti Masjid Raya An-Nur, Masjid Al Makmur, Masjid Ar-Rahman, hingga organisasi keagamaan lainnya seperti Persatuan Gereja Indonesia.


Mungkin gambar teks yang menyatakan '? ANDI DARMA TAUFIK, S.Kep. TTW'


Yan Dharmadi juga menjelaskan bahwa sebagian anggaran yang dibayarkan pada tahun ini merupakan pembayaran yang tertunda dari tahun sebelumnya.


Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Riau Nur Azmi Hasyim menyoroti pentingnya pengawasan langsung terhadap pengelolaan hibah dan penggunaan anggaran oleh lembaga penerima bantuan.


Mungkin gambar mimbar dan teks


Menurutnya, selama ini Komisi I DPRD Provinsi Riau belum pernah melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah masjid maupun lembaga yang menerima pembiayaan dari Biro Kesra.


“Kita selama ini juga belum pernah melakukan kunjungan ke masjid-masjid yang selama ini ditanggung Kesra terkait pembiayaannya. Kalau memang ke depan ada penutupan kegiatan, sebaiknya kita beri arahan kepada masjid-masjid tersebut. Mari kita atur pertemuan ke depannya,” ujar Nur Azmi.


Mungkin gambar mimbar dan teks yang menyatakan 'ADE FIRMANSYAH,'


Anggota Komisi I DPRD Provinsi Riau Ayat Cahyadi turut menyoroti persoalan kelembagaan, organisasi kemasyarakatan (ormas), serta mekanisme penyaluran hibah kepada berbagai organisasi penerima bantuan.


Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Riau Hardianto mempertanyakan banyaknya tunda bayar yang terjadi terhadap sejumlah lembaga penerima hibah.


Mungkin gambar satu orang atau lebih dan teks yang menyatakan 'HARDIANTO, S.E., HARDIANTO,S.E.,M.M. S.E.,M.M. M.M.'


Ia meminta penjelasan terkait dasar penggunaan istilah “tunda bayar” dan “tunda salur” dalam mekanisme hibah daerah.


“Kalau memang banyak sekali tunda bayar, bagaimana mekanismenya untuk tahun anggaran berikutnya? Apakah ada istilah hutang dalam hibah? Dasar penggunaan kalimat tunda bayar dan tunda salur ini bagaimana?” tanya Hardianto.


Mungkin gambar mimbar dan teks yang menyatakan 'ANDI DARMA TAUFIK, S.Kep.'


Menanggapi hal tersebut, pihak Biro Kesra menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan Inspektorat tidak ditemukan persoalan dalam administrasi penyaluran hibah. Namun demikian, kondisi kemampuan keuangan daerah menjadi salah satu faktor yang menyebabkan adanya penundaan pembayaran maupun penyaluran anggaran.


Ketua Komisi I DPRD Provinsi Riau Nur Azmi Hasyim menegaskan bahwa ke depan perlu adanya perencanaan yang lebih matang agar persoalan tunda bayar tidak kembali terjadi.


Mungkin gambar mimbar dan teks yang menyatakan 'TILA ORISEE H.AYAT CAHYADI, S.Si.'


Menurutnya, kegiatan hibah harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah agar pelaksanaannya tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.


“Bagaimana langkah Biro Kesra ke depan agar tidak ada lagi tunda bayar. Karena ini bersifat hibah, jika anggaran belum tersedia 100 persen maka sebaiknya kegiatan tidak dilaksanakan. Ke depannya bagaimana,” tegasnya.


Melalui RDP tersebut, Komisi I DPRD Provinsi Riau berharap pengelolaan hibah dan program keagamaan di Provinsi Riau dapat berjalan lebih efektif, transparan, serta sesuai dengan kemampuan keuangan daerah sehingga seluruh bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.


Untuk diketahui, rapat dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Provinsi Riau Nur Azmi Hasyim, didampingi Anggota Komisi I DPRD Provinsi Riau, yakni Ayat Cahyadi, Andi Darma Taufik, Hardianto, dan Ade Firmansyah.


Sementara itu, dari pihak Pemerintah Provinsi Riau hadir Plt Kepala Biro Kesra Provinsi Riau Yan Dharmadi beserta jajaran. (Gal)


 




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat